
*pernikahan adalah ibadah terpanjang dalam hidup ini*
Kevin pun selesai makan dan langsung berpamitan karena besok pagi ia ada rapat dengan orang penting dari Jerman, "Kevin pamit pulang ya mi,soalnya besok ada rapat" pamit Kevin dengan sopan, "iya le.. hati-hati dijalan ya" ucap umi Alesha, "mas pamit pulang ya dek Al,maaf besok mas gak bisa anterin kamu" ucap Kevin meminta maaf pada Alesha karena besok ia tak bisa mengantarkan Alesha kerja, "iya mas gapapa kok, mas hati-hati ya jangan ngebut" Kevin pun keluar dari rumah Alesha dan mengucapkan salam "assalamualaikum" umi dan Alesha pun menjawab salam secara bersamaan "waalaikumussalam"
Alesha pamit ke kamar untuk menunggu waktu shalat isya pada uminya "Alesha ke kamar dulu ya umi" izin Alesha untuk naik ke kamarnya, uminya pun mengizinkan Alesha ke kamar nya.
Alesha bermain ponsel sebentar sambil menunggu adzan isya ia di chat oleh Rio seniornya.
Kak Rio: [besok kamu shift malam lagi ya Al]
Anda: [iya kak]
Ia juga mendapati pesan dari calon suaminya.
Mas Kevin: [sekali lagi maaf ya dek]
Anda: [iya mas gak papa kok]
Mas Kevin: [ya udah,kamu jangan begadang ya]
Anda: [iya mas]
Tak lama kemudian adzan isya terdengar, Alesha pun shalat isya sendiri karena Abi pulang larut malam, Alesha pergi untuk mengambil air wudhu dan segera melaksanakan kewajibannya.
__ADS_1
Setelah shalat ia membaca Al-Qur'an kali ini ia membaca surah Al-kahf yang dimana sebagai umat Islam kita disunnahkan untuk membaca surah Al-kahf pada malam Jum'at.
Setelah Alesha selesai dengan kegiatannya ia hendak tidur, namun sang umi memanggilnya "nduk... Turun dulu" teriak umi, Alesha yang mendengarnya pun langsung turun.
Setelah Alesha menuruni tangga ternyata ada Abang sepupunya yang datang, ia adalah anak dari kakak kandung Abi alesha.
Alesha menganggap ia seperti Abang kandungnya sendiri.
"Abang..." Teriak Alesha sambil berlari menuju ke Abang kesayangannya, "jangan lari... Nanti jatuh" belum ada 5 detik setelah Abang sepupu Alesha memperingatinya ia langsung terjatuh "aww..." Keluh Alesha, namun ia malah langsung berdiri dan kembali berlari untuk memeluk abangnya "Abang... Ade kangen......." Orang tua Alesha pun hanya geleng-geleng dengan sikapnya, "kamu kenapa lari? Jatuhkan jadinya, ada yang sakit?" Tanya Abang Alesha dengan rasa khawatir, "enggak sakit kok bang hehe" Jawab Alesha sambil memeluk abangnya.sepupu Alesha yang datang bernama Rizal tapi Alesha suka memanggil Abang iz.
"Oh iya le kamu ada perlu apa malam-malam kesini?" Tanya Fatimah, "cuman kangen sama Alesha Tan" setelah cukup lama mereka berbincang di Ruang Tamu Alesha pun tertidur di paha Rizal, Rizal pun bingung ternyata sikap Alesha tak pernah berubah sedikitpun, "sudah punya calon suami tapi masih manja ke abangnya" batin Rizal, orang tua Alesha yang melihat Alesha tidur di paha Rizal pun menyuruh Rizal untuk menggendong Alesha ke kamarnya, "nak Rizal, kalo tidak keberatan bisa tolong gendong Alesha ke kamarnya?" Ucap Abdullah Abi Alesha, Rizal pun menggendong Alesha ke kamarnya.
Waktu berjalan cepat saat ini sudah tengah malam dan Rizal pamit untuk ke rumahnya yang tak jauh dari tempat tinggal Alesha. Rizal sudah lama tinggal di Kediri dan baru kembali ke Jogjakarta hari ini.
"Rizal pamit ya Tan,om" ucap Rizal sambil berdiri dari tempat duduknya, "iya le" ucap umi Alesha.
Setelah Rizal pulang mereka berdua pun kembali ke kamarnya dan bersiap untuk tidur.
~YOGYAKARTA 02.30~
Alesha bangun untuk shalat Sunnah Seperti biasa dan juga mengulang hafalannya seperti biasa ia berjalan dengan lemas menuju ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu.
Setelah ia selesai shalat Sunnah ia pun membuka Al-Qur'an dan membaca juz 30.
__ADS_1
Setelah selesai mengulang hafalannya ia pun bergegas shalat subuh karena adzan sudah berkumandang.
