
Tiga hari telah berlalu dimana Kayla ada di tempat yang asing. Kayla yang dengan semua pelayan dan ruangan yang besar dimana semua keperluan dirinya sudah disediakan.”Apa semua ini?,”ucap Kayla yang duduk di teras sambil melihat ke arah halaman yang luas.
“Rumah yang cukup besar. Tapi ini sebenarnya dimana,”ucap Kayla yang merasa frustasi. Sampai ingatan itu datang dimana ditubuh yang ditempati Kayla adalah seorang gadis dewasa yang sudah beranjak usianya dari 17 tahun ke 18 tahun. Yang bernama Kayla Matasari dan dia memiliki adik yang bernama Maya Matasari. Adik ini Kayla ini sangat cantik dan disukai oleh tunangan dari Kayla. Saat itu tubuh dari pemilik ini mengetahuinya saat mereka ada di danau bersama-sama.
Kayla Matasari yang mendengar pembicaraan mereka sangat membuat dia terkejut dan hendak melabrak mereka berdua. Tapi tidak disangka adinya dan tunangannya itu medorong Kayla Matasari jatuh ke danau yang juram.”Jadi apa Kayla Matasari ini dimana dia sekarang.Tapi tidak aku sangka nama dia dan namaku sama,”batin Kayla yang duduk sambil menikmati teh pagi.
“Tapi jika di ingat kembali Kayla Matasari seperti tidak asing ya,”ucap Kayla yang masih mencoba mengingat kembali kenangan dari pemilik asli. Tapi usaha itu sangat sia-sia hanya da ingatan saat Kayla Matasari jatuh dari danau. Disaat Kayla sedang merenung ayahnya datang untuk berkunjung.
“Putriku Kayla bagaimana kondisi kamu?,”ucap ayah Kayla.
“Aku baik saja ayah. Tapi kenapa ayah datang ke sini, apa ada hal yang ingin ayah sampaikan,”ucap Kayla yang masih belum terbiasa dengan apa yang dikatakan oleh dirinya sendiri.
“Ayah tahu kalau kamu masih tidak mengingat ayah. Jadi kamu tidak usah memaksa diri kamu sendiri. Pasti ada saatnya ingatan kamu kembali Kayla,”kata Ayahnya.
“Terima kasih ayah. Tapi Ayah datang ke sini ada apa?,”ucap Kalya yang melihat ke arah ayah Kayla di dunia lain.
“Apa kamu masih ingat dengan bisnis yang kamu jalankan Kayla,”kata Ayahnya.
“Bisnis apa yang ayah katakan?,”ucap Kayla yang tidak ingat detail bisnis yang dilakukan oleh Kayla. Tapi yang diketahui Kayla dari ingatan pemilik tubuh bisnis ini gagal karena adiknya dan tunangannya. Ayah Kayla yang masih melihat dengan tatapan serius.
“Jadi kamu tidak ingat dengan apa yang sudah kamu katakan kepada kami sebelum kamu ingin melakukan bisnis pertama kamu Kayla,”ucap Ayahnya yang terlihat dimana matanya sedikit serius.
__ADS_1
“Ayah tahu kamu iri dengan adik kamu yang sukses menjalankan bisnisnya. Tapi kamu tidak boleh seperti ini Kayla,”kata Ayahnya lagi.
“Maksud ayah apa Kayla tidak mengerti,”ucap Kayla yang sepertinya dia akan di usir dari tempat dia berasal.
Ayah Kayla melihat ke arah putrinya yang masih tidak mengingat dirinya.”Putriku sayang ayah akan kirim kamu ke rumah nenek dan kakek kamu yang ada dibarat. Apa Kayla tidak masalah dengan usul ayah. Untuk kamu memulihkan diri kamu,”kata Ayahnya.
Kayla yang mendengar itu tidak tahu kenapa hatinya merasa sakit dan sedih.”Apa pemilik tubuh ini tidak mau pergi dari rumah ini,”batin Kayla.
“Tapi ayah kenapa kamu harus pergi ke tempat nenek dan kakek dibarat. Apa ayah ingin mengusirku dari rumah ini dna kamar ini. Karena bisnis yang aku lakukan,”ucap Kayla dengan polosnya.
“Bukan begitu putriku. Tapi kamu sudah janji dengan ayah bukan dan kamu juga sudah menadatangni kontra yang kita buat,”ucap Ayahnya yang memberikan kontra yang sudah disepakati oleh ayah dan Kayla yang asli.
