Ephemeral

Ephemeral
12.


__ADS_3

"Ada apa paman kau memanggilku tadi?" Tanya Will l yang sedang memasuki ruangan kemudian menutup pintu.


"Aku dengar-dengar Stev e adalah kakak kelas mu ya di sekolah?" Tanya paman nya.


"Iya benar. Memangnya ada apa paman tiba-tiba membicara kan Stev e ?"


"Begini... Kau bisa mengajak nya kemari buat menemuiku tidak?"


"Mengajaknya kemari?! buat apa?"


"Kau pernah mendengar tentang cerita ada orang yang memasuki portal itu dan tidak pernah kembali sampai sekarang kan? Selain orang tuamu, orang tua Stev e juga termasuk salah satu diantara mereka."


"Iya aku juga sudah tau tentang itu paman."


"Aku ingin bertemu dengannya dan aku juga ingin meminta maaf padanya karena waktu itu aku malah menghilang darinya sesudah aku berjanji akan mengembali kan orang tuanya yang hilang karena kesalahanku."


"kemudian kemudian apa aku harus terus bersembunyi darinya? Apa aku juga harus menghabis kan seluruh hidupku dengan rasa bersalah padanya? Aku tau kamu khawatir padaku tapi buat kali ini tolong bantu aku Will l ."

__ADS_1


"Baiklah paman, besok aku akan membawa Stev e kemari buat menemuimu. Tapi pada saat kau berbicara dengannya ijin kan juga aku disini buat mendengar kan nya."


"Tentu... Terima kasih Will l !" Ujar pamannya itu sambil tersenyum padanya.


Keeso kan harinya pun di sekolah Will l menemui Stev e .


"Will l kamu mau kemana?" Tanya Aku u melihat Will l yang meninggal kan kelas.


"Ada sesuatu hal yang harus aku kata kan padanya."


"Tapi kamu gak mau berantem sama Stev e kan?"


"Enggak kok, kamu tenang aja lagian juga ngapain aku berantem lagi sama dia." Ujar Will l yang sambil mengelus kepala Aku u .


Will l pun pergi menghampiri Stev e di kelasnya dan kebetulan juga Stev e yang baru ingin keluar dari kelas dan melihat Will l yang sedang berdiri disana.


"Apa kau punya waktu siang hari ini? Pamanku ingin bertemu denganmu." Tanya Will l pada Stev e .

__ADS_1


Pada saat jam pulang sekolah sudah tiba Will l pun kembali menemui Stev e dan mengajaknya buat datang ke rumah.


"Ikut denganku!" Ujar Will l yang meminta Stev e buat mengikutinya.


Spoiler next bab: 🌹


"Sudah lama tidak bertemu denganmu." Ujar pamannya yang berbicara pada Stev e .


Tetapi Stev e terlihat hanya menatapnya saja dan tidak mengeluar kan sepatah kata pun dari mulutnya.


"Aku tau kau marah padaku Stev e ... Maaf kan aku karena aku sempat menghilang sesudah berjanji a kan membantumu buat menemu kan orang tuamu kembali. Tapi kau tenang saja aku tidak akan memaksamu buat memaaf kan ku." Ujarnya berbicara pada Stev e .


"Aku sekemudian menunggumu buat datang menemuiku dan menepati janjimu itu padaku." Ucap Stev e yang mulai berbicara membalas ucapan paman Will l tadi.


"Aku tidak pernah membencimu tapi aku hanya kecewa karena kau menghilang seolah-olah menghindari ku! Aku tidak pernah memintamu buat cepat menemu kan cara buat mengembali kan orang tuaku!" Lanjut Stev e berbicara.


"Maaf kan aku karena telah mengecewakanmu Stev e dan meninggalkanmu sendirian waktu itu." Balas paman Will l pada Stev e sambil menatap wajahnya.

__ADS_1


__ADS_2