
Tiba sudah hari pertemuan keluarga Elliza dan Ken
Bunda dan Ayah sudah bersiap-siap sejak pagi untuk menyambut kedatangan keluarga Wijaya
"El, Diana udah kamu kabarin?" Tanya Bunda
"Udah bun tadi malam, mungkin sekarang lagi dijalan" Jawab Elliza
"Oh yasudah kamu siap-siapa aja biar Bunda yang beresin ini" Titah Bunda
"Yaudah Elliza masuk kamar dulu Bun" Ucap Elliza
Elliza merebahkan tubuhnya diatas kasur sambil menunggu Diana dia mengecek hp nya
"Asalamualaikum" Ucap Diana sambil masuk ke dalam rumah
"Waalaikumsalam" Jawab Bunda dari dalam
"Kok baru datang? Bunda udah tungguin dari tadi" Ucap Bunda
"Tadi ada urusan dulu Bun" Ucap Diana
Ya, Diana memanggil Rizka dengan sebutan Bunda karena dia sudah dianggap anak nya sendiri begitu pun sebaliknya Diana menganggap orang tua Elliza sebagai orang tuanya sendiri
"Yasudah kamu bantuin Elliza siap-siap ya dia ada dikamar" Titah Bunda
Diana pun masuk kedalam kamar Elliza dilihatnya dia sedang rebahan diatas kasur empuknya
"El kamu kok belum siap sih?" Tanya Diana saat melihat Elliza masih bersantai
"Ehh, kapan datang?" Bukanya menjawab pertanyaan Diana, Elliza malah tanya balik
"Baru.. " Diana mendudukan dirinya diranjang dan bersandar dikepala ranjang
"Eh.. El calon suami kamu tuh Kaya gimana sih?ganteng gak?" Tanya Diana yang penasaran dengan Ken
"Ganteng sih cuma sikapnya dingin dan kaku banget " Jawab Elliza
"Aku yakin kamu bisa luluhin hatinya, semangatt!!!" Ucap Diana memberi semangat Elliza
"Makasih ya Di kamu selalu ada buat aku" Ucap Elliza meleluk sahabat nya
"Aku harap kak Ken bisa berubah" Batin Elliza
****
Di Rumah Keluarga Wijaya
Om dan tante nya yang berada disurabaya sudah tiba kemarin sore. semua keluarga Ken berkumpul diruang tamu menunggu Ken yang masih berada dikamar nya. Ken menuruni anak tangga dengan menggunakan Kemeja berwarna hitam yang dipadukan dengan celana jeans berwarna biru yang sangat cocok ditubuhnya.
"Gimana Ken sudah siap?" Tanya Om Alex
Ken hanya menanggapinya dengan senyuman
****
Waktu sudah menunjukan pukul 19.00 malam keluarga Elliza sudah berkumpul diruang tangan sedangkan Elliza masih didalam kamar
Tidak lama keluarga Ken pun datang menggunakan mobil
Mereka pun turun bersama
__ADS_1
"Asalamualaikum... " Salam mereka saat didepan pintu rumah Elliza
"Waalaikumsalam... " Jawab Ayah Bunda dan Diana dari dalam
Mereka semua keluar lalu saling bersalama dan bersenda gurau
"Silakan masuk" Ucap Ayah
Mereka masuk kedalam ruang tamu dan menaruh barang bawaannya kedalam dibantu supir
"Diana tolong panggil kan Elliza" Titah Bunda
"Iya bun" Jawab Diana
Diana berlalu menuju kamar Elliza dia masuk kedalam kamar dilihatnya Elliza sedang duduk pinggiran ranjang
"El kamu udah dipanggil sama Bunda untuk turun" Ucap Diana
Elliza bangkit dari duduk nya bergegas menuju keluar dengan digandeng Diana
Elliza keluar dengan menggunakan dress brukat berwarna baby blue panjang semata kaki dengan lengan panjang tampak begitu pas ditubuh langsing nya juga rambut yang di sanggul bawah dengan diberi hiasan rambut terlihat begitu cantik membuat siapa saja terpesona
"Tante..." Sapa Elliza langsung menyalami Monika, Alex, dan Emily lalu mendudukan dirinya di antara Bunda dan Ayah nya
"Sebelum nya perkenalkan saya Alex Om nya Ken, ini kakak saya Monika mama nya Ken, ini Kendra dan ini istri saya Emily" Ucap Om Alex memperkenalkan keluarga nya
"Saya Rama Ayah nya Elliza, ini anak saya Elliza, disebelahnya Rizka istri saya dan itu Diana sahabat Elliza"
"Saya mengucapkan terima masih kepada bapak Rama dan keluarga karna telah menerima kedatangan kami.
