
“Baiklah,kita sudah sampai . Ayo keluar Ryou”.Ucap Kolonel Ryota sembari turun dari mobil jeep militer.
“Uahhh…Kupikir Hutan Terlarang itu bakalan menyeramkan dan gelap.Kenapa ini malah mirip seperti laboratorium yang di jaga ketat ?” Ucap Ryouichi sembari menengok kesana kemari melihat sekelilingnya
“Cepatlah masuk,mau sampai kapan kau melihat seperti itu”Ucap Kolonel Ryota sembari melangkah masuk ke fasilitas tersebut
Lalu mereka bertiga pun memasuki fasilitas [Forbidden Forest].[Forbidden Forest] bukanlah suatu tempat yang gampang di masuki oleh prajurit biasa.Untuk memasuki tempat ini perlu surat rekomendasi setidaknya dari prajurit Petinggi menengah.
“Ryou, tadi kau bertanya kan mengapa dari luar tempat ini lebih terlihat seperti laboratorium ? Karena tempat ini hanyalah gerbang untuk menuju [Forbidden Forest]yang sebenarnya.Disini ada portal untuk menuju tempat yang sebenarnya” Kolonel Ryota berbicara sambil membakar rokoknya dan menunjukkan portal.
Ryouichi pun terkesima dengan Portal yang berada tepat di depan matanya .Portal untuk menuju [Forbidden Forest] bukanlah portal biasa,portal ini memiliki Ornamen naga tua di samping kanan dan kirinya dan memancarkan energi yang besar.Kolonel Ryota pun menyuruh Ryouichi untuk menyiapkan diri nya untuk masuk ke Portal tersebut.
“Ryou , sebelum kau masuk ke portal ini ada yang ingin ku beritahu padamu.Ketika kau sudah masuk jangan pernah melakukan hal yang berada di luar kemampuan mu.Asal kau tahu didalam portal ini terdapat banyak roh kuno dan jahat yang bisa mengambil alih tubuhmu jika kau ceroboh,sudah banyak prajurit yang serakah dan ceroboh ketika masuk portal ini dan mereka berakhir dengan tidak baik.Dan ingat disini senjata roh lah yang memilihmu , jangan kau seenaknya memaksakan sesuatu yang bukan milikmu.Dan ambillah liontin ini, liontin ini bisa menolongmu ketika kau masuk disana.”
“Liontin apa ini Kolonel ? mengapa aku merasa ada yang aneh dengan liontin ini ?”
“Jangan banyak tanya, kalau kau sudah siap langsung masuk saja ke portal itu dan ingat nasihatku.” Ucap Kolonel Ryota
“Baiklah , aku siap . Aku akan masuk”Ucap Ryouichi sambil melangkah masuk ke dalam portal.
“Kolonel,menurutmu apakah ryou-kun akan berhasil mendapatkan apa yang kau inginkan ?Dan kenapa kau seperti terburu-buru memberikan liontin itu padanya ?” Tanya Kapten Saito.
“Kapten,sepertinya tidak buru-buru aku memberikan liontinku padanya , melihat kondisi ku yang seperti ini.Apalagi sepertinya Demon Tingkat Langit di daerah provinsi kita mulai bergerak untuk merebut wilayah ini,tentu kita butuh banyak bantuan.Semoga anak itu bisa mendapat senjata roh tingkat [God]”
“Kau bercanda kan Kolonel, bahkan ketika aku terakhir kali mencoba mendapatkan senjata roh,aku hanya berhasil mendapatkan senjata roh tingkat [ heaven] rendah.”
“Yah kita lihat saja Kapten , apakah Ryouichi sesuai ekspektasi ku atau tidak”
Ryouichi pun yang telah masuk kedalam portal akhirnya sampai di [Forbidden Forest].Seketika Ryouichi sampai dan membuka matanya , angin nan dingin dan menusuk tulang langsung berhembus ke arahnya,dan Ryouichi pun melihat se kelilingnya dan hanya ada pepohonan lebat dan untungnya ada kunang-kunang yang menerangi jalan untuk Ryouichi .
“Oke,sekarang aku harus kemana ini ?,Kolonel tadi tidak mengatakan harus kemana setelah sampai di hutan ini “ Ucap Ryouichi sambil menghangatkan tangannya yang kedinginan.
Lalu tidak beberapa lama liontin yang diberikan oleh Kolonel Ryota mulai bersinar pelan,Ryouichi pun tidak mengetahui bahwa ada sesuatu berbahaya sedang mengintainya
Seketika [Forbidden Forest] yang awalnya banyak angin yang berhembus tiba-tiba menjadi hening mencekam,dari balik kegelapan muncullah sesosok kakek tua yang memegang tongkat dan menyapa Ryouichi.
