
Di Restoran hotel.
Nina dan Adit sudah sampai duluan dan mengambil makanan untuk sarapan pagi dan menunggu Sea dan Rey datang.
Dit, dimana Rey dan Sea, kenapa mereka belum turun ? tanya 'Nina'.
Mungkin mereka belum bangun. jawab 'Adit'.
Nina tertawa saat melihat adit meminum kopi dan tersisa di atas bibirnya.
Haha dasar bodoh, minum kopi saja tidak bisa. ucap 'Nina'.
Kenapa kamu tertawa ? tanya 'Adit' yang bingung.
Coba kamu lihat ini kamu minum saja seperti anak kecil. jawab 'Nina' yang memberikan kamera HP nya agar Adit bisa melihatnya.
Adit yang melihat bukannya menghapus dan malu tapi memberikan reaksi yang berbeda.
Crek... Crek....
Adit berfoto selfi di kamera HP Nina dan memberikannya kepada Nina sembari berkata.
Ini aku sudah memberikan foto tampanKu untuk kamu, itu kan yang kamu inginkan. ucap 'Adit' yang berusaha membuat Nina kesal.
Dasar kamu kepedean siapa yang ingin meminta foto dari kamu, sini HP-Ku. balas 'Nina' yang kesal dan segera menghapus foto Adit dari galeri fotonya.
Tapi Adit sengaja ingin membuat Nina makin marah.
Kamu tidak perlu malu dan salah tingkah seperti itu gadis bodoh ,aku memang tampan dan semua gadis pasti memengingkan bersamaku atau hanya sekedar memiliki fotoku saja sudah membuat mereka merasa senang. ucap 'Adit' sembari tersenyum puas mengerjai Nina pagi itu.
Dasar laki-laki tidak punya malu. balas 'Nina' kesal dan diam karena malas untuk melanjutkan perdebatan dengan Adit.
Tak lama Sea dan Rey terlihat memasuki restoran dan menuju tempat Adit dan Nina untuk bergabung sarapan pagi bersama.
__ADS_1
Selamat pagi Nina Adit. ucap 'Sea'.
Pagi Sea Rey . balas 'Adit'.
Pagi Sea Rey, akhirnya kalian datang juga kalo tidak aku bisa gila bersama orang bodoh ini. ucap 'Nina' yang masih kesal terhadap Adit.
Sudah Nin, kamu tidak boleh membenci Adit begitu besar bisa jadi nanti kamu jatuh cinta pada Adit haha . ucap 'Sea' sembari tertawa.
Itu tidak akan terjadi. ucap 'Nina' yang kesal karena Adit , Rey , dan Sea tertawa melihat Nina yang kesal karena Sea menggodanya.
Sudah-sudah jangan berdebat lagi, Nina jangan di ambil hati kita hanya bercanda, Sayang aku pergi ambil makan untuk kamu dulu ya. ucap 'Rey'.
Iya sayang aku ingin minum susu hangat. ucap 'Sea'.
Baik tuan putri mohon menunggu ya. balas 'Rey' yang kemudian meninggalkan Sea , Nina , dan Adit.
Ciye yang sedang jatuh cinta, seperti dunia ini milik kalian berdua, aku iri melihat kalian berdua, semoga cinta kalian berdua sampai maut memisahkan ya Sea. ucap 'Nina'.
Hehe iya Nin semoga , kamu juga cepat cari pendamping hidup yang baik untuk kamu. balas 'Sea'.
Hei gadis bodoh semua itu tidak ada yang tidak mungkin, belum berjuang sudah menyerah dasar bodoh. ucap 'Adit'.
Diam kamu , kamu sendiri saja belum memiliki pasangan mencoba menasehati aku . balas 'Nina'.
Sudah kalian berdua jangan bertengkar lagi, Dit kamu tidak mengetahui masa lalu Nina jadi Nina menjawab seperti itu tapi Nina kamu juga tidak boleh bersikap seperti itu, karena pada saatnya akan ada pria yang mencintai kamu tanpa perlu dia melihat masa lalu kamu. ucap 'Sea'.
Adit hanya diam dan bertanya dalam hati apa maksud Sea masalalu Nina memang seperti apa sebelumnya, dan apa itu ada hubungannya dengan keceriaan Nina di luar tapi sebenarnya ada kesedihan mendalam. (semua pertanyaan yang muncul di pikiran Adit).
Nina hanya bisa menjawab.
Iya Sea, aku janji tidak akan bersikap seperti itu, dan aku juga akan berusaha untuk mendapatkan pria sama seperti Rey yang begitu tulus mencintaiku. jawab 'Nina' yang kemudian disusul oleh pelukan Sea.
Tak lama Rey datang dan membawakan sarapan untuk dia dan Sea.
__ADS_1
Ini tuan putri, makan yang banyak inget kamu sedang mengandung buah cinta kita. ucap 'Rey'.
Terima kasih sayang. ucap 'Sea' tersenyum.
Mereka menyelesaikan sarapan pagi .
*****
Di kediaman keluargan TAMA.
Di ruang makan
Lusi hari ini cucuku akan datang bukan ? tanya 'Kakek Rey'.
Iya ayah Rey akan berkunjung ke rumah hari ini. jawab 'Mama Rey'.
Kalo begitu kita harus menyambut kedatangan mereka bukan ? tanya 'Kakek Rey'.
Iya ayah aku sudah menyiapkan semuanya untuk menyambut kedatangan mereka. jawab 'Mama Rey'
Bagus Lusi kau memang ibu yang baik dan anakku yang mengerti keinginanku. ucap 'Kakek Rey' sembari tersenyum.
Mereka siapa ? memangnya Rey dia akan datang bersama siapa ? tanya 'Papa Rey' yang tidak mengetahui bahwa Rey akan membawa Sea.
Dengan siapa cucuku akan datang kamu tidak perlu tahu dan cukup sambut kedatangannya. ucap 'Kakek Rey' yang mencoba memperingati Ayah Rey agar tidak berbuat yang tidak-tidak saat Rey datang bersama Sea.
Sudah lah terserah itu tidak penting untukku , hanya kedatangan anak itu saja kita sampai perlu menyambutnya. balas 'Papa Rey' yang tak ingin bertengkar dengan Ayahnya hanya karena Rey.
Akhirnya mereka menyelesaikan sarapan paginya dan menunggu kedatangan Rey kerumahnya.
Maaf aku baru bisa update hari ini 🙏
Terima kasih ya yang sudah membaca novelku.
__ADS_1
Apakah PAPA REY akan menerima kedatangan mereka di tunggu ya kawan 😊