Dukun Dewi Langit Dan Bumi

Dukun Dewi Langit Dan Bumi
Episode 1


__ADS_3

Salah satu sekolah SMA yang berada di daerah Korea Selatan tepatnya di Andong provinsi Gyeongsang Utara.


Kelas 2-3


”Bangun~"


Seorang Guru laki laki datang kedalam kelas 2-3, guru tersebut sebelum memulai pelajarannya ia sedikit mencairkan keadaan di dalam kelas tersebut terlebih dahulu.


''Aduh bau...Buka jendelanya sana! Mandi dulu dong sebelum berangkat!!!"


Semua murid dikelas itu menanggapi dengan tertawa mendengar candaan dari bapak guru. Tetapi ekspresi dari bapak guru berubah kaget setelah melihat salah satu muridnya yang duduk di belakang tengah tertidur pulas.


"Siapa itu yang tidur di belakang?'' pertanyaan yang datang dari bapak guru membuat semua murid menoleh ke tempat duduk yang diduduki oleh temannya itu yang sedang tidur deangan pulas-pulasnya.


''Oh dia... Park Sung-ah pak..."


seorang murid tidak sengaja melihat ekspresi muka siswi tersebut dan langsung merinding karena wajahnya pucat pasi seperti belum tidur berminggu minggu.


''Wah... Coba lihat mukanya tuh! Kadang dia kelihatan kayak lagi kesurupan, lho"

__ADS_1


''Seram...''


Park Sung-ah, 18 tahun. Tokoh utama perempuan yang dikenal sebagai Dewi Langit dan Bumi, sang dukun di wilayah tempat tinggalnya. Siang jadi siswi SMA biasa, malam jadi dukun. Sudah 5 tahun dia menjalani kehidupan ganda seperti itu.


''Sudah biarkan, kayak baru pertama kali lihat dia aja!''


Sung-ah selalu tidur dikelasnya karena ia harus bekerja di malam hari untuk menyambut tamu tamunya yang berdatangan ke tempat prakteknya untuk diramal atau memberikan jimat yang dibutuhkan oleh tamu -tamunya. Ia memiliki satu sahabat laki-laki yang duduk sebangku dengannya, ia bisa mengerti dan memahami situasi Park Sung-ah dan ia satu satunya teman yang tahu bahwa Sung-ah adalah dukun yang berada di daerahnya yang disebut sebagai Dewi Langit dan Bumi.


''Park Sung-ah! kamu tidur atau mati sih''


Ia memandangi Sung-ah sambil tersenyum melihat sahabatnya yang sedang tidur dengan nyenyak disampingnya.


Pyo Jiho adalah teman Sung-ah sejak kecil. Pyo Jiho berusia 18 tahun. Saat Sung-ah pingsan karena kecapean atau habis di rangsuki leluhurnya, Pyo Jiho lah yang menggendongnya dan membawanya ke UKS. Pyo Jiho lah yang selalu ada di samping Sung-ah sampai sampai mereka selalu di gosipkan berpacaran oleh teman temannya di sekolah mereka. Tapi tak bisa dipungkiri bahwa teman beda jenis pasti di tengah-tengah pertemanan mereka ada benih benih cinta di antara mereka, entah itu ceweknya atau cowoknya yang menyukai sahabat lawan jenisnya itu dan itulah yang juga mereka rasakan.


Yah... Karena Sung-ah tidur selama jam pembelajaran, ia tak menyadari bahwa semua pembelajaran sudah ia lewati dengan mimpi indahnya itu.


''Pelajarannya sudah selesai...''


Pyo Jiho hanya bisa sabar menghadapi kelakuan nyeleneh temannya itu, yah... siapa lagi kalo bukan Park Sung-ah '_'

__ADS_1


Sekarang jam sudah menunjukkan di angka setengah 7 sore. Semua murid sudah mulai keluar dari kelasnya dengan mengendong tasnya masing - masing.


''kamu tuh... Kok bisa sih di sekolah tidur sampe kayak begitu?''


Pyo jiho dan Sung-ah sedang berjalan keluar dari kelasnya sambil berbincang - bincang.


Sung-ah sedikit terkejut dengan pertanyaan Jiho yang menanyakan hal yang seharusnya ia sudah ketahui.


'' Kamu kan tau~ kalo malam aku gak bisa tidur~''


'' Yah kalo tidurnya kayak tadi sih, malam mau tidur juga gak bisa''


mendengar perkataan Jiho, Sung-ah mulai tersulut emosinya.


''mau ngajak beranten ya?''


''mangkanya...''


Tiba - tiba ada cewek menghampiri mereka yang dari tadi tidak disadari oleh mereka berdua bahwa cewek tersebut sudah mengawasi mereka dari jauh.

__ADS_1


''Sung-ah, kamu keterlaluan kamu ninggalin aku begitu saja?''


Sung-ah terkejut dengan tangan yang menepuk bahunya dan tidak di sangka bahwa itu adalah teman dekatnya yang berambut pendek bernama Park Ayaong yang berumur 18 tahun.


__ADS_2