
Gelin dan Garoum tiba di kediaman Tuan Feng Li. "Tuan Doktor, Anda baik-baik saja?" ucap Feng Li mengkhawatirkan Gelin, sambil menggunakan armor perangnya. "Ya, dan apa yang kau pakai, Tuan Feng?" ucap Gelin, melirik tubuh Tuan Feng.
"Seperti yang kau lihat, Tuan Doktor, ini adalah baju kesayanganku yang aku kenakan saat membela kerajaan dari para penyerang. Akhirnya, raja sekarang mengangkatku lagi berkat obat yang kau berikan. Aku sudah kembali normal dan telah menjadi komandan seperti dulu, Tuan Doktor," racau Feng Li, Sambil menepuk punggung Gelin. "Setiap hari aku datang ke rumah hiburan sejak kau diculik oleh orang itu." Feng Li melihat Garoum dengan maksud membunuhnya.
"Tenanglah, Tuan Feng, dia pasienku," ucap Gelin, menenangkan Feng Li. "Beri hormat padanya, Garoum. Dia saudaraku, Tuan Feng Li," ucap Gelin, memperkenalkan Feng Li pada Garoum.
"Hormat saya kepada saudara, Tuan Gelin." Garoum membungkuk. "Bagus, bagus. Ayo masuk, Tuan Doktor," ucap Feng Li, mempersilahkan mereka masuk bahkan berniat menjamu dengan hormat.
Garoum menceritakan dirinya kepada mereka, "Saya berasal dari aliran Unortodoks. Saya telah melakukan pekerjaan sebagai assassin di sekte Unortodoks sejak kecil. Saat ini, Ortodoks dan Unortodoks tengah dalam perseteruan sengit, tetapi belum mencapai peperangan terbuka. Semua berlangsung dalam bayangan. Saya beruntung bisa keluar dari pekerjaan itu, berkat bantuan Tuan Muda Gelin," ucap Garoum dengan senang menjelaskan.
"Tenanglah, selama kau mengikuti Tuan Doktor, kau adalah tamu di sini," ucap Feng Li memberikan nasihat. "Ckck, mana makanannya, Tuan Feng Li? Orang ini sangat kejam dalam memberiku makanan," ucap Gelin, menahan laparnya, sambil menyalahkan Garoum.
Makanan datang dengan porsi yang melimpah, semuanya mewah dan lezat. "Makanlah, Tuan Doktor. Garoum, silakan," ucap Feng Li mempersilahkan dengan santai.
"Sial, aku harus meningkatkan kekuatan," pikir Gelin, dalam ruangannya di kediaman Feng Li.
"Hi, System?" Gelin memanggil System Taka.
[System: Ya, Tuan.]
"Apa yang bisa kau berikan untuk menambah kekuatanku?" tanya Gelin penasaran.
[System: Tuan bisa melakukan meditasi dan mentransfer kekuatan Raja Taka dari ikat kepala tuan.]
__ADS_1
"Apakah itu akan menyakitkan seperti saat pertama kali memakainya?" ucap Gelin dengan rasa takut.
[System: Ya, apakah Anda takut, Tuan?]
"Kau berani mempertanyakan ketakutan tuanmu?" Gelin acuh dan mencoba menutupi ketakutannya.
[System: Baiklah, padahal jika jujur, Tuan, saya bisa membantu meredakan rasa sakit?"]
"Yayaya, aku mau!" ucap Gelin, mendukung keinginan System.
[System: Tapi boong, Tuan!]
"Baaabiiiiii, eleh! Lakukan sesuka hatimu, buat aku kuat!" ucap Gelin dengan malas, meladeni System.
[System :Baik tuan]
[System : On transfer]
[System : Create Copy]
[System : Copy success]
[System : Create Empty Folder]
__ADS_1
[System : Empty Folder succes]
[System : Create event Paste]
[System : instal data progress 0.1%]
[System : instal data progress 1%]
[System : instal data progress 1%]
.........
[System : instal data progress 100%]
[System : Off transfer]
Gelin kejang kejang dan pingsan saat System memulai mengirim data kekuatan Iblis Taka.
"Fuah, Air yang segar!" Gelin membasuh muka untuk pergi pulang.
"Haruskah kukatakan bahwa wajahku dan tubuhku berubah dengan drastisnya" tawa Gelin, Meninggalkan Kamarnya.
"Tuan Muda Gelin " ucap Tu umu , menyapa tuan mudah Gelin di ruang tamu.
__ADS_1
"Tu umu, ada apa kau?"ucap Gelin, duduk dalam keberanian di kursinya.
"Kepala Keluarga mencarimu, Dan aku dikirim kesini setelah mencarimu kemana-mana" Tu umu, memberi tahu dengan sopan.