“Anak muda…..apa yang kau lakukan di tempat seperti ini ?”ucap kakek tua itu dengan lirih.
Ryouichi pun yang menyadari ada kejanggalan,langsung menarik pedangnya dan menghunuskan nya ke kakek tua itu.
“Aku tidak tau wujud asli mu, tapi kau sedikit bodoh untuk percaya bahwa diriku akan yakin bahwa yang sedang aku ajak bicara ada orang tua asli”Ucap Ryouichi dengan tegas.
“Hahahahaha,,,,kau anak muda yang menarik.Bagaimana kalau aku bilang aku adalah roh yang berkeliaran kesana kemari mencari tubuh baru untuk dirasuki ?”
“Kalau begitu aku harus melawanmu kakek tua.”
Kakek tua tadi pun berubah menjadi sosok bayangan hitam besar tanpa wajah ,dan mengatakan beberapa hal kepada Ryouichi
“Kau cerdas,berani,dan tegas nak.Suatu hal yang sia-sia jika aku mengambil tubuhmu sekarang,baiklah bagaimana kalau kau mengikuti ujian yang kuberikan,dan jika kau lulus akan ku berikan sesuatu sebagai hadiahnya” ucap kakek itu
“Aku tidak akan terjebak oleh kata-katamu”
“Hoho…bagaimana kalau kubilang aku akan memberimu senjata roh tingkat [God]??”
“Aku masih belum percaya padamu,apa yang akan ku lakukan jika kau berbohong?”
“Aku tidak bohong dan aku bersumpah atas dewa waktu bahwa yang aku katakan bukanlah sebuah kebohongan”
Ryouichi yang tadi ragu-ragu pun mulai percaya akan kata-kata kakek tua itu.Dan merasa apabila dia terjebak itu adalah kebodohan dia sendiri,dan dia mengambil keputusan untuk mempercayai kakek tua itu.
“Baiklah ,aku percaya padamu.Lalu apa ujiannya?” Tanya Ryouichi
“Kulihat kau membawa sebuah liontin unik,coba dekatkan liontin itu ke dadamu dan pejamkan matamu”ucap kakek tua itu
“hmmm…begini ?”jawab ryouichi sambil mendekatkan liontin itu ke dadanya.
Seketika muncul sebuah cahaya besar yang tiba-tiba menelan Ryouichi dan membawanya ke sebuah lingkungan yang dia kenal.
“Kakak…..Kakak ayo bangun nnti kita terlambat untuk kehutan“ Ucap sebuah sosok siluet yang nampak familiar.
__ADS_1
“Asu—Asuka ?”Ucap Ryouichi lirih dan seketika memeluk Asuka dengan erat
“ Ka-kakak,apa yang kakak lakukan?.Walaupun Asuka suka dengan kakak tapi kita tidak bisa seperti ini.”Ucap Asuka dengan terkejut sambil mencoba melepaskan pelukan Ryouichi.
“Tolong biarkan kakak memelukmu seperti ini untuk sebentar saja .Kakak mengalami mimpi buruk selama ini” ucap Ryouichi sambil menitikkan air mata dan tetap memeluk Asuka dengan erat.
“Tenang saja kak , Asuka selalu disamping kakak kok.Asuka nggak akan kemana-mana,jadi kakak berhenti menangis yah”Jawab Asuka dengan penuh kasih sayang.
“hmmm…baiklah.”
“Oke kalau begitu ayo cepat bersiap-siap kak,kita nanti telat ke hutan untuk menebang kayu”ucap Asuka sembari meninggalkan kamar Ryouichi.
“Hutan ??mengapa perasaanku tidak enak.Ada sesuatu yang sepertinya harus ku ingat tapi aku malah melupakannya.Tapi apa itu.Hmmm….lebih baik cepat bersiap sebelum Asuka ngomel lagi.”
Ryouichi pun berdua dengan Asuka menjalani hari-hari seperti biasa hingga sesuatu yang sama terulang kembali.Disaat dia mengalami masa-masa indah lagi dengan Asuka tiba-tiba Ryouichi pun serasa di lempar ke masa depan dimana dia harus melihat kematian Asuka dengan tragis.
“ASUKAAAAA!!!!!!!!”Teriak Ryouichi yang memeluk erat tubuh Asuka yang berlumur darah.
