
Di kamar 101.
Sea kembali ke ranjang dengan membawa handuk yang sudah dibasahi .
Tolong jangan pergi jangan tinggalkan aku . ucap 'Rey' yang masih mengigau.
Ya ampun badan kamu panas sekali. ucap 'Sea' sembari meletakkan handuk yang sudah di basahi di kening Rey .
Tiba-tiba Rey setengah sadar.
Oh panas ,panas sekali. ucap 'Rey'.
Sea hanya diam dan tak berkata apa-apa.
Rey mulai membuka mata terlihat samar-samar.
Siapa kamu ?. tanya 'Rey'.
Sea yang takut berusaha menarik tangannya yang sudah di pegang Rey.
Siapa kamu ? kamu ingin pergi kemana ? tanya 'Rey' yang bingung dia berada dimana saat itu.
Sea masih diam dan bingung harus apa ,namun ada sebuah bisikan di telinga Sea "kamu harus melakukannya jika tidak mama kamu tidak akan selamat".
Sea yang sadar langsung tersadar.
Tuan Adit , wanita yang sudah kamu menangkan dalam acara lelang malam ini dan aku siap melayanimu. ucap 'Sea'.
Sial kurang ajar Adit dia ngerjain aku ! ucap 'Rey' dalam hati.
Ah panas sekali. ucap 'Rey' yang tidak sadar apa dengan dirinya.
Sea yang gugup dan bingung harus melakukan apa hanya berucap.
Tuan Adit aku akan membersihkan diri dan segera kembali.
TIDAK !!! Kamu tidak boleh pergi .ucap 'Rey' marah.
__ADS_1
Ada apa dengan diriku kenapa aku sangat B**GA**AH dan menginginkannya malam ini. ucap 'Rey' dalam hati (obat yang di berikan Adit sudah bekerja).
Sea hanya diam.
Kamu sudah aku bayarkan cepat lanyani aku . ucap 'Rey'.
Tiba- tiba Rey mencium bibir Sea
Emmm .... , Sea hanya diam saja tanpa membalas.
Apa ini pertama kali untukmu ? tanya 'Rey'.
I .. iya tuan . jawab 'Sea' gugup karena ini pengalam pertamanya di cium oleh seorang lelaki.
Baik lah aku akan melakukannya dengan pelan-pelan.ucap 'Rey' yang sudah tidak bisa menahan hasratnya.
Sea hanya diam dan berkata dalam hati malam pertamaku harus aku berikan kepada laki-laki yang tidak aku kenal sama sekali. ucap 'Sea' sambil menahan tangis.
Emmm . . .hanya kata itu yang keluar dari mulut Sea, Rey mencium Sea dengan lembut dan akhirnya mereka sudah melepas semua pakaian yang ada.
Baik .jawab 'Sea'.
Rey sudah tidak bisa menahan , Rey berusaha melakukannya dengan pelan-pelan.
Tiba-tiba.
Auw sakit . . . teriak 'Sea' merasakan sakit.
Tahan sedikit ya aku akan berusaha pelan-pelan agar kamu tidak merasakan sakit. ucap 'Rey' yang kemudian mencium Sea.
Ah ... .ucap 'Rey' yang sudah merengut kehormatan Sea .
Tiba-tiba Sea menteskan air mata karena sakit kehilangan kehormatannya .
Maafkan aku , setelah ini tidak akan terasa sakit lagi . ucap 'Rey'.
Iya ini sudah kewajiban aku untuk menyelesaikan tugasku. ucap 'Sea'.
__ADS_1
Baiklah kalau begitu mari kita selesaikan. ucap 'Rey'.
Malam itu penuh dengan suara erangan Rey dan Sea yang sedang bercinta .
****
Di Restorant Hotel.
Pelayan. ucap 'Nina' sambil mengangkat tangannya.
Iya nona ada yang bisa saya bantu ? . tanya 'Pelayan'.
Tolong berikan Bill nya kepada saya . jawab 'Nina'
Maaf nona makan malam anda dan seluruh tamu yang datang malam ini sudah di bayar oleh tuan ADIT PERDANA. ucap 'Pelayan'.
Apa tuan Adit ? tanya 'Nina'.
Iya nona tuan Adit dia sedang duduk di sebelah sana. ucap 'Pelayan' yang menunjukan meja dimana Adit sedang duduk.
Apa bagaimana mungkin Sea sedang bersama Adit malam ini , kalo Adit di sini Sea sedang dengan siapa di Ruangan itu ? ucap 'Nina' dalam hati dan kaget.
Nona - nona , ada lagi yang bisa saya bantu ? tanya 'Pelayan'
Tidak terima kasih . ucap 'Nina'.
Kalau begitu saya permisi dulu nona . ucap 'Pelayan' yang berjalan meninggalkan Nina.
Nina yang tidak bisa berpikir lagi dengan semua pertanyaan di otaknya langsung berjalan untuk menemui Adit yang sedang duduk.
Hayo apa lagi ya yang akan terjadi dengan Rey dan Sea serta Nina dan Adit ?
Kalian bisa comment , like ,dan vote ya untuk support aku.
Terima kasih sudah mampir untuk membaca cerita yang aku tulis.
Aku akan update lagi secepat mungkin.😊
__ADS_1