Dua ceo tampan

Dua ceo tampan
Episode 36


__ADS_3

 


 


Saat sampai di rumah Daniel menggendong ku ke dalam.


"Lisa: Nil aku bisa jalan sendiri.


"Daniel: ssttt kamu sedang sakit jadi biar kan aku melayani mu.


Aku pun hanya mengganguk kan kepala ku, daniel membawa ku ke kamar dan aku berbaring di ranjang ku.


"Daniel: kamu belum makan kan.


Aku menggeleng kan kepala ku.


"Daniel: mau aku buat kan bubur??.


"Lisa: memang bisa???


"Daniel: tidak,  aku akan memesan nya heheee.


"Lisa: aku pikir kamu bisa membuat bubur.


"Daniel: aku akan memesan bubur untuk mu dan sekalian menyuruh asisten ku untuk membawa kan mu obat.


"Lisa: Nil jangan terlalu berlebihan aku hanya ke capean saja.


"Daniel: kamu pacar ku jadi aku berhak memanja kan mu "sambil memegang ke dua pipi Lisa.


"Lisa: terima kasih Nil.


20 menit kemudian obat dan bubur pun datang.


"Daniel: Lisa sekarang kamu makan bubur dulu lalu minum obat dan istirahat.


"Lisa: baik lah.


Aku memakan bubur yang daniel kasih padaku.


"Daniel: Lisa apa boleh aku bertanya??


"Lisa: tentu kamu ingin bertanya apa??


"Daniel: kenapa kamu tidak cerita kalau kamu pindah Kerja ada toko kue dan pindah ke mini market kenapa??


"Lisa: mini market hanya lebih dekat dari rumah ku saja jadi aku keluar dari toko kue.


"Daniel: tapi kamu disana sudah kerja 3 tahun pasti ada sesuatu kan??


"Lisa: tidak, sudah lah jangan tanya aku seperti itu lagi aku pusing.


"Daniel: maaf kan aku Lisa aku membuat mu pusing bubur kamu sudah habis sekarang kamu minum obat lalu tidur aku akan kembali ke rumah sakit lagi.


"Lisa: baik lah,  berikan obat nya pada ku.


Aku pun meminum obat dari Daniel setelah aku meminum obat Daniel pamitan kalau dia akan kembali ke rumah sakit lalu dia pun pergi sebelum pergi dia mencium kening ku dan aku kaget sekali karna ini kali pertama aku di cium seorang lelaki,  setelah Daniel pulang aku tidur.


 


 


(rumah)


"Chan: mah apa mama tau kalau Lisa sakit.


"tidak mama tidak tau,  kalau begitu kita ke rumah nya menjenguk mama khawatir sama Lisa.

__ADS_1


"chan: apa yang mama khawatir kan pacar Lisa dokter..


" poko nya mama mau ke rumah Lisa kamu antar kan mama.


"Chan: kenapa tidak dengan sopir saja?


" mama ingin pergi bersama mu, ayo berangkt sekarang.


"Chan: ya sudah tunggu aku berganti baju dulu.


 


 


(rumah Lisa)


Tok tok tok.


"Lisa: sebentar.


"Bona: Lisa...


"Lisa: Bona kamu datang juga.


"Bona: gimana ke adaan mu saat ini?


"Lisa: aku sudah agak baikan tadi Daniel memberi ku obat.


"Bona: waah Lisa pacar mu sangat keren dan tampaaaaan udah gitu ceo lagi waah.


"Lisa: sudah jangan berlebihan begitu,  Bona kamu menginap di rumah ku kan?


"Bona: tentu sayang aku pasti menginap disini mana mungkin aku meninggal kan mu dalam ke adaan sakit seperti ini.


"Lisa: terima kasih, "pintu terketuk.


"Lisa: aku coba buka dulu ya.


Aku membuka pintu yang sedarita tadi di ketuk.


"Lisa: tante Chan kalian disini?


"tante dengar kamu sakit jadi tante kesini


"Lisa: aku sudah membaik ko yuk masuk.


" ini siapa Lisa.


"Bona: hallo aku Bona teman Lisa.


" hallo saya Kristal mama nya Chan dan ini anak saya.