Dan ingatan itu pun muncul di kepala Ryouichi.
“Kakek Tua sialan!!!!,,,berani-berani nya kau memainkan memori dan perasaanku”
Setelah itu Ryouichi pun merasa dirinya kembali ke ruangan tidur yang sama .
“Kak….kau kenapa ??”Tanya Asuka
“Asuka kita harus pergi dari desa ini sekarang juga”Ucap Ryouichi dengan keras
“Kak….kenapa ?kau terasa aneh hari ini”
SeketikaRyouichi pun menarik tangan Asuka dan melangkah keluar dari pintu rumahnya menuju keluar.Dan tiba-tiba di luar rumahnya menjadi gelap,Asuka yang tadinya berada di genggamannya pun menghilang.Bau darah dimana-mana dan Ryouichi dipaksa untuk melihat kejadian yang sama ketika malam itu terjadi hingga beratus kali.Ini sudah ke 200 kali Ryouichi dipaksa melihat kejadian mengerikan dan menyedihkan itu.Tidak peduli seberapa keras Ryouichi mencoba menyelamatkan Asuka , dan tidak peduli dengan metode apa,Asuka tetap berakhir dengan kematian yang tragis.
“Asuka….ayo pergi dari sini”ucap Ryouichi dengan lirih dan dengan pandangan kosong
“Kak…..kenapa kakak tidak pernah menyerah untuk menyelamatkan Asuka ?”Tanya Asuka dengan senyuman
“Kak,sudah waktunya kakak istirahat,itu semua bukan kesalahan kakak.Mohon lepaskan kepergian Asuka yah”Jawab Asuka dengan senyuman yang disertai air mata yang mengalir ke pipinya.
“Asuka…..ma-ma-maafkan kakak yang tidak berguna ini bahkan hingga sekarang pun kakak masih tidak bisa
melepas kepergianmu”Tangis Ryouichi pun tidak terbendung lagi
“Kak,,meskipun Asuka sudah tidak ada ,, Asuka tetap ada di hati kakak.Selama ini Kakak lah pahlawan dalam hidup Asuka.Jadi tolong hiduplah dengan bahagia.”Ucap Asuka dengan senyuman yang manis
Ryouichi pun melihat Asuka dengan senyuman termanis yang pernah dia lihat selama hidupnya dan pandangan kosong Ryouichi yang awalnya terlihat berubah menjadi sadar kembali dan tersenyum kepada Asuka.
“Asuka,terima kasih untuk segalanya”
Ryouichi pun melangkah keluar menuju pintu rumahnya dan melihat Asuka dengan jelas untuk terakhir kalinya melambaikan tangan padanya dengan artian selamat tinggal.Ryouichi pun terbangun dari tidurnya yang berarti ujian yang dia ambil dari kakek tua itu telah selesai dan berhasil.
“Hohoho……lumayan lama juga kau selesai anak muda”Jawab kakek tua yang sedang duduk di depan
Ryouichi.
“Bajingan Tua,berani nya kau memberi ku ujian seperti itu”Jawab Ryouichi dengan kasar dan
marah.
“Oi,oi,,ujian itu bukanlah aku yang buat namun itu berasal dari hatimu sendiri, untuk menyelesaikan semua penyesalan yang kau punya .Jika kau tidak bisa menerima semua penyesalan itu kau akan berakhir tertidur selamanya di dalam mimpimu itu,mencoba menyelamatkan sesuatu yang sudah ditakdirkan untuk tiada”Ucap Kakek tua itu dengan sedikit tersenyum.
“Jadi dengan begitu , ujianku sudah selesai kan.Jangan lupa apa yang kau janjikan padaku kakek tua sialan.”
“Hohoho,,,tenang saja.Hadiah dariku sesuai dengan ujian yang kau selesaikan sekaligus sesuai apa
yang diharapkan hatimu”
Lalu Kakek tua itu pun menjetikkan jari dan terlihat cahaya silau yang menyinari seluruh hutan dan muncul senjata roh berbentuk katana yang memiliki aura kuat dan terlihat di sarungnya memiliki pinggiran emas.Ryouichi pun mengambilnya dan mencoba mengeluarkan pedang itu dari sarungnya . Ketika ditarik pedang itu mengeluarkan aura hitam yang sangat kuat.
“Senjata roh apa ini ?mengapa terasa kuat sekali “
__ADS_1
“Nama roh dari pedang itu adalah Khronos ,Senjata roh itu adalah senjata roh tingkat [God] cursed weapon tingkat tinggi,kau sudah ditakdirkan oleh ruang dan waktu untuk memiliki pedang itu”
“Jadi kelebihan dari pedang ini selain dari aura yang luar biasa , apa lagi kakek tua sialan ?”
