
Aku dan Bona tiba di kantin kita mengambil makan dan duduk saat kita duduk tiba tiba seseorang menepuk pundak ku dari belakang aku pun berdiri dan melihat nya.
"Lisa: Jiho.....
"Jiho: haiii lisa apa kabar???
"Lisa: untuk apa kamu kemari??
"Jiho: untuk menemui mu aku sudah lama tidak melihatmu,Lisa aku merindukan mu.
"Lisa: cukup Jiho lebih baik kamu pergi aku tidak ingin ada urusan dengan Jiso dan teman teman nya..
"Jiho: memang Jiso siapa? dia bukan kekasih ku kamu ingat Lisa dulu kita berpacaran.
"Lisa: karna itu aku selalu mendapat teror dari Jiso ayo Bona lebih baik kita pergi.
"Bona: tapi kita belum selesai makan.
"Lisa: kita makan di luar saja.
"Jiho: Lisaaaa tunggu jangan pergi Lisaaaa.
Aku tidak memperdulikan ucapan nya aku hanya tidak ingin dia menemuiku aku juga tidak ingin ada urusan bersama Jiso lebih baik aku meninggal kan Jiho bukan berarti aku membenci nya dan bukan berarti aku takut pada Jiso aku hanya tidak ingin ada keributan lagi di kampus seperti dulu.
"Bona: Lisaaa aku sangat lapar.
"Lisa: kita cari kedai.
"Bona: kita makan di restoran saja ayo ayo aku tau restoran yang enak tenang aku yang teraktir.
"Lisa: tapi dimana restoran nya Bona jangan menarik tangan ku seperti itu aku bisa jalan sendiri.
"Bona: agar kita cepat sampai kita naik taxi aja ok..
Aku tidak tau kemana Bona akan membawaku dia begitu semangat sampai dia menarik tangan ku begitu kuat, kita menaiki taxi dan setelah 20 menit kita sampai.
"Bona: ayo kita masuka ku jamin makanan disini sangat lezat.
"Lisa: baiklah sekarang kita masuk atau air liur mu akan mengalir ke luar.
"Bona: Lisaaa kamu jahat sekali.
"Lisa: hahaa ayo masuk.
Aku dan Bona segera masuk dan duduk kita memesan makanan aku tidak tau kenapa Bona memesan makanan begitu banyak.
"Lisa: Bona kenapa kamu memesan makanan dengan porsi banyak apa kau bisa menghabiskan nya?
"Bona: tentu aku kuat dalam makanan.
"Lisa: ok aku percaya..
"Bona: eh Lisa seperti nya aku melihat pemandangan yang tidak asing.
"Lisa: maksudmu apa??
"Bona: kamu lihat ke belakang orang yang memakai jas hitam itu.
"Lisa: yang mana??
"Bona: itu loh yang sedang duduk di sudut jendela.
"Lisa: OMG itu kan Chan.
"Bona: sedang apa dia disini??
"Lisa: sedang mitting mungkin kamu tidak lihat orang di samping nya.
__ADS_1
"Bona: tapi dia bersama seorang wanita.
"Lisa: aku mengenal nya dia senior ku dulu saat aku magang nama nya Yuni.
"Bona: hmm begitu ya apa Yuni itu menyukai Chan??
"Lisa: aku tidak tau kenapa kamu tidak menanyakan nya sendiri.
"Bona: baiklah akan ku tanyakan.
Tiba tiba Bona berdiri..
"Lisa: kamu mau kemana??
"Bona: menanyakan nya tadi kamu bilang aku harus menanyakan nya sendiri.
"Lisa: aduuh Bona sini sini duduk kembali aku berkata seperti itu bukan berarti harus menayakan sekarang kamu tidak lihat mereka sedang mitting.
"Bona: tapi sudah selesai kamu lihat bapak tua itu sudah pergi aku akan memanggil chan untuk kemari Chaaaan.
"Yuni: pak seperti nya wanita itu memanggil mu apa kau kenal dengan nya??
"Chan: seperti nya begitu..
"Yuni: bukan kah itu Lisa??
"Chan: ya benar itu memang Lisa dan aku tau wanita itu adalah Bona teman nya Lisa apa kamu mau bergabung dengan mereka??
