Dokter Cantik Yang Berjodoh Dengan CEO Tampan

Dokter Cantik Yang Berjodoh Dengan CEO Tampan
Bab 10:Tamu istimewa


__ADS_3


Setelah Kevin dan Alesha selesai mandi Alesha memperlihatkan wajah cemberutnya, "kamu kenapa kok cemberut?" Tanya Kevin, "au ah, katanya cuman mandi, tapi kok malah gitu in aku sih" jawab Alesha sambil mengambil bajunya di lemari, "hehe, ya maaf, abisnya kamu menggoda," jawab Kevin yang sedang duduk di ranjang, "sakit tau, yang tadi malam aja belum ilang sakitnya," ucap Alesha sambil memberikan baju kepada Kevin, "nih pake!" Sambung Alesha, "Kevin pun memeluk Alesha dari belakang, "maafin mas ya" ucap Kevin, Alesha pun berbalik dan..... Kevin langsung mencium bibir Alesha, "lepasin mas," rengek Alesha karena Kevin menerkam bibir Alesha seperti harimau yang menerkam mangsanya, Kevin pun melepaskan ciumannya, "sesak tau mas, lain kali kasih aba-aba dulu dong!" Ucap Alesha, "hehe, soalnya kalo mas kasih aba-aba pasti kamu ngehindar," jawab Kevin.



Setelah mereka selesai memakai baju, mereka pun melaksanakan shalat ashar.



Setelah mereka selesai shalat Alesha pun turun untuk memasak sesuatu, "mau kemana sayang?" Tanya Kevin, "mau masak mas,buat makan malam nanti," jawab Alesha sambil membuka pintu kamar, "mas mau ikut boleh?" Tanya Kevin, "terserah, emang mas lagi gak sibuk?" Ucap Alesha, "enggak kok".



Mereka pun turun ke dapur untuk memasak bersama, saat mereka sedang memasak bel rumah berbunyi, Kevin pun membukakan pintu untuk melihat siapa yang datang, "assalamualaikum le, Alesha dimana?" Ucap umi Alesha, "waalaikumussalam umi, Alesha lagi masak di dapur," jawab Kevin, tak hanya sang umi yang datang, sang Abi pun tidak mau ketinggalan, "assalamualaikum nak Kevin" ucap Abi Alesha, "waalaikumussalam bi, mari ke ruang tamu, kelihatannya Abi kecapean," ucap Kevin, umi pun membantu Alesha memasak sedangkan Abi dan Kevin sedang berbincang di ruang tamu, "kamu lagi masak apa nduk?" Tanya umi, "masak sayur sop sama ayam goreng umi," jawab Alesha, "mau umi bantu?" Ucap umi untuk menawarkan bantuan karena ia melihat wajah Alesha yang kecapean, "boleh, makasih umi" jawab Alesha sambil memeluk sang umi.


__ADS_1


Disisi lain sang Abi sedang berbincang dengan Kevin, "gimana Vin si Alesha? Ngerepotin gak?" Tanya Abdullah, "enggak sama sekali kok bi,Kevin malah seneng sama sikap Alesha yang menggemaskan yang seperti anak kecil," jawab Kevin, "syukurlah, kalau gak merepotkan boleh tidak jika Abi menginap disini satu malam?" Tanya sang Abi, "boleh banget Abi" jawab Kevin sambil tersenyum, "terimakasih ya Vin" ucap Abdullah, "sama-sama bi," jawab Kevin, setelah sekian lama mereka berbincang, adzan Maghrib pun berkumandang, "mari shalat dulu bi," ajak Kevin, "iya Vin," ucap Abdullah, mereka pun menuju ke tempat ibadah yang ada di rumah Kevin tersebut. "Bagus juga ya Vin ruangan ini," ucap umi Alesha, "iya umi,ini Kevin buat untuk mempermudah ART dirumah ini untuk shalat supaya gak perlu jauh-jauh ke masjid" jawab Kevin.



Setelah mereka selesai shalat,mereka pun menuju ke meja makan untuk makan malam, "silahkan dicoba mas,buatan aku sama umi," ucap Alesha pada Kevin, "iya sayang," jawab Kevin, "Abi gak ditawarin nih?" Ucap Abdullah, "silahkan dimakan yang mulia" ucap Alesha pada Abdullah, "baik putri ku yang cantik" jawab Abdullah.



