Dua ceo tampan

Dua ceo tampan
Episode 34


__ADS_3

 


 


Setelah bona mendengar cerita ku semua dia tersenyum mendengar aku mempunyai pacar.


"Lisa: Bona kenapa kamu tersenyum jahat begitu.


"Bona: tidak sayang aku hanya senang saja kamu memiliki pasangan.


"Lisa: aku tidak sepenuh nya menyukai nya,  aku hanya menggangap dia teman.


"Bona: kenapa kamu menerima nya??


"Lisa: awal nya memang dia yang menyatakan terlebih dahulu aku menolak nya karna di jeju aku melihat Chan dan Sina seperti itu jadi aku yang,, aku yang menyatakan terlebih dahulu..


"Bona: whatttt!!! wah Lisa daebak kamu ya berani sekali kamu mengutarakan perasaan mu.


"Lisa: aku hanya sedang marah dan aku melampias kan nya pada Daniel.


"Bona: apa Daniel orang yang baik??


"Lisa: iya.


"Bona: kalau begitu kamu jujur saja ada nya kalau kamu tidak memiliki perasaan pada nya.


"Lisa: tidak bisa aku tidak ingin membuat dia sakit hati selama ini dia sudah membantu ku.


"Bona: aduuuuh Lisa kalau kamu tidak jujur sama saja kamu menyiksa dirimu sendiri.


"Lisa: ahhh aku pusing aku mau tidur saja,  aku mengantuk.


Aku naik ke atas ranjang Bona aku tidak ingin berdebat dengan diri nya lagi,  aku senang berada di rumah Bona karna dia tinggal sendiri orang tua nya sangat sibuk sehingga mereka tinggal di luar negri dan Bona juga senang kalau aku menginap di rumah nya karna dia merasa ada  teman di rumah nya.


 


 


(Chan)


Kemana Lisa sudah hampir jam 12 malam dia belum pulang juga aku juga sudah menunggu nya 2 jam disini tapi dia tidak ada apa dia di dalam sudah tidur tapi lampu nya masih mati,  lebih baik aku pulang saja aku akan bicara dengan Lisa besok.


 


 


Pagi hari aku bangun dan besiap ke kantor.


"Bona: Lisa kapan kamu selesai magang??


"Lisa: dua hari lagi aku selesai.


"Bona: aku sudah selesai lebih awal.


"Lisa: kamu mencari tempat magang gampang aku susah jadi telat harus nya aku sudah selesai juga, kalau begitu aku berangkt ya terima kasih tumpangan nya.


"Bona: iya kamu hati hati Lis...

__ADS_1


 


 


Aku pergi ke kantor sampai di kantor aku duduk di kursi ku dan ku lihat kerjaan ku sudah menunggu..


"Yuni: pagi Lisa..


"Lisa: pagi Yuni..


"Yuni: eh Lis kemarin pak Chan mencarimu seperti nya ada yang mau dia omongi dengan mu.


"Lisa: ah masih pagi aku mau membuat kopi dulu kamu mau??


"Uuni: heii Lisa aku belum selesai bicara Lisaaaaaa..


 


 


Untuk apa Chan mencari ku,  aku sudah tidak ingin bicara dengan nya,  saat aku sedang membuat kopi hp ku berbunyi...


 


 


"Chan: Yuni apa Lisa belum datang??


"Yuni: sudah Lisa sedang membuat kopi.


 


 


"Lisa: hallo Nil.


"Daniel: pagi sayang,


"Lisa: pagi Nil.


"Daniel: jangan panggil aku Nil aku ingin mendengar kamu memanggil ku sayang.


"Lisa: sama saja kan.


"Daniel: tidak mau poko nya aku ingin mendengar kamu bilang sayang padaku.


"Lisa: baik lah,  pagi juga sayang..


 


 


Oh tidak ternyata Lisa dan Daniel sudah semesra itu,  aku tidak bisa menghancur kan hubungan mereka Daniel sahabat ku dan Lisa,, dia orang yang aku suka, lebih baik aku diam di balik pintu Aku tidak perlu menjelas kan pada Lisa,  lebih baik begini aku senang melihat lisa bahagia.


"Yuni: pak sedang apa di balik pintu?


"Chan: Yuni kamu menggaget kan ku saja.

__ADS_1


"Yuni: bukan nya tadi akan mencari Lisa..


" Chan: ssssttt jangan bilang pada lisa aku ada disini, yasudah aku akan kembali ke ruangan ku.


 


 


"Uuni: Lisa kamu sedang menerima telpon aku menunggu mu membawa kan ku kopi.


"Lisa: oh maaf yuni tadi aku sedang menerima telpon aku lupa,  sini aku buat kan, nih untuk mu


"Uuni: terima kasih,,  Lisa aku ingin tau tadi siapa yang menelpon mu??


"Lisa: itu Daniel pacarku.


"Yuni: pacar!!!  aku pikir kamu suka dengan pak Chan.


"Lisa: jangan sembarangan bicara, aku lebih baik kembali ke meja ku, aku harus selesai kan pekerjaan ku karna aku harus pulang lebih awal lagi.


"Yuni: hah lagiiii.


"Lisa: boleh ya boleh...


"Yuni: ah Lisaaa pusing aku.


"Lisa: hahahaaa.


Aku mengerja kan pekerjaan ku saat aku fokus dengan pekerjaan ku, aku mendengar suara langkah kaki aku melihat dengan ujung mata ku,  ternyata Sina yang datang dia masuk ke dalam ruangan nya Chan, aku tidak peduli lebih baik aku fokus bekerja.


 


 


"Sina: haii Chan lama tidak bertemu.


"Chan: kenapa kamu kesini??


"Sina: kamu susah di hubungi jadi aku datang ke kantor mu,  aku ingin mengajak mu makan siang bareng.


"Chan: dimana??


"Sina: di restorant CR itu baru buka dan menu nya banyak.


"Chan: baik lah,  mau berangkat sekarang.


"Sina: boleh.


 


 


Seperti biasa aku tidak keluar untuk makan aku meneitip membeli roti pada Yuni,  aku mendengar suara pintu terbuka dari ruangan nya,  aku melihat dengan ujung mataku ternyata Chan dan Sina yang keluar dengan begandengan tangan, kenapa sakit banget melihat mereka Berdua dan kenapa aku meski menangis apa yang aku tangisi mereka berpacaran jadi wajar saja kalau mereka mesra tapi kenapa aku tidak terima...


 


JANGAN LUPA BACA NOVEL "SEPASANG MATA UNTUKMU"

__ADS_1


__ADS_2