
Masih di Ruangan 101.
Suster cepat siapkan alat pacu jantung. perintah 'Dokter'.
Baik dok . balas 'Suster' (yang secepat mungkin menyianpkan alat pacu jantung).
Alat pacu jantung sudah di pegang dokter. Oke tindakkan pertama , Srek . . .Srek . . .
1 2 3 . . . DUG . . . Tit . . . (Jantung mama Sea belum ada perubahan).
Dokter belum ada respon. ucap 'Suster'.
Oke tindakkan Kedua , Srek . . . Srek . . . 1 2 3 DUG . . . Tit . . . Deg . . Deg . . .Deg ( terlihat di monitor jantung kembali memberikan respon ) .
Segera hubungi anak dari pasien ini dan katakan padanya untuk secepatnya melakukan tindakan operasi karena jika tidak melakukan operasi di kepala otak ibunya tidak akan merespon untuk jantungnya bekerja dan akan berakibat fatal . perintah 'Dokter'.
Baik dok ,saya akan segera menghubungi keluarga pasien. jawab 'Suster'.
****
Di depan pintu perusahaan Rey.
Terima kasih Sea. ucap 'Rey'.
Iya Rey sama-sama. jawab 'Sea'
Nanti sore kamu bakal jemput aku kan ?. tanya 'Rey'
Iya, aku jemput bakal jemput ko Rey. jawab 'Sea'
Kalo gitu aku masuk dan sampai ketemu sore nanti ya , dan kamu hati-hati di jalan, Bye . ucap 'Rey'
Iya Rey , Bye . . . balas 'Sea'. (Dengan menaiki sepeda motor pinknya pergi meninggalkan Rey).
Ternyata Erica diam-diam memperhatikan Rey dan Sea.
__ADS_1
Apa Rey bersikap aneh kemarin karena wanita SIALAN itu ya ! . ucap 'Erica' (pelan-pelan dengan ekspresi kesal).
Erica sadar dia harus mencari tahu lebih dalam lagi tentang wanita itu kalo benar dia ada apa-apa dengan Rey dia akan berusaha menyingkirkannya.
****
Ring . . . (suara HP Sea berbunyi).
Sea meminggirkan motornya untuk mengangkat telphone itu.
Hallo . ucap 'Sea'
Hallo , Selamat pagi kami dari Rumah Sakit Mulia ,mau memberi tahu nona Sea bahwa kondisi Ibu anda semakin memburuk ,apakah anda bisa kerumah sakit untuk menemuin dokter ? ucap 'Suster'
Oh iya , terimakasih Suster ,saya akan segera kesana. jawab 'Sea'.
Sea segera pergi ke Rumah sakit karena khwatir akan kondisi mamanya dan kali ini Sea akan lupa memberi tahu ke Rey bahwa dia tidak bisa menjemput Rey pulang kerja nanti.
****
Ya ampun hehe. ucap 'Rey'
Sangat senang melihat bekal itu terlihat sebuah senyuman yang terbuat dari saos di atas telur mata sapi.
Rey memfoto bekal itu kemudian menyimpannya.
Rey segera menghabiskan bekal yang di berikan Sea untuknya pagi itu. Tiba-tiba.
Tok . . . Tok . . . (terdengar suara pintu)
Ya Silahkan masuk . ucap 'Rey ' (yang sedang memakan bekal dari Sea).
Rey ini hasil Editing program kita. ucap 'Erica' (sembari melihat sarapan yang di makan Rey).
Iya taruh saja nanti akan aku periksa. jawab 'Rey'.
__ADS_1
Kalau gitu aku permisi dulu. ucap 'Erica'.
Di luar pintu ruangan Rey.
Ternyata benar perempuan itu ada apa-apa dengan Rey, aku harus cari cara untuk menyingkirkannya. (Erica dalam hati).
****
Driver Cantik itu berlari dari parkiran menuju ruangan Dokter .
Permisi Dok. ucap 'Sea'.
Iya, silahkan duduk. balas 'Dokter'
Terima kasih dok. ucap 'Sea'.
Mohon maaf sebelumnya Sea saya harus memberi tahu anda kembali , kondisi ibu anda semakin memburuk , hari ini otaknya memberikan respon ke jantungnya agar tidak lagi memompa darah dan berdetak , jika kondisi ini terus berlanjut tanpa tindakan ,kemungkinan ibu anda tidak akan bisa tertolong. ucap 'Dokter'.
Iya dok , saya akan melunasi biaya administrasinya dalam waktu 3 hari , tolong lakukan semaksimal mungkin untuk mama saya dok. jawab 'Sea'.
Baik , saya akan berusaha yang terbaik untuk membantu ibumu. balas 'Dokter'.
****
Di ruangan kantor Rey ,setelah selesai sarapan dengan bekal yang di buat Sea.
Tiba-tiba Rey teringat akan Adit,ya Rey berjanji akan mengirimkan foto Sea untuknya.
(Rey mendapatkan foto Sea dari profil WhatsApp punya Sea).
Ah ya ,aku lupa harus mengirim foto Sea kepada Adit. ucap 'Rey'.
Rey segera mencari kontak Adit dan mengirim foto Sea kepadanya.
Terima kasih sudah mau membaca dan support aku untuk terusin novel ini 🙏😊
__ADS_1