
❀sebanyak apa dosaku??❀
Di pagi hari itu aku pasti selalu keluar rumah, pagi hari di tempatku itu pasti udah rame... Aku pun keluar rumah, orang-orang pun langsung terdiam yang tadinya rame,aku tau itu karena aku,mereka membicarakan ku dengan berbisik-bisik,aku hanya bisa bersikap bagaikan aku tidak tau hanya itu yang bisa kulakukan...,aku baru sadar kalo Fifi ada di dekatku...dia bener-bener telah membenciku,dia mendorong ku masuk kerumahku... "Jishi kamu Taukan nama baikmu udah gak ada?!!" Saat dia berkata itu aku jadi diam sejenak, akhirnya aku pun berbicara "Fi kamu dah berlebihan!"
Beginilah dunia ku... "Nama baikku hilang??,kan dah dari dulu aku gak punya nama baikk, dan terus kenapa??!, Adakah hubungan nya sama kamu??!, Nama baikkmu masih ada kan,YAKAN!"
setelah dia mendengar perkataan itu dia pun hanya langsung pergi
"Maaf jishi" "maaf apa?"
Tiba-tiba ada banyak orang,warga...yang datang ke aku "ke-kenapa ini??"tanya aku pada mereka "kamu telah membunuh orang..!" "A-aku gak bunuh!!" Mereka bener-bener gak percaya sedikit pun ini benar-benar dah berlebihan!
"DASAR KAMU FIFI!!!" Aku benar-benar benci Fifi dasar!,dasar! Sampai dia memfitnah ku begini...! "Kamu membunuh kan?!!" "A-aku??"
"Pembunuh mana mau ngaku!!,jujur!"
"Sa-saya jujur ini hanya dilebih-lebihkan!"
Mereka akhirnya melepaskan aku... Aku udah pasrah gak tau harus gimana lagi, siapa yang bisa membenarkan ini kan?!!
Siapa sekarang yang mau percaya padaku..., Hujan mulai datang... Ya memang gak terlalu deras tapi yang namanya hujan pasti tetap basah...
Dan yang hanya bisa kulakukan adalah pergi ke halaman sekolah, sekolah sudah hancur berantakan,aku pergi ke halaman sekolah..., Hanyalah bisa berharap untuk mati..., Jelas seharusnya aku tidak di perbolehkan ke halaman sekolah, karena halaman sekolah dekat dengan laut yang dalam konon atau mitosnya laut itu adalah penghubung tempat lain,banyak orang yang tidak ditemukan karena tenggelam di laut ini, kebanyakan karena dari sekolah ini, tapi bagiku ini tempat yang indah,hujan semakin deras langit mulai gelap... Dan ada Fifi buat apa dia disini???
"FIFI KAMU MAU NGAPAIN?!!!"
teriakku padanya
"Jishi...,aku dah gak tahan ini semua karena mu.." jawab dia kepadaku
Apa kah mungkin Fifi mau bunuh diri...
"FI,KENAPA?!! ORANG TUAMU??!"
"Orang tuaku??"
"Ya fi... Dia membutuhkan mu kan??'
"ORANG TUAKU MATI KARENA KAMU!"
"A-AKU??"
"MEREKA KECELAKAAN ANDAI KAN AKU GAK IKUT KAMU!"
"Kenapa selalu aku??..."
"Andai saja aku gak bersama mu!"
Aku menyoba untuk membujuk Fifi berkali-kali tapi apa yang bisa kulakukan dia bener-bener udah pasrah dasar...
"BODOH LEPASKAN AKU JISHI"
"FI KMU MASIH CUKUP BUAT HDUP KAN"
"LEPASKAN!" "GAK!!"
hujan pun semakin deras laut makin naik
Sudah lah aku gak tau harus buat apa,aku pun coba lari ke ke pinggir tapi gak ada yang bisa dilakukan pada akhirnya kita tenggelam...
Aku mulai gak bisa sadarkan diri mencoba minta tolong tapi apa gunanya
Aku mencoba melihat Fifi tapi dia sudah tak terlihat sama sekali ini memang benar adalah salahku... Aku pembawa sial, aku mulai gak sadarkan diri,, dengan cepat air masuk ke badankuu... Tolong...
Ngak ada gunanya... Apa yang harus kulakukan.... Akhirnya aku pun mulai tidak sadarkan diri... Aku gak bisa berenang apa kah ini akhirku??..
"Eh... Imutku?? Bangun..."
Seketika ada yang bagai memanggil ku...