Kayla yang membaca isi kontranya dimana di situ tertulis kalau ayahnya akan mengizinkan Kayla menggunakan uang untuk melakukan bisnis. Tapi didalam surat juga tertulis jika bisnis yang dijalankan oleh Kayla gagal maka Kayla harus mau menuruti keinginan ayahnya untuk pergi ke barat dimana nenek dan kakeknya berada.
“Kayla,”ucap ayahnya yang seperti tidak suka dengan apa yang dikatakan oleh Kayla.
“Ayah dengarkan aku dulu ini untuk masa depanku dan adik juga,”ucap Kayla dengan wajah sedih.
“Apa yang kamu katakan untuk kebaikan Maya dan kamu,”ucap ayahnya. Kayla hanya menganggu saja dimana Kayla hendak untuk membatalkan pertunangan dia dengan calon yang sudah dipilihkan ayahnya. Kayla saja sudah tidak ingat nama tunangan dia.
Ayah Kayla yang menvoba untuk mendengarkan apa yang akan dikatakan oleh Kayla.”Jadi apa yang ingin kamu katakan kepada ayah Kayla,”kata Ayahnya.
__ADS_1
“Jadi ayah mau mendengarkan kata dari putrimu ini,”ucap Kayla. Ayah hanya menganggu saja menuggu Kayla untuk membuka mulunya. Kayla yang tidak tahu harus dimulai dari mana untuk menceritakannya.
“Tapi saat aku cerita ayah jangan marah ya,”ucap Kayla yang tertunduk.
“Ayah tidak akan marah kepada kamu jadi apa yang ingin putriku sampaikan kepada ayah soal Maya adik kamu,”kata Ayahnya yang tidak sabar.
“Baiklah ini soal tunanganku yang ayah pilihkan. Kurasa Maya suka dengan tunangan saya, jadi aku hendak bilang kepada ayah untuk membatalkan pertunangan ini sebelum pergi ke barat,”ucap Kayla yang sedikit sedih.
“Apa yang kamu katakan. Kayla kamu jagan menuduh adik kamu. Ayah tahu kalau adik kamu itu unggul dari pada kamu. Tapi kamu tidak bisa menjelekan dia,”ucap Ayahnya.
“Ayah aku tidak menuduh Maya adiku. Tapi saat itu aku melihat Maya bersama dengan tunanganku. Ayah masih tidak percaya, jika ayah tidak percaya kenapa ayah tidak bertanya saja kepada Maya. Apa dia suka atau tidak dengan tunanganku. Aku hanya ingin kami berdua tidak saling menyakiti saja,”ucap Kayla yang dengan wajah sedih.
Dimana ayah memilih Maya dari pada dirinya.”Apa karena beda ibu ya ayah suka dengan Maya dari pada aku,”batin Kayla yang sedang berpikir. Tapi wajah Ayah hanya bisa terdiam.”Baiklah ayah akan tanyakan kepada Maya. Jika memang benar adik kamu Maya suka dengan John. Apa kamu tidak masalah untuk membatalkannya untuk adik kamu,”ucap Ayah.
Kayla menganggu setuju dengan apa yang dikatakan oleh ayahnya. Tapi dalam hati Kayla merasa senang jika Maya mau mengaku kalau John suka dengan dia. Jadi dia memiliki kebebasan untuk memilih pasangannya sendiri setelah dia pergi dari rumah ini pergi ke bart.
“Tapi bagaimana kondisi dibarat apa akan sama dengan selatan,”batin Kayla. Dimana dia tidak tahu kondisi dunia yang dia tinggali ini. Ayah Kayla yang segera pergi dari kamar Kayla menuju ruang kantornya. Ayahnya tidak lupa menyuruh pelayan untuk memanggil Maya perihal permintaan Kayla.
Saat itu Maya sedang bersama dengan ibunya minum teh bersama.”Nona Maya anda dicari tuan besar ke ruangannya,”ucap pelayan yang memberikan pesan.
“Apa ayah mencariku, untuk apa?,”kata Maya yang melihat ke arah pelayan tersebut.
__ADS_1
“Maaf nona saya tidak tahu apa alasannya. Tapi tuan besar ingin bertemu dengan nona Maya setelah dia keluar dari kamar nona Kayla,”ucap pelayan.
“Apa Kayla sudah ingat ya ma. Jika dia sudah ingat kita dalam masalah,”ucap Maya yang mulai takut. Tapi ibunya menenangkan Maya agar bertemu dengan ayahnya.”Kamu tenang saja tidak mungkin Kayla akan membicarakan tentang kamu,”ucap ibu Maya. Lalu apa yang akan terjadi saat Maya bertemu dengan ayahnya.