Setelah ia selesai shalat ia melihat notifikasi dari calon suaminya.
Mas Kevin: [Nanti kita cari baju ya buat pernikahan kita]
Anda: [katanya sibuk?]
Mas Kevin: [enggak jadi dek,soalnya yang mas ajak rapat lagi ada urusan]
Anda: [yaudah nanti mas jemput aku ya]
Mas Kevin: [iya]
Alesha langsung turun ke dapur untuk membantu bi Siti, "biar Alesha bantu bi" ucap Alesha sambil menawarkan bantuannya, "nggak usah non daripada kayak kemarin" ucap bi Siti untuk menggoda Alesha yang kemarin tak jadi membantunya, "maafin Alesha ya bi karena kemarin enggak bantu bibi" ucap Alesha sambil memelas pada Bi Siti "iya non gapapa kok,kamu cuci beras aja ya non,bibi gk tega kalo nyuruh kamu potong sayuran takut kalo tangan kamu yang lembut ini teriris pisau" ucap Bi Siti sambil memegang tangan Alesha "iya bi" Alesha mengerti bahwa bi Siti tidak ingin jika ia kanapa-napa. Setelah ia dan bi Siti selesai memasak Alesha hendak menghias makanan, namun sebelum itu ia meminta izin pada Bi Siti "Bi.. Al boleh ngehias itu gak?"ucap Alesha sambil menunjukkan wajah gemasnya "boleh kok non" jawab bi Siti.
Setelah mereka menaruh makanan di atas meja makan orang tua Alesha pun turun untuk sarapan, mereka sarapan bersama dan terlihat sangat menikmatinya. keluarga Alesha selalu mengajak Bi Siti, supir Pribadi dan satpam keluarga tersebut untuk makan bersama, keluarga Alesha tak peduli tentang apa pangkat seseorang karena mereka juga sama-sama manusia, selain itu kursi di meja makan tersebut ada 12 jadi daripada tidak terpakai lebih baik digunakan untuk makan bersama dengan pembantu,supir dan juga satpamnya. Mereka pun selesai makan Sang Abi pergi ke pondok, sedangkan Alesha pergi untuk mencari gaun yang akan ia pakai saat acara pernikahannya bersama Kevin, lagi-lagi umi ditinggal oleh anak dan suaminya sang Abi pergi terlebih dulu ke pondok sedangkan Alesha masih berbincang-bincang bersama sang umi "eh iya umi, umi punya foto Alesha sama Kevin pas masih kecil gak?" Tanya Alesha pada Umi, "ada kok nduk, bentar ya umi ambilkan" sang umi pun pergi keatas menuju ke kamarnya untuk mengambil album Alesha pas masih kecil. "Ini nduk" ucap umi sambil memberikan buku album kepada Alesha. Alesha pun tertawa bersama sang umi saat melihat wajah lucu Kevin saat bersama Alesha "umi liat ini umi...... Hahhahahaha...." Panggil Alesha sambil tertawa yang menunjuk ke wajah Kevin yang sangat menggemaskan "hahahaha Kevin dulu sangat imut ya nduk" ucap Fatimah pada putri nya.
~bel berbunyi~
Alesha membuka pintu yang ternyata itu adalah Kevin yang sudah siap mengajak Alesha pergi ke butik yang cukup terkenal di sana, "saya izin ajak Alesha ke butik ya umi" izin Kevin pada mertuanya, "iya le... Hati-hati ya" ucap sang Umi, mereka pun telah sampai di butik dan menyuruh Alesha untuk memilih gaun "pilih yang kamu suka dek" ucap Kevin
"Gimana kalo yang ini mas?"ucap Alesha yang langsung jatuh cinta pada gaun yang ia pegang, Kevin pun mengiyakan permintaan Alesha dan langsung membayar gaun tersebut dan pulang "mas gak cari baju?"tanya Alesha, "mas udah ada bajunya dek" jawab Kevin mereka pun menuju ke rumah Alesha, ditengah perjalanan ia melihat es krim yang sangat menggoda "mas mau itu...."ucap Alesha sambil merengek pada Kevin, "ya udah, kamu mau rasa apa heum?" Tanya Kevin "coklat aja mas" Kevin pun turun dan menghampiri pedagang es tersebut dan langsung masuk ke mobil sambil membawa satu corn es krim untuk Alesha "ini dek" ucap Kevin sambil memberikan es krim tersebut "makasih mas" ucap Alesha sambil berterimakasih, "iya dek sama-sama".
__ADS_1
Mereka pun sampai di rumah Alesha, namun Kevin harus segera ke kantor karena ada rapat mendadak "mas ke kantor ya dek ada rapat mendadak soalnya, assalamualaikum" "waalaikumussalam" jawab Alesha "padahal tadi mau ku ajak shalat bersama" batin Alesha