Aku mulai sadarkan diri mungkin?? Yang aku lihat adalah seorang laki-laki,
Hari terlihat sudah pagi Kembali, secepat ini kah??....,
"Apa??! Eh kamu siapa??"
__ADS_1
Tanya aku dengan kaget
"Aku?? Aku adalah pahlawan mu..."
"Ha?? Dimana aku??!!"
"Oiya kamu gk liat aku pnya tanduk gitu?"
"Eh iya-iya kamu punya tandukk,asli bukan??,kok warnanya ungu??"
Dengan bodohnya aku bertanya itu
"Orang macam apa kamu??!"
"Eh katanya kalo ada tanduk ada buntut"
"Kamu pinter lawak jugak"
"Ma-maapp..."
Tiba-tiba dia cium kening ku?? Seketika aku jadi malu:v tanpa sadar juga aku langsung baik sama dia?? Aku kan gak kenal...
"A-apa yang kamu lakukan?!!" Aku pun bertanya kepadanya
"Ha?"
"Aku kaya kenal kamu,kamu familiar..."
"Aku? Namaku Arpa yang paling mulia"
"Badan kamu kok luka-luka?"
"Gak... Ini cuma lecet"
"Lecet itu luka!"
"Gak"
"Iya!"
"Apa imutku??"
"Kamu imut."
"Masa:V"
"Ya...."
"Kamu iblis yah??"
"Kalo boleh tau namamu siapa??"
"Aku jishi,kamu apa gak familiar??"
"Kamu...,mulai sekarang pacarku!"
"Apa?? Maksud mu??"
"Selamnya plis...."
"Kamu kayak anak kecil, seganteng ini masa kaya anak kecil..." Tanpa sadar aku memegang pipinya sambil berkata itu pipinya banyak luka... Kasar...
"kamu suka aku ya..."
"Ha??!,gak ada!" Aku pun langsung lepas tangan ku yang ada di pipinya...
"Plis ya kamu jadi pacarku..."
Dia pun langsung mohon-mohon kalau dia pengen jadi pacarku.
"Oke-oke..." Didalam hati pun aku berkata "kamu ganteng jugak sih:V"
"Ayo,imutku..."
"Kemana??"
__ADS_1
Dia pun tiba-tiba mengendong ku? Aku juga baru sadar kalo dia itu tinggi...,aku bener-bener familiar dengan nya... Dia pun bawa Aku ke sebuah tempat yang sangat besar...
Tempat yang bener-bener asri
"Ini dimana??" Dan dia hanya jawab
"Beljarlah yang pintar ya,imutku,sayngku"
"A-apa?? Ini sekolah gitu??"
"Yap"
"Ak-aku kesini??"
Dia pun memberikan ku sebuah kartu
Dan dia pun berkata"berikanlah ini pada mereka" "siapa??"
"Ya udah lah,, kita tetap pacaran ya..."
Tiba-tiba setelah di mengatakan itu dia langsung hilang?!
"Hai" aku kaget karena tiba-tiba ada orang yang mengatakan itu aku pun langsung berbalik arah (badan)
Dia pun mengatakan nya lagi,atau bertanya kepada ku lagi
"Hai?siapa kamu untuk apa disini??"
"Eh ak-aku juga gak tau??..."
"Terus?? Apa gunanya kamu di sini?"
"Eh sante-sante mbak..."
"Kamu penyusup??"
"Bu-bukan..."
"Terus siapa,, JAWABB.."
"Oiya... Ini aku punya kartu..."
"Kartu apa???!"
"Ini..." Aku pun memberikan kartu itu ke cewe itu,cewe cantik yang berkacamata... Dia pun kayanya jadi kaget karena melihat kartu itu...
"Kenapa??"aku pun bertanya kepadanya
"Ka-kamu??!"
"Ya aku suruh memberikannya..."
"Arpa??, kamu tau gak dia itu siapa!"
"Ya... Iblis mungki??"
"Ka-kamu beber-bener...kenapa laki-laki
Itu gak bunuh kamu??"
"A-apa??dia itu baikkok..."
"Baiklah dengan sangat hormat kamu di ijin kan tinggal di sini."
"Apa??"
"Sebelum masuk resmi kamu-
akan di tes dulu"
"Baiklah...."
Aku bener-bener gak mudeng apa yang dia katakan.. aku pun di bawa ke sebuah tempat, laboratorium mungkin,kalian tau itu adalah tempat yang besar sangat terlihat kebersihan nya tempat ini bener-bener besar!.
▲▶▼◀▲▶▼◀▲▶▼◀▲▶▼◀
__ADS_1
Lanjot:>