
"Uhuk uhuk" Tersedak Gelin dari tidurnya ,
"Doktor!" ucap Garoum membangunkan Gelin.
"dimana ini" pikir Gelin melihat sekitar "sepertinya ini goa , diatas gunung dan cahaya dari balik lorong sepertinya ini tempat tinggal dia!" pikir Gelin merapihkan duduknya.
"Doktor?" ucap Garoum membantu Gelin duduk disiapkan minuman dan makanan untuk Gelin "Maaf Doktor, Namaku Garoum Assasin!"gema Garoum dalam goa, Dia menundukkan kepalanya untuk memberi hormat pada Gelin.
"Siapa kau, Pergi!" Gelin menjauh bersikap waspada didinding goa " aapa yang kau mau?" mengambil pisau bedah disakunya dan menodongkan kearah Garoum.
"Hahahaha, pisau itu tidak akan membunuh Assasin yang berpengalaman sepertiku,Uhuk Uhuk" gema Garoum batuknya mengeluarkan darah.
" Kau ingin ku obati?" ucap Gelin tanpa menodongkan pisau bedah, menggaruk kepalanya kebingungan, "Uhuk Uhuk, iya dokter, Assasin adalah pembunuh yang dirancang khusus oleh suatu organisasi gelap, Aku Garoum adalah salah satunya, namun mendengarmu mengobati seseorang dipesta , aku menculikmu untuk menguji kehebatan Tuan ?" ucap Garoum menahn batuk dengan tangannya.
__ADS_1
"Cih.. sampah!" acuh Gelin mendengar kata-kata orang lemah , "Dokter saya adalah Assasin pembunuh yan-" ucapan garoum berhenti saat melihat Gelin mengeluarkan pisau bedahnya ketanah,
"Kau terkena racun kan!, cepat buka pakaian mu!" ucap Gelin Menyiapkan pisau bedah yang dibawa namun hanya ada 3 jenis pisau bedah dan beberapa jarum.
"Haruskah aku menjelaskan penyakitnya padamu dokter?" tanya Garoum ragu, merebahkan dirinya ditanah, " Kau keracunan hewan, itu Penyakit parasit dimana kondisi medis yang disebabkan oleh organisme parasit yang menginfeksi tubuh manusia. Organisme parasit ini dapat berupa cacing, protozoa, atau organisme mikro," ucap gelin saat menatap Garoum terbaring
"Kau terlalu Bodoh mencernanya, walaupun kau kuat,Hahahaha, inilah yang kulakukan kepada orang lemah sepertimu!" teriak Gelin dia meraba dada Garoum untuk di bedah," cepat tidur! apakau ingin melihat ini?" ucap Gelin menusuk dada Garoum "jleb" Gelin melihat Garoum tak merasakan apapun "Kau kuat!" ucap Gelin dengan tangan yang bergetar saat melihat ekspresi Garoum seperti tidak ada luka yang bisa menyakitinya.
"emh emh emh " suara Garoum terasa ditahan mungkin dia merasakan sesuatu dari operasinya,
"Baiklah, Baiklah kita akan fokus " ucap Gelin dia sangat serius melakukan Operasi tersebut karena Garoum yang tersadar dan tidak cemas operasi berhasil dilakukan dengan baik,
"fuahh, sial capek sekali" kata Gelin menyeka keringat diwajahnya , tangannya yang berlumur darah dan bajunya kotor sangat menjijikan untuk dipandang.
__ADS_1
"Terima kasih dok, Aku sudah terbebas dari Assasin," ucap Garoum dia langsung tertidur setelah berterima kasih.
"Sial untung dia membawa persediaan makan , apa dia mencarinya saat aku pinsan, operasi selama 12 jam ini membuatku lelah dan lapar" ucap Gelin memakan roti dan meminum air yang ada , " Lumayan , enak juga roti ini, fuahh, kenyang" ucap Gelin menenggak air dikendi kecil.
" Aku akan kembali " kata Gelin , dia melangkah keluar goa namun keberadaannya sangat tinggi dan dia masih belum bisa melakukan apapun tuk turun kebawah,
[System : "Maaf , saya telat datang !, Anda berhasil mengobati Garoum , hadiah tersedia]
"Ish, gak guna dasar, berikan aku caranya kabur" bisik gelin kepada sistem saat melihat jurang didepannya
[System : "ahhh, Aku tidak bisa , Byee"]
"Dasar tidka berguna, ahh!, nanti sajalah tunggu orang ini bangun" ucap Gelin mencoba mencari tempat untuk tidur.
__ADS_1