Setelah mereka selesai makan Kevin menuju ke ruang kerjanya, Alesha sedang mencuci piring bersama sang umi, sedangkan Abdullah sedang duduk santai di ruang tamu. Setelah Alesha dan umi selesai mencuci piring mereka pun mendatangi Abdullah untuk diajak berbincang-bincang, mereka menikmati waktu bersama, Kevin yang telah menyelesaikan pekerjaannya pun turun ke ruang tamu, ia duduk di samping Abdullah, "kalian cepet-cepet kasih Abi sama umi cucu ya," ucap Abdullah, "iya Abi, Abi mau cucu berapa?" Tanya Kevin, "dua aja Vin," jawab Abdullah, Alesha yang mendengarnya pun tidak memperdulikannya, sekian lama mereka berbincang satu sama lain adzan isya pun terdengar, "sudah isya mari shalat berjamaah," ucap Abdullah, mereka pun mengambil air wudhu, setelah mereka selesai wudhu mereka pun shalat isya secara berjamaah, "tadi kan abis sudah jadi imam, sekarang gantian kamu ya Vin," ucap Abdullah, "iya bi" jawab Kevin, Kevin mengimami dengan lantunan ayat suci Al-Qur'an dengan sangat merdu, "assalamualaikum warahmatullah, assalamualaikum warahmatullah" mereka telah selesai shalat dan membereskan sajadah, kini mereka telah siap tidur, Kevin pun memberi secarik kertas bertuliskan password pintu setiap ruangan kecuali pintu kerjanya, "ini umi,Abi password semua pintu rumah ini, kecuali ruang kerja saya, kamar umi dan Abi ada di samping kamar saya sama Alesha, saya beri kertas ini supaya umi tidak kesulitan untuk membuka pintu kamar," ucap Kevin, "makasih Vin," ucap umi Alesha sambil membawa satu koper masuk ke dalam kamarnya, "rupanya sudah siap-siap ya" gumam Alesha, Alesha dan Kevin pun masuk ke kamar, Kevin mencopot bajunya karena ia merasa gerah, "mas, kenapa lepas baju?, Kan ada AC" tanya Alesha karena ia takut jika Kevin akan mengulangi perbuatannya kemarin malam, "gapapa sayang, AC nya jangan di nyalain ya, soalnya mas bisa masuk angin ntar kalo AC nya nyala" ucap Kevin, mereka pun tidur dengan nyenyak.




Alesha terbangun dari tidurnya, ia hendak tidur lagi tapi matanya tertarik dengan roti sobek Kevin lagi, "pegang gak ya,pegang gak ya, kalo aku pegang nanti mas Kevin bisa mikir yang enggak enggak, kalo gak di pegang bisa kegoda terus aku" batin Alesha, akhirnya ia pun memutuskan untuk memainkan roti sobek Kevin, Kevin yang menyadari hal tersebut pun hanya diam dan memutuskan untuk tidur lagi, karena jika Alesha melihatnya bangun maka Alesha akan berfikir yang tidak-tidak, Alesha pun tertidur diatas perut Kevin,


__ADS_1


~YOGYAKARTA 02.30~



Alesha bangun awal untuk shalat Sunnah,namun ia masih mendapati Kevin yang belum bangun, Alesha terasa berbeda, ia sekarang menjadi sangat tergoda dengan Kevin, ia memberikan morning kiss untuk Kevin, "eh apa nih," ucap Kevin yang terbangun dari tidurnya, Alesha yang menyadari hal tersebut pun membalikan pandangannya karena ia merasa malu, "duh Al, kenapa kamu harus nyium bibir mas Kevin sih, jadi malu kan" batin Alesha, "heum... Jadi kamu ya sekarang yang nafsu sama mas" ucap Kevin, "apasih mas, jangan mikir gitu deh, buruan pakai bajumu dan shalat Sunnah," ucap Alesha, Alesha telah selesai shalat, ia pun membaca Al-Qur'an, sedangkan Kevin baru selesai mengambil air wudhu karena ia tadi harus mengurus sesuatu.



Setelah Kevin selesai shalat ia duduk di kasur sambil memandangi Alesha yang sedang membaca Al-Qur'an, "shadaqallahul adzim" Alesha mengakhiri bacaannya, sekilas muncul di benak Alesha untuk membuat kesal Kevin, "kasian yang tadi malam gak bisa minta haknya, hahahaha" ucap Alesha sambil membereskan Al-Qur'annya, "siapa bilang?, Mas bisa kok ngelakuin itu, tapi kamu keliatan capek,jadi mas gak tega," jawab Kevin,  "alah paling juga mas nya takut kalau keciduk umi sama Abi," ucap Alesha, "kamu lupa?, Kalau umi sama Abi hari ini pulang, nanti malam mas bisa lakuin apa aja yang mas mau, termasuk meminta hak mas"ucap Kevin, bukan Kevin yang merasa kesal,tapi malah Alesha yang merasa kesal karena ia kalah.



~YOGYAKARTA 10.00~



Umi Alesha pamit untuk pulang, Alesha pun memberikan pelukan perpisahan pada sang umi, umi Alesha pun meninggalkan parkiran mobil rumah Kevin, "ekhem, nanti malam siap?" Ucap Kevin, "apasih mas, gak lucu tau, aku mau ke kamar bye" ucap Alesha sambil menaiki tangga, entah mengapa ia sangat suka tangga dibandingkan menaiki lift.

__ADS_1



__ADS_2