
Kucing hitam kecil itu berbaring nyaman di pangkuan Jun Wu Xie, menikmati sentuhan nona nya.
[Nona, Istana Lin ini tidak aman, haruskah kita pergi?] Kucing hitam kecil itu mendengkur. Apa yang terjadi hari ini hanya menunjuk kan bahwa Istana Lin tak dapat bertahan lebih lama. Sikap Istana Kerajaan jelas tidak ter kendali.
"Kita tak akan pergi kemana-mana." Jun Wu Xie menjawab santai.
Dunia ini tidak sama dengan kehidupan masa lalunya, walaupun Istana Lin perlahan runtuh, itu masih tempat yang paling aman.
Walaupun ia adalah seorang ahli di bidang ilmu kedokteran, ia tak dapat mengubah kenyataan bahwa diri nya yang sekarang sangat lemah secara fisik, di dunia asing ini terlalu banyak bahaya mengintai.
"Kekuatan utama Istana Lin adalah Jun Xian, karena aku di sini, aku tak akan mem biar kan ia meninggal dengan mudah." Alis Jun Wu Xie sedikit mengerut, siapa pun yang ingin di lindungi nya, ia tak akan gagal.
"Kondisi tubuh ini terlalu lemah, bahkan tidak memiliki roh kontraktual, jika aku memiliki satu roh aku akan dapat bertahan lebih baik di dunia ini."
"Apa itu roh kontraktual?" Kucing hitam kecil itu tidak mengetahui apa pun mengenai dunia ini.
__ADS_1
Jun Wu Xie mengangkat tangan kanannya, dan menunjukkan jari manisnya pada kucing itu.
Jari-jari yang kurus, lembut dan halus seperti batu giok putih.
Biasa nya setelah mencapai usia empat belas, sebuah cincin akan muncul di jari manis kanan namun tidak ada apa pun di jari gadis ini.
"Meow?" Kucing hitam itu me letak kan tapak kaki nya yang ber bulu di jari-jarinya yang kurus, ber gantung pada jari nya yang ramping dan dengan lembut menjilati jari itu.
Tiba-tiba pupil mata kucing itu mengerut!
[Nona, sepertinya ada kekuatan aneh di jarimu, apakah kau yakin itu bukan roh kontraktual?] Kucing hitam itu dapat me rasa kan sensasi kecil jejak fluktuasi spiritual.
Ada ledakan cahaya yang amat terang yang tiba-tiba menerangi seluruh kamar!
Sebuah bunga lotus putih dengan cahaya putih keperakan mengambang di tengah udara.
__ADS_1
"Meow."
[Sebuah bunga?] sepasang mata hitam berkedip beberapa kali dan melihat ke arah Jun Wu Xie dengan penuh keraguan.
Spesies roh kontraktual dibagi menjadi dua tipe - mereka dapat berubah menjadi sebuah senjata atau binatang buas.
Namun roh Wu Xie berubah menjadi sebuah lotus putih … Roh kontraktual flora belum pernah ter dengar.
Jun Wu Xie dengan hati-hati meraih nya ketika lotus putih itu per lahan mendarat di telapak tangan nya.
Ketika ia per lahan mempelajari lotus itu, terdengar suara ketukan di pintu.
Di saat itu, lotus putih itu menghilang tanpa jejak.
"Masuk." Ia men jawab tak sabar.
__ADS_1
Jun Wu Yao melangkah masuk sambil bermalas-malasan menyandar di pintu, tangannya memegang sebuah mangkuk berisi obat.
"Waktunya minum obat."