
Daniel terbangun dari tidurnya untuk buang air kecil, dan mendekati gadis yang sedang tertidur pulas di sofa
"Lucu sekali dia saat tertidur seperti ini, eh dia tidak menggunakan kacamata. Apa ini benar-benar wanita jelek yang aku nikahkan, kenapa berbeda sekali penampilannya ketika dia berkuncir dan memakai kacamatanya" ucap daniel pelan. "Ah apapaan ini, emang apa urusanku" ucap daniel tersadar
Keesokan paginya keyla telah lebih dulu bangun dari tidurnya dan turun ke dapur karena hendak membantu menyiapkan sarapan untuk suaminya
"Selamat pagi nona" sapa gawdi menunduk
"Selamat pagi pak gaw, ada yang bisa saya bantu?" Tanya keyla membuat pak gawdi dan para asisten rumah tangga yang lainnya terperanjat kaget
"Tidak perlu nona, anda seharusnya di kamar saja membantu tuan muda untuk bersiap" jawab gawdi kepada nona mudanya
"Tuan daniel masih tidur pak gaw" ucap keyla enteng
"Iya nona sebaiknya anda ke kamar sekarang karena tuan muda menunggu anda di kamar sekarang" ucap gawdi tersenyum
"Apa?" Ucap keyla tak percaya dan langsung berlari ke kamarnya
"Dari mana?" Tanya daniel sinis
"Da..dari dapur tuan" jawab keyla ngos ngosan karena berlari dari dapur
"Siapkan pakaianku" ucap daniel
"Iya tuan" berlalu keruang pakaian
"Dia menguncir dan memakai kacamatanya lagi" ucap daniel pelan
Daniel telah memakai pakaiannya, dan keyla membantu daniel memakai sepatu dan dasinya. Daniel turun ke ruang makan untuk sarapan bersama keyla. Terlihat nora telah duduk di meja makan menunggu sang kakak. Daniel menghampiri nora dan mencium kepalanya
"Dia sangat menyayangi adiknya ternyata" gumam keyla dalam hati
"Selamat pagi kak" ucap nora
"Makanlah" titah daniel.
Semua makan dengan tenang dan penuh ketegangan bagi keyla.
Daniel telah usai sarapan dan berjalan menuju ke mobil yang telah disiapkan. Keyla mengantar suaminya ke mobil dan memberanikan diri meminta izin kepada suaminya untuk kembali bekerja
"Maaf tuanku, apa boleh saya bekerja hari ini ?" Tanya keyla ragu
"Terserah kau saja. Pulanglah sebelum saya pulang" ucapnya ketus
__ADS_1
"Terimakasih tuan"ucap keyla bahagia
Mobil daniel telah berlalu meninggalkan rumah, keyla tengah berasiap untuk bekerja. Nora sangat tidak menyukai kakak iparnya karena menurut nora kakak iparnya sangat kampungan beda sekali dengan shania mantan kekasih kakak kesayangannya itu
"Dasar cewek kampung!!!" Ucap nora ketika keyla melintasinya keyla tak menjawab hanya tersenyum "liat aja kamu ya, kak shania pulang nanti kamu bakalan di depak dari rumah ini" ucap nora ketus membuat keyla berhenti dan menoleh ke arah nora
"Maka dihari itu saya akan sangat bahagia nona nora. Saya permiri" ucap keyla berlalu Membuat nora geram
"Nona muda, taksi sudah di depan menunggu nona" ucap pak gaw "Maaf nona muda bukankah mobil tuan muda banyak kenapa anda harus memesan taksi?" Tanya pak gaw
"Pak gaw, jangan sekaku itu, panggil saya keyla saja, bapak seumuran papa saya sepertinya, jadi panggil key saja ya" ucap keyla "ah biarkan saja pak, saya pakai taksi saja"
"Maaf nona muda tidak bisa, anda adalah nona muda kami, mana mungkin saja memanggil nama saja" belah pak gaw membuat revina merengut
"Baiklah-baiklah panggil nona key saja ya. Saya permisi pak gaw" ucap keyla menuju taksi online nya
Taksi yang membawa keyla telah berlalu. Di perusahaaan daniel meminta data tentang keyla kepada dava membuat dava mengernyitkan keningnya
"Jelaskan semua tentang wanita itu dav, sedetail mungkin tanpa ada kurang sedikitpun" tita daniel
"Baik tuan muda" ucap dava memulai menjelaskan semua tentang keyla termasuk tentang ibu tirinya, perubahan keyla dan semua yang terlibat dengan keyla
"Sejak kapan dia memakai kacamata itu?" Tanya daniel membuat dava sedikit terkejut
"Baiklah. Kembalilah keruanganmu" titah daniel
"Baik tuan muda" ucap dava meninggalkan daniel
"Jadi didikan dari ibu tirimu membuat mu setegar ini ya" gumam daniel kecil
******
Keyla telah kembali kerumah mewahnya tuan daniel. Ia enggan sekali menginjakkan rumah itu, tapi sudah kewajibannya untuk kembali. Keyla membersihkan dirinya dan melepaskan jedainya dan kacamatanya di meja rias, dia sangat ingin berendam.
