Fans Number One

Fans Number One
Pelukan


__ADS_3

Namaku Angela Bilbila Sari, Aku hanya anak yatim piatu yang diadopsi oleh Keluarga Sahabatku Kirana Larasati Adipati, ayahnya bernama Adipati Permana merupakan Pengusaha Kertas di Indonesia yang cukup terkenal. Ibunya bernama Citra Kumala yang memiliki butik lumayan besar di Jakarta.


Kirana sendiri adalah sahabatku dari sekolah SMA Tunas Bangsa, aku mendapatkan beasiswa sekolah disana. SMA tunas bangsa adalah sekolah elit yang semua Muridnya memiliki latar belakang kaya raya.


Hanya aku saja disana yang miskin. Disanalah aku betemu dengan Kirana yang selalu menolong aku ketika teman teman yang lain mengejek dan merendahkan aku.


"Heiii..kampung kamu bener gak tau malu yah, kamu itu merusak nama baik sekolah kita tau gak, Dasar miskin, Seharusnya kamu tu sadar diri. Kami tu gak pantes berada disini" Siska salah satu temanku yang selalu mengejek dan merendahkan aku.


Siska teriak kepadaku. Aku kira kejadian seperti ini hanya ada di film korea yang aku tonton saja ternyata nyata padaku.


Aku berusaha tidak menjalin komunikasi dengan siska dengan tidak menjawabnya.


Siska anak orang kaya. Orang tuanya merupakan pengusaha kayu di Jakarta. sebenarnya ayah Siska dan Kirana adalah teman baik. Tetapi anaknya justru sebaliknya mereka sama sekali tidak pernah bertegur sapa. malah menjadi musuh bebuyutan.


" Kenapa kalau dia miskin, Apa Karna kamu kaya Siska.? sehinga pantas kamu berlaku seperti itu" Jawab Kirana kesal.


Dari pembelaan Kirana diawal pertemuan kami. Disanalah kami dekat dan sekarang malah menjadi saudara. Kirana sendiri merupakan gadis yang berparas cantik dengan rambut ikal bergelombang dengan wajah tirus keturunan Turki.


Kirana yang melihat aku terus dibully akhirnya meminta papa nya untuk mengadopsi aku sebagai anaknya. Orang tua Kirana juga yang tau dengan sifatku langsung menyetujui permintaan anak kesayangannya itu.


Tak terasa sudah 2 tahun berlalu. Hari ini ada acara pesta kolega papa. Kami semua diharap hadir diacara tersebut. Kirana sendiri adalah anak satu-satunya keluarga Adipati.

__ADS_1


"Huuh.. Sebenernya aku malas datang kepesta itu. Tetapi kata papa tadi ini acara Rendra Diningrat. ahh ..punyaku..punyaku..punyaku"


Aku cengengesan sendiri ketika tahu kalau hari ini adalah acara keluarga idolaku.


Saat ini kami tengah menikmati sarapan pagi bersama. Mereka semua tidak menyadari kalau aku tersenyum senyum sendiri.


Yahh. Aku adalah Fans Number One dari Rendra Diningrat. Dia adalah Pengusaha No 1 di Asia. Rendra keturunan Indonesia Turki.


Wajahnya sangat sangat tampan. dia bukan Artis tapi sering sekali masuk infotaiment karna dia dari keluarga kaya di indonesia dan Asia.


Perusahaannya ada dimana mana dari perhotelan, pertambangan, Supermarket, Minyak, Developer, Tempat Hiburan, kertas, bahkan Mall terbesar di Indonesiapun itu punya keluarganya.


Rendra tidak bisa didekati wanita wanita seperti ku. Itu hanya mimpi, jangan berharap dia akan menoleh untuk wanita sepertiku.


Setelah sampai dipesta perusahaan Rendra, Aku sudah bisa melihat Rendra dari jauh yang sedang berbicara dengan teman bisnisnya.


"OMG !! Gantengnya Rendra, Aku padamu." gumamku dalam hati.


Aku melihat kearah Rendra yang datang dengan pakaian formalnya setelan jas 3 potong berwarna hitam yang pas sekali ditubuhnya.


Aku sendiri mengenakan dress diatas lutut berwarna Peach dengan leher terbuka yang kelihatan sexy dimata kaum lelaki.

__ADS_1


Malam ini Rendra berjakan dengan tatapan datar dan dinginnya. Walaupun dia jarang tersenyum, sombong dan Arogant. Itulah daya tariknya. Aku menyukai semua didalam dirinya. Rendra mempunyai pesonanya sendiri walaupun dia diam sekalipun.


Sebenarnya, Aku cantik, Aku seharusnya diumur saat ini sudah memiliki kekasih. Namun aku takut, Aku wanita biasa tidak pantas dengan lelaki kaya. Sedangkan perkumpulan temanku semua adalah orang berada.


Kirana sahabatku selalu bilang. kalau aku ini sangat cantik. Rambut panjang hitam alami lurus dan lembut. Mata coklat dan hidung mancung serta bentuk muka seperti orang Turki. Sebenarnya dulu pada saat kami SMA. banyak yang mendekatiku tapi aku sadar.


Aku hanya anak panti asuhan dan mereka semua bahkan dari keluarga kaya raya. Jadi aku merasa tidak pantas untuk dicintai.


Rendra sepertinya menyadari aku yang selalu memperhatikannya. Akupun sungguh seperti seorang fans yang benar tergila-gila dan malu-malu sendiri ditatap seperti itu.


"Kirana.. akkhh lihat.. Rendra melihatku, aku malu Kirana" gumamku pada Kirana sambil memegang lengan Kirana.


"Angela, berhenti bermimpi, kita masih umur 22 tahun bahkan baru lulus kuliah. Dia sudah berumur 28 tahun, tidak mungkin dia menyukai wanita seperti kita. Itu hanya mimpimu, ayo bangun Angela. Kamu sudah bermimpi terlalu jauh. hahahaha"


Kirana menjelaskan padaku sambil tertawa dan menepuk pipiku.


"Hmmm. Kirana, bahkan kalau ini mimpipun aku sudah sangat bahagia. Hanya dalam mimpi aku bisa bersamanya Kirana"


Sambil beteriak aku berkata gemas ke Kirana. Kirana sepertinya menghela nafasnya panjang dan menatapku malas. Akupun memanyunkan bibirku. uhhh tidak pengertian.


Aku melihat dari jauh semua wanita menatap Rendra dengan penuh puja bagaimana tidak. Rendra sangat sangat tampan. Tetapi dia tidak tersentuh. Itu hanya mimpi.

__ADS_1


Rumor mengatakan Rendra tidak bisa disentuh wanita seperti kami. Dia akan merasa jijik jika berdekatan dengan wanita.


TBC...


__ADS_2