
Di Bukit akademi, terlihat banyak murid yang berkumpul di sana menonton sesuatu. "Wang sheng! Aku dulu mengajakmu bertanding, sebelum Cuti tahunan, Aku akan melawanmu!" Ucap Luoshi mengaktifkan Martial Soulnya.
"Mohon bantuanya! Luoshi! Dan tolong tahan!" Ucap Wang Sheng Mengaktifkan Martial Soulnya.
Karena Wang Sheng Tak mempunyai Cincin roh, Luoshi hanya menggunakan Teknik tinjunya, dan karena Fisiknya lebih Unggul, tentunya perlawanan Wang sheng terlihat sia siapa pada Luoshi, Luoshi menahannya sampai sepuluh menit, dan Wang sheng telah kalah duluan karena lelah dan kekuatan Rohnya hampir habis juga babak belur oleh Luoshi, tetapi ia merasakan bahwa ia telah menembus level!
.
.
.
Kini di jalan terdapat Kereta kuda yang memwaba tiga anak kecil pulang, Luoshi,Tangsan, dan Xiaowu.
"Tangsan, setelah sampai di desa, aku dan nanti menuju akademi kembali, Aku mungkin akan melamar kelulusan, karena ayahku memintanya baru baru ini, Levelku juga telah berada di 20" Ucap Luoshi yang mengagetkan Tangsan dan Xiao Wu.
"Begitu cepat?!" Ucap Tangsan dan Xiaowu berteriak.
"Martial Soulku sedikit Spesial, menyerap panas atau cahaya bisa menambah kekuatanku, aku juga telah bekerja keras semampuku, Master juga memintaku untuk berlatih jurus rahasia dengan dua kakakku selagi bisa" Ucap Luoshi.
"Apakah itu teknik penggabungan martial soul??" Ucap Tangsan bertanya.
"Benar, selain berlatih itu, ayahku akan terus melatih kekuatan Fisikku agar bisa memperoleh kekuatan Maksimal dari Martial Soul Harimau putih!" Ucap Luoshi.
"Baguslah! Aku tak senang setiap melihatmu!" Ucap Xiao wu.
__ADS_1
"Aku juga sama, dan kini setelah tak ada kau, aku bebas memakan daging kelinci kesukaanku!" Ucap Luoshi tersenyum jahat.
"Apa katamu!! Tarik kembali ucapanmu!" Ucap Xiao wu mencoba menyerang Luoshi dengan amarah, tetapi Luoshi menghindar dengan mudah, lalu Rumput biru perak muncul menahan Xiao wu, "Xiao wu! Jangan sampai merusak barang orang lain!" Ucap Tangsan berbisik pada Xiao wu.
.
.
.
Dan setelah sampai, mereka berpisah, Tangsan pulang kerumahnya diikuti oleh Xiao wu, dan Luoshi pulang sendiri.
Saat Luoshi sampai di depan rumah, ia melihat ayahnya tengah menggendong seorang bayi, ibunya duduk di belakang, dan kedua kakaknya tengah berlatih bersama di dekat bunga bunga.
"Aku pulang!" Ucap Luoshi dengan semangat, "Selamat datang! Xiao shi!" Ucap Ibunya tersenyum, ia tak bisa bergerak berlebihan karena baru melahirkan bayi dua hari yang lalu.
Dan saat mendengar Luoshi pulang, kedua kakaknya langsung sadar.
Mereka terlihat bahagia, meskipun kakak keduanya Linlin masih terlihat masih memiliki sifat "Tsundere" nya, "Luoshi!~" Ucap Luo li mencoba memeluknya, tetapi ia buru buru menggunakan Teknik gerakan angin dan bersembunyi di belakang Linlin, tetapi... Akar tiba tiba melilit Luoshi, dan Linlin mengeluarkan Martial Soulnya dan juga Cincin rohnya, "kak Linlin! Mengapa??" Ucap Luoshi bingung.
"Apakah kau masih belum merasa bersalah dengan kejadian terakhir kali?! Hah!" Ucap Linlin dengan senyum menyeramkan.
Kini Luoshi dikepung oleh kedua kakaknya, "Apa?! Aku hanya tidur! Kalian lah yang masuk kekamarku tanpa izin!" Ucap Luoshi melakukan pembelaan.
"Apa kau kata?!" Ucap kedua kakaknya dengan ekspresi berbeda, Luo li karena Martial soulnya sangat cocok dengan Luoshi, secara "binatang" ia menganggap Luoshi sebagai pasangannya, dan Linlin karena penasaran dengan energi cahaya Luoshi.
__ADS_1
Melihat keadaan seperti itu, Luoshi buru buru melepaskan diri, dan berlari menuju ayah dan ibunya, keluarga mereka terlihat bahagia, tetapi di sisi lain desa... Tangsan kini dengan sedih karena kepergian ayahnya.
Sore harinya, Luoshi pergi menuju bukit yang dipenuhi oleh banyak bunga, tetapi melihat keakraban Tangsan dan Xiao wu, ia memutuskan menyimpan makanan di rumah Tangsan, dan ia telah membagikan makanan pada tetangga lainnya.
.
.
.
"Aku tak menyangka adikku adalah perempuan... kurasa aku tak bisa menjalankan rencanaku" Ucap Luoshi, ia berencana untuk melatih adik lelaki dengan ketat, keras agar tak cengeng.
"Kak Luoli telah mencapai level 30, kak Linlin 19, mungkin nanti pagi saat latihan, Aku akan berusaha menyerap energi matahari dan mengalihkan sebagian besar kepadanya." Ucap Luoshi.
.
.
.
Keesokan harinya, Subuh, Tangsan dan Xiao wu menonton di lapangan dekat rumah keluarga Kucing putih bunga matahari.
Luoshi,Luoli, dan Linlin, telah berada di tengah lapangan, Shiqin juga ada disana, tetapi Luolin sedang di dalam rumah karena sedang menyusui Adik perempuan Luoshi, Luo Ling er.
"Ingatlah! Fokus! Linlin, Kau ikatkan Martial Soulmu pada Luoshi dan Luoli, Lalu kalian berdua terus saling mengalirkan energi! Dan yang paling penting, kalian harus memahami satu sama lain! Perasaan kalian harus terhubung!" Ucap Shiqin, ia telah membaca buku dari Master yang dititipkan pada Tangsan.
__ADS_1
"Baik! Penggabungan! SHI! LUO! LIN!" Ucap mereka berteriak, dan cahaya menerangi seluruh desa.