"Akhirnya berendam juga, lelah sekali rasanya hari ini" ucap keyla pelan
Daniel telah sampai di halaman rumah, dia memang sengaja meminta dava menghubungi pak gaw agar tidak mengabari kepulangan kepada keyla. Daniel telah di kamar, ia mendengar percikan air di kamar mandi, daniel tersenyum smirk untuk mengerjai wanita itu. Keyla keluar dari kamarnya dengan lilitan handuk di tubuh mungilnya, rambut yang basah dan tanpa kacamata. Betapa terkejutnya ia melihat daniel yang tengah duduk di sofa
"Tu..tuann" ucap keyla kaku. Daniel terkejut pasalnya baru kali ini dia melihat keyla berpenampilan seperti itu tanpa kacamata dan kuncir kuda yang biasa dia gunakan "kenapa pak gaw tak memanggilku menyambut tuan daniel. Tamatlah riwayatku dan lihat apa yang aku kenakan saat ini" gumam keyla dalam hati
"Ganti pakaianku lalu cepat kesini" titah daniel
"Ba..baik tuan" ucap keyla berlalu kekamar ganti
__ADS_1
"Bagaimana bisa dia secantik itu" ucap daniel pelan
Keyla mengganti pakaiannya dengan cepat dan mendekati suaminya.
"Duduklah. Apa yang kamu lakukan hari ini?" Tanya daniel
"Sa...saya pergi bekerja tuan, dan kembali jam 5 tadi, maafkan saya yang tidak menyambut anda, saya kira anda pulangnya larut malam" ucap keyla menunduk
"Apakah dava telah memberimu golden card?" Tanya daniel
"Iya tuan" jawab keyla
"Jika saya berbicara menghadap kesaya" tegas daniel. Keylapun menatap ke arah daniel "gunakan kartu itu sebanyak 15 kali dalam sebulan" titah daniel membuat keyla terkejut
"Ha?? Apa tuan?" Tanya keyla bingung
"Apa harus saya mengulangi kata-kata saya lagi?" Tanya daniel sinis
"Ti..tidak tuan. Baik, Saya akan menggunakan kartu dari anda sebanyak 15 kali dalam satu bulan" ucap keyla pasrah
"Siapkan air dan bantu saya keramas" titah daniel tegas
"I...iya tuan" berlalu menyiapkan apa yang dibutuhkan
Daniel berendam di bethup betapa terkejutnya melihat daniel bertelanjang dada dan menggunakan celana pendek yang super ketat saja, keyla menunduk malu pasalnya dia baru sekali ini melihat seorang lelaki tanpa pakaian lengkap seperti itu. "Gila kali ya. Heiii pakaianmu mana" gerutu keyla dalam hati.
Keyla membantu daniel keramas sambil memijit kepala daniel. Daniel merasa nyaman. Hampir 15 menit dia berendam
"Keluarlah, siapkan pakaianku" tita daniel
"Baik tuan. Ucap keyla beranjak. "Iya anda adalah raja maka suaramu adalah emas yang tidak bisa saya bantah sama sekali" gumam keyla kesal "yaampun key gini amat nasip kamu" gerutu keyla
*****
Pernikahan mereka hampir 2 minggu terlaksanakan. Hari ini nyonya besar rumah mewah itu kembali. Iya ibu dari daniel kembali untuk merayakan pernikahan anak sulungnya. Semuanya tengah bersiap menyambut kedatangan ibu dari daniel
"Bersiaplah. Mami akan pulang. Dia sangat ingin bertemu denganmu" ucap daniel kepada keyla
Degg.....
"Apa nyonya ingin bertemu denganku. Apa dia akan menerimaku?" Tanya keyla dalam hati
"Bai...baik tuan" ucap keyla gugup
__ADS_1