“Pedang itu merupakan cerminan dari dirimu yang selalu mendambakan masa lalu dan itulah tugasmu untuk mencari tau lebih lanjut sebagai pemegangnya,dan usahakan jangan berbuat yang melanggar hukum ruang dan waktu dengan pedang itu”
“Hei kakek tua sialan,apa maksudmu dengan itu semua .Aku tidak mengerti “
“Oh…ini sudah waktumu untuk pergi dari tempat ini anak muda.Selamat tinggal,dan sampaikan salamku pada pria itu.”
“Hei,,apa maksudmu …..aaaaAAAAAAAA”
Ryouichi pun telah berhasil mendapatkan senjata rohnya dan kembali ke portal.Sementara itu Kolonel Ryota dan Kapten Saito masih menunggu Ryouichi untuk kembali.
“hmmm…….ternyata kau berhasil mendapatkan nya Ryou.Ternyata benar hanya kau yang mampu mengubah
takdir dunia ini.Dasar Kakek tua sialan masih saja seperti itu dari dulu”Gumam Kolonel Ryota
“Kenapa Kolonel ?? ada sesuatu yang ingin kau bicarakan ?” Tanya Kapten Saito
Tiba-tiba Ryouichi kembali seperti terlempar dan mengejutkan seisi fasilitas
“aaaaAAAAAA……….”
“Akhirnya kau kembali juga Ryou,cukup lama juga kau kesana”Ucap Kolonel Ryota.
“Yah,disana ada kakek tua ******** yang mempermainkan ku ketika sedang mencari
senjata roh”Ucap Ryouichi
“Jadi senjata roh macam apa yang membuat mu lama kembali ?” Tanya kapten Saito dengan penuh penasaran.
Ryouichi pun menunjukkan pedangnya dan mengeluarkan bilah pedangnya dari sarungnya
“Hehehe…..ini dia senjata rohku.”
“Ti-Ti Tidak mungkin!!!.......bagaimana bisa kau dapat senjata roh [God] Cursed Weapon tingkat tinggi dengan usia dan pangkat yang sekarang ??!!”Ucap Kapten Saito dengan rasa tidak percaya
“Hei,untuk apa kau terkejut seperti itu,diriku yang dulu ketika seusianya dan pangkatku yang rendah bisa mendapat 2 senjata roh [God] Cursed Weapon tingkat tinggi.”Ucap Kolonel Ryota sambil membakar rokoknya
“Yah ,kalau anda Kolonel,kan beda sendiri.Anda sudah memang dikenal jenius dari dulu.”Ucap Kapten Saito dengan sedih
“Oh ya Ryou,,, apa nama roh dari pedang itu ??”Tanya Kapten Saito
“Hmmmm…kalau tidak salah tadi kakek tua sialan itu berkata bahwa nama roh pedang ini Khronos”Ucap
Ryouichi sambil memeriksa pedangnya
“Khro---Khronos ???!!!!!”Teriak Kapten Saito
“Ke-kenapa kau berteriak seperti itu ??”Ucap Ryouichi dengan sedikit terkejut
“Kolonel,pedang ini ?!”Tanya Kapten Saito kepada Kolonel Ryota untuk memastikan sesuatu.
“Hmmmm…untuk masalah ini biar aku yang urus.Untuk sekarang kau jangan dulu memberitahu
kepada orang lain bahwa kau mempunyai pedang roh ini.Apa kau mengerti Ryou ?.Tunggu aku membereskan masalah ini lebih dulu”Ucap Kolonel Ryota dengan serius
“Ahhhh….oke aku mengerti”
“Sekarang kau keluar duluan ke mobil, kita akan berangkat setelah aku mengurus sesuatu disini sebentar”Ucap Kolonel Ryota kepada Ryouichi
“Kolonel,apakah benar pedang itu ??”Tanya kapten saito
“Yah..benar pedang itu adalah Pedang Penciptaan .Untuk sekarang tolong rahasiakan dulu tentang masalah ini.Aku akan berbicara langsung dengan Jendral”Ucap Kolonel Ryota.
“Baik Kolonel”Sahut Kapten Saito
Setelah kejadian itu,Kolonel Ryota,Ryouichi,dan Kapten Saito kembali ke markas provinsi dan sesampainya mereka di gerbang markas provinsi sesuatu yang mengejutkan pun terjadi.
__ADS_1