
"Aku tak menyangka kau hanya akan belajar dalam waktu singkat yaitu satu tahun, tapi kau telah memenuhi syarat kelulusan, dan jika itu keputusanmu, aku tak akan memaksa." Ucap dekan akademi Nuoding, memberikan Sertifikat kelulusan, tidak ada perayaan, jadi Luoshi berterimakasih dan setelah itu pergi.
Setelah itu, ia berpamitan dengan para guru guru, dan menemui tangsan di kediaman Master.
*Tok tok tok* ada yang mengetuk pintu ruangan Master.
Lalu seseorang membuka pintu, itu adalah Tangsan, di dalam juga ada master yang tengah membaca buku.
"Tangsan, aku telah lulus lebih awal, terimakasih kepada master karena membantu dalam penggabungan kemarin, dan tolong sampaikan kepada yang lain jika aku lulus, yah mungkin akan menyebar dengan sendirinya, Ngomong ngomong apakah kau akan kembali lagi nanti ke desa?" Ucap Luoshi.
"Ayahku telah pergi, jadi mungkin tak akan... Dan aku akan memberitahu yang lain soal ini" Ucap Tangsan mengangguk.
"Hmm semoga nanti jika kita bertemu kembali, kita akan bertarung dan kau jangan menggunakan teknik itu" Ucap Luoshi pergi.
__ADS_1
"..." Tangsan menutup pintu, "Xiao san, apakah itu Luoshi?" Ucap Master bertanya.
"Ya, dia melamar kelulusan lebih awal dan memutuskan berlatih lebih giat di desa, ia juga telah mencapai level 20, dan tadi ia mengucapkan terimakasih atas saran penggabungan martial soul" Ucap Tangsan.
"hmm begitu.. Ayahnya memang yang terbaik saat ini untuk melatihnya, dan aku tak menyangka Luoshi akan penuh dengan kekuatan jiwa" Ucap Master pada tangsan.
"Guru, sepertinya anda sangat mengenal ayah Luoshi?" Ucap Tangsan penasaran.
"Ya, Dulu saat ia muda, ia pernah bertarung demi istrinya melawan pembunuh bayaran, kebetulan dulu kami melihatnya di hutan, dan menolongnya, setelah itu kami mengajarinya beberapa hal, dan setelah sekian lama menjadi Master roh bebas, ia memutuskan bertani dan berkebun saat ia akan memiliki anak pertamanya." Ucap master kepada Tangsan.
'Kami? Apakah guru mempunyai tim?' Batin Tangsan, "Guru, mengapa ada pembunuh yang mengincarnya?" Ucap tangsan bertanya.
"Huft.. Itu permusuhan antar pangeran yang akan mewarisi tahta kerajaan." Ucap Master sambil menghela nafas.
__ADS_1
Tangsan menganggu dan mengerti, dan ia tak menanyakannya lagi, 'Sekarang aku tahu mengapa dia menjadi pekerja keras yang awalnya hanya bermalas malasan tidur di dekat pohon' Batin Tangsan menebak.
Luoshi berjalan menuju gerbang akademi Nuoding, dan kereta yang kemarin menunggu, "Paman kembali menuju desa" Ucap Luoshi. "Baik tuan" Ucap *supir* dan Luoshi duduk, lalu kereta kuta mulai berjalan.
Luoshi melihat pemandangan dari jendela, dan kebetulan ada Xiao wu yang berjalan menuju akademi, Luoshi mengulurkan tangan dan sedikit menarik telinga kelincinya.
"Ahh!" Ucap Xiao wu mendesah karena sangat sensitif di bagian telinya.
"Yo kelinci" Ucap Luoshi menyapa di dalam kereta, lalu berkata "Paman! Bergerak lebih cepat!" Ucap Luoshi.
Lalu kereta kuda bergerak lebih cepat, Xiao wu yang baru sadar dari keterkejutannya langsung berteriak pada Luoshi, "Luoshi baj*ngan!" Teriaknya, tetapi sepertinya sebuah cahaya samar terbentuk di sekitar Xiao wu, dan melemahkan suara teriakan.
*Satu minggu setelah kepulangan Luoshi, Kini Mereka sekeluarga akan berangkat menuju Kota Tiandou, menjempu Luoli untuk mendapatkan Cincin roh, "Sayang, Kau juga telah mencapai level 40 bukan?" Ucap Shiqin kepada Luolin.
__ADS_1
"Ya, beberapa hari yang lalu, aku beruntung menembus batasku" Ucap Luolin menjawab.
"Baiklah kalau begitu! Sekeluarga kecuali Ling er akan berburu!" Ucap Shiqin senang.