
Di Rumah Sakit Harapan
"Selamat siang dokter Kendra" Sapa Suster sambil tersenyum
"Siang" Jawab Ken singkat
Ken berjalan menyusuri rumah sakit itu menuju ruangannya sepanjang jalan dia menjadi pusat perhatian dan membuat para perawat berbisik-bisik membicarakan ketampanannya. Bagaimana tidak dikagumi dia seorang dokter muda yang tampan dan juga pewaris rumah sakit tersebut hanya saja sikapnya dingin dan kaku. Sesekali dia tersenyum ramah dan menyapa para pasien, meskipun sikapnya dingin tapi tidak kepada para pasien karena itu kewajibannya Sebagai dokter harus sopan dan ramah pada pasien.
Ken memasuki ruangan nya menuju ke meja nya, terlilhat kotak makanan diatas meja.
"Perempuan gak tau diri!!" Seru Ken sembari menahan amarahnya
Dia membawa kotak makan tersebut keluar ruangannya, dan membuang ke kotak sampah.
Ken menjatuhkan dirinya disofa Ia memijat pelipisnya yang Terasa sakit. Bayangan masa lalu dengan Dinda, membuat Ken kesal.
"Aaarrrggghh" Teriak Ken
Jam sudah menunjukan pukul 17.00 waktunya Ken kembali kerumah.
****
Di Rumah Keluarga Wijaya
Ken memasuki rumahnya dengan mengucapkan salam, ia melihat Mama nya sedang membaca majalah fashion diruang tamu.
"Assalamualaikum Ma" Ucap Ken seraya menghampiri Monika
"Waalaikumsalam" Jawab Monika yang melihat putranya berjalan kearahnya
Ken mencium punggung tangan dan pipi wanita yang telah melahirkannya
"ini kenapa wajahnya kusut kaya gini?"
"capek mah pulang kerja"
__ADS_1
"makanya kamu buka hati kamu lagi buat perempuan, cari pendamping biar ada yang ngurusin kamu" Ujar Monika mengelus kepala Ken yang rebahan di pangkuannya
"Ken mau kekamar mah" Ken bangkit dari posisinya meninggalkan Monika diruang tamu
"Sampai kapan kamu kaya gini nak" batin Monika dalam hati
****
Di kamar Ken menjatuhkan tubuhnya disofa yang ada dikamarnya ia memejamkan matanya untuk merilex kan pikirannya. Lalu ia pergi kekamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
10 menit berlalu Ken keluar dari kamar mandi sudah mengenakan pakaiannya. ia menuju balkon kamarnya, mendudukan dirinya dikursi menghirup udara segar. ia memikirkan ucapan Monika yang menyuruh menikah.
drrrrttt
Dering ponsel Ken membuyarkan lamunannya ia melihat nama yang ada dilayar ponsel miliknya.
"Kevin" gumam Ken melihat siapa yang menelpon dirinya
"halo"
"Ken nanti malam cafe yuk"
"gak bisa gue"
"Oke, lo share look nanti gue kesana"
"okee"
Malam pun tiba setelah makan malam Ken pergi menemui Kevin
Disebuah cafe Ken mengendarkan pandangan mencari Kevin
"Ken" panggil Kevin sambil melambaikan tangan
Ken menoleh langsung berjalan menghampiri sahabatnya itu
"Ken lo kok lama banget sih? sampek jemuran gue disini"
Ken hanya menaikan sebelah alisnya tanpa menjawab ucapan sahabatnya itu
__ADS_1
"Lo mau pesen apa Ken?" Tanya Kevin ketika Ken sudah duduk
"Gue jus jeruk aja"
"Itu aja?"
"Iya"
Kevin langsung memanggil pelayan dan memesan menu yang dipilih
Setelah selesai memesan mereka pun mengobrol
"Ngomong-ngomong lo udah ada calon istri belom Ken?"
"Apaan si lo"
"Lo gak mau coba buka hati lagi buat perempuan?"
"Gue belum kepikiran soal itu" jawab Ken dengan muka datar
Pesanan mereka pun datang
"Permisi" ucap pelayan yang mengantarkan makanan
Lalu ia meletakan pesanan diatas meja
Mereka melanjutkan obrolan kembali hingga pukul 23.00 mereka kembali kerumah
"Ken gue duluan ya"
"Iya"
Setelah Kevin pergi Ken memasuki mobil nya menuju kediamannya
Tiba dirumahnya Ken memasukan mobilnya kehalaman rumah dan menyuruh satpam memasukan ke garasi
Ken masuk kedalam rumah menuju kamarnya dilantai dua. Sampai kamar ia membersihkan tubuhnya, setelah itu dia menuju ranjangnya mengistirahatkan tubuhnya. Tidak sampai 10 menit Ken pun terlelap.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, dan vote😊