"Bona: hallo Chan.


"Chan:haii.


"Lisa gimana keadaan mu sekarng?apa kamu sudah makan? sudah minum obat? lalu mana yang sakit?


"Chan: mah pertanyaan mama begitu banyak Lisa bisa pusing.


"Lisa: aku sudah membaik ko aku sudah makan dan minum obat


" syukur lah kalau kamu sudah baikan tante sangat khawatir sayang kenapa kamu tidak memberi tau tante kalau kamu sakit??


"Lisa: maaf tante aku hanya tidak ingin merepot kan mu saja..


"tidak kamu sama sekali tidak merepot kan tente malah tante senang kalau kamu menghubungi tante kamu sudah tante anggap sebagai anak tante sendiri.

__ADS_1


"Lisa: terima kasih tante.


"Bona: waaah Lisa di samping mu banyak sekali orang baik aku jadi senang apa lagi Chan OMG sangat tampan sekali lebih tampan Chan ke timbang Daneil.


"Lisa: huuus Bona jaga ucapan mu, maaf tante Chan atas ucapan Bona barusan.


"Bona: maaf ya aduh mulut ku ini tidak bisa di kontrol..


"tidak apa apa.


"Chan: hmm Lisa apa kita bisa bicara berdua saja.?


"Lisa: apa yang mau kamu bicarakan?


"chan: ikut saja dengan ku.


Chan menarik ku ke dalam kamar aku tidak tau apa yang akan Chan bicarakan.


"Chan: Lisa aku ingin menjelas kan masalah di jeju itu.


"Lisa: stop Chan kamu jangan mengungkit itu kembali.


"chan: aku tidak bersama Sina dia memang menyatakan cinta padaku tapi aku menolak nya karna orang yang aku suka bukan dia.


"Lisa: lalu siapa orang yang kamu suka?


"Chan: di hadapan ku orang yang aku suka.


"Lisa: ma,,maksud kamu aku?


"Chan: iya aku menyukai mu aku tidak tau kapan rasa suka ini ada tapi aku suka dengan mu Lisa.


"Lisa: cukup Chan cukup kamu tidak tau malu dengan kamu bicara seperti ini kamu tidak tau aku kekasih sahabat mu lebih baik kamu hapus rasa suka mu padaku dan kamu kembali pada Sina.


Saat aku bicara Chan mencium bibir kan dan aku sangat kaget karna Chan berani melakukan itu.


"Lisa: Chaaaaan apa yang kau lakukan? "dengan mendorong Chan.


"Chan: maaf kan aku Lisa aku hanya tidak ingin kamu bicara tentang Sina karna kamu yang aku suka "sambil memeluk Lisa.


"Lisa: lepas Chan lepas kamu sudah gila ya aku kekasih sahabat mu.


"Chan: apa kamu tidak menyukai ku??


"Lisa: ti,,tidak aku tidak menyukai mu lebih baik kamu sekarang pergi.


"Chan: baik lah kalau memang itu mau mu aku kan pergi dari ke hidupan mu tapi ijin kan aku mencium mu untuk yang terakhir kali.


Aku hanya mengganguk lalu Chan mencium ku kenapa aku tidak bisa menolak ajakan Chan dan kenapa aku harus berkata kalau aku tidak menyukai Chan kenapa aku tidak berterus terang saja kalau aku juga menyukai Chan tapi bagaimana dengan Daniel.


"Chan: terima kasih karna kamu sudah memperboleh kan aku mencium mu aku akan pergi.


Chan ke luar dari kamar ku dan aku mengikuti dari belakang.


"Chan: mah ayo sekarang kita pulang.


"memang kalian sudah bicara.


"Chan: iya kita sudah bicara sekarang kita pulang ini sudah malam dan Lisa juga harus istrihat..


"baik lah,, Lisa tante pulang ya Bona tolong jaga Lisa.


"Bona: pasti tante..


Lalu Chan pergi hati ku sangat sakit seperti di sayat pisau tapi ini sudah menjadi ke putusan ku aku lebih baik merelakan Chan bersama Sina,  dan ciuman pertama ku Chan yang merebut nya dari ku.


 

__ADS_1


 


__ADS_2