"Yuni: tentu...
"Lisa: Bona apa yang kau lakukan kan lihat Chan jadi kemari.
"Bona: aku memang sengaja.
"Lisa: haii Chan.
"Yuni: Lisa kamu apa kabar???
"Lisa: aku baik Yuni sendiri apa kabar??
"Yuni: aku baik juga Lisa aku sangat merindukan mu.
"Lisa: aku juga sini kemari duduk Chan kamu juga duduk.
"Bona: hei apa kamu menyukai Chan??
"Yuni: hah ma,,maksud nya pertanyaan itu untuk ku??
"Bona: iya cepat jawab.
"Lisa: Bona kamu apa apaan kenapa bersikap seperti ini..
"Yuni: tidak apa apa,,, aku tidak menyukai Pak Chan karna di hati nya sudah ada seseoarang.
"Bona: sykurlah kalau kamu tidak menyukai nya, dan wanita mana yang di sukai Chan.
"Chan: uhuk uhuk uhuk..
"Lisa: hhmmm Chan maaf kan Bona ya.
"Chan: tidak msalah.
"Yuni: pak saya duluan pergi kr kantor soalnya masih ada kerjaan yang lain.
"Chan: baik lah kamu boleh pergi.
"Yuni: terima kasih pak.
__ADS_1
"Lisa: kamu juga tidak ikut pergi bersama Yuni??
"Chan: apa kamu mengusirku..
"Bona: tidak tidak Lisa tidak mengusir mu,,, Lisa kamu kenapa bicara seperti itu??
"Lisa: aku hanya menanyakan nya saja apa salah??
"Bona: tentu saja salah.
"Chan: sudah kalian jangan bertengkar, kalian sudah pulang kuliah.
"Lisa: iya.
"Bona: kamu tau tadi di kampus Lisa hmhmhm..
Aku secepat mungkin menutup mulut Bona dengan tanganku.
"Bona: Lisa kenapa kamu menutup mulut ku..
"Lisa: ikut dengan ku kemari Chan tunggu sebentar ya.
Aku menarik Bona kebelakang untuk bicara.
"Lisa: jangan memberi tahu Chan apa yang terjadi di kampus.
" Bona: memang kenapa??
"Lisa: kalau sampai kau menberi tahu Chan aku tidak ingin berteman denganmu lagi.
"Bona: Lisa jangan begitu aku janji tidak akan memberi tahu Chan.
"Lisa: bagus ayo sekarang ke meja lagi,,, maaf ya Chan.
"Chan: apa yang kalian bicarakan??
"Lisa: tidak ada.
"Chan: gimana hari pertama masuk kuliah apa menyenang kan??
"Lisa: tentu sangat senang sekali aku bisa bertemu dengan teman temanku.
"Chan: Lisa apa malam ini kamu ada waktu Kosong??
"Lisa: haha malam ini??
"Chan: iya malam ini..
"Lisa: maaf Chan aku sudah ada janji dengan Daniel untuk bertemu orang tua nya,,, oh iya hampir saja aku lupa luka di punggung mu bagaimana.
"Chan: sudah membaik.
"Lisa: maaf ya hari itu aku malah pergi tanpa mengobati lukamu dulu.
"Chab: tidak apa apa,, aku juga tahu siapa dalang penculikan kamu.
"Lisa: memang siapa??
"Chan: Sina dia yang membayar pereman itu untuk menculikmu.
"Lisa: tapi kenapa dia berbuat seperti itu??
"Chan: dia cemburu melihat kita saat berada di ruangan ku.
"Lisa: wajar saja dia cemburu dia kekasihmu.
"Chan: aku sudah jelas kan berapa kali kalau Sina bukan kekasihku, aku sudah menolak nya saat di jeju dan juga aku memututus kontrak dengan nya demi dirimu.
"Lisa: hah apa?? demi diriku.
"Chan: oh maaf aku harus segera kembali kekantor masih ada begitu banyak perkerjaan aku permisi dulu..
__ADS_1
Kenapa aku biacara seperti itu pada Lisa, dan lagi aku merasa kecewa saat Lisa bilang dia akan bertemu dengan orang tua Daniel apa hubungan mereka seserius ini sampai Daniel memperkenal kan Lisa kepada orang tua nya.