Apakah bapak dan ibu menerima niat baik kami?" Ucap Om Alex
"Kami juga mengucapkan terima kasih karna telah bersedia datang ke kediaman kami.
Dengan senang hati kami menerima niat baik bapak Alex..... mohon maaf sebelum nya mengenai hal ini kami serahkan kembali ke putri kami Elliza" Ucap Ayah Elliza
"Ken silakan kamu sampaikan maksud kedatangan kami kepada keluarga bapak Rama dan juga Elliza" Ucap Mama nya
Ken menarik nafas panjang mengatur deru nafas yang tak beraturan
"Elliza saya dan keluarga datang kemari ingin Meng utarakan niat baik untuk melamar kamu menjadi Calon istri saya. Apakah kamu menerima saya untuk menjadi Calon suami kamu?" Tanya Ken
"Bagaimana El?" Tanya Ayah
"Untuk niat baik dari kak Ken dan keluarga
Elliza......" Ucap Elliza menggantungkan kata-kata nya membuat semua orang deg-degan
"Elliza...insya Allah bersedia menerima lamaran dari kak Ken"
"Alhamdulillah" Riuh tepuk tangan dan ucapan syukur terdengar
"Kalau begitu pasangakan cincin nya Ken" Titah Monika memberikan kotak cincin pada anak nya
Ken hanya mengangguk dan mengambilnya
Ken dan Elliza berdiri di depan mereka siap untuk bertukar cincin
"Ayo Ken pasangkan dijari manis Elliza" Ucap Mama Monika membuka kan kotak cincin yang dipegangnya
__ADS_1
Ken memasangkan cincin dijari manis Elliza
begitu pun Elliza memasangkan cincin dijari manis Ken
Elliza berjalan menuju tante Monika, Om Alex dan tante Emily dan mencium tangan nya
Begitu pula Ken
"Selamat ya sayang sekarang kamu udah jadi calon istri Ken jaga dia, buat dia jadi lebih baik" Ucap Mama Monika sambil memeluk Elliza
"Iya tante" Ucap Elliza membalas pelukan Monika
"Selamat ya nak kamu harus jagain Elliza jangan sakiti dia buat dia bahagia ya nak" Ucap Mama Monika
Ken hanya mengangguk dan tersenyum lalu dia memeluk Mama nya
"Selamat ya sayang" Ucap tante Emily dan Om Alex pada Elliza dan Ken
Elliza dan Ken beralih pada Ayah Bunda dan Diana
"Selamat ya sayang kamu udah resmi jadi calon istri Ken" Ucap Bunda memeluk Elliza diikuti oleh Ken
"Ken kamu harus jagain Elliza Om percaya kan Elliza samu kamu Om yakin kamu anak yang baik" Ucap Om Rama
"Iya Ken kamu harus bahagiain Elliza seperti kami membahagiakan nya"
"Iya Om tante" Ucap Ken
"Selamat ya El kamu udah jadi calon istri orang, kamu jangan lupain aku ya" Ucap Diana sembari memeluk tubuh Elliza
"Makasih sahabat aku yang paling cantik aku gak bakal lupain" Ucap Elliza
"Selamat ya dokter Ken" Ucap Diana sambil menjabat tangan Ken
"Terima kasih" Ucap Ken
"Kalau gitu sekarang kita makan dulu sebelum menentukan tanggal pernikahan" Ucap Bunda Elliza
Setelah makan malam dua keluarga para orang tua berembuk menentukan tanggal pernikahan
Elliza dan Ken mereka ada ditaman depan rumah sedangkan Diana dia sudah pulang karena ada urusan mendadak
Sementara didalam rumah mereka memulai obrolan mengenai tanggal pernikahan Ken dan Elliza
"Maaf bapak Rama jika kami menginginkan agar Ken dan Elliza menikah satu minggu kemudian apakah anda setuju" Ucap Om Alex
Rizka dan Rama tersenyum sambil saling menatap satu sama lain lalu keduanya pun mengangguk
"Kami dari pihak mempelai wanita akan menerima kapan pun tanggal dan hari baik yang sudah ditetapkan" Balas Ayah
"Terima kasih bapak Rama, Kalau begitu kami ucapkan banyak terima kasih telah menerima lamaran putra kami" Ucap Om Alex
Setelah acara keluarga itu pun selesai dengan lancar rombongan keluarga Ken pun undur diri
-
-
-
-
__ADS_1