
"Selamat kepada murid" kelas 6 yang sudah 6 tahun menimba ilmu di sini saya harap kan kalian semua tidak melupakan guru" dan teman" di sini dan kalian bisa mendaftar di SMP favorit kalian."sambutan dari kepala sekolah saat perpisahan di SD Reva.
setelah acara selesai mereka pun bubar dan foto bersama untuk kenang"an ada yang menangis ada yang senang dan ada yang tidak mau berpisah dengan teman" nya.
"Rev loe kalo SMP jangan lupain kita yah." kata Lisa sahabat Reva di SD siswi perempuan hanya 5 anak di kelas Reva.
"Yaelah gimana lupain kalian orang pasti ketemu lagi kan di SMP."jawab Reva tergelak hingga membuat semua sahabat nya tertawa.
Reva tergolong murid yang pintar di SD bahkan ia tak jarang di ikut sertakan dalam lomba antar sekolah di berbagai tempat dan ia menjadi perwakilan kelas 6 untuk menyampaikan pidato perpisahan nya.dia juga sangat ceria dan sederhana bahkan selama ini teman" nya sudah mulai mengenal cinta monyet hanya diri nya saja yang belum mengerti cinta.
"Rev loe pulang sama gue yah."ajak Evi dan di angguki eh Reva...mereka berdua memang Kaka sepupu karena ayah Evi adalah Kaka ayah nya Reva dan Reva menganggap Evi sebagai Kaka kandung nya karena mereka sudah bersama sedari orok.
"Dadah gaes besok ketemu lagi yah daftar SMP kita bareng"."kata Reva lalu meninggalkan sahabat"nya.
Reva mendaftar sekolah bersama teman lelaki nya Dika dan davit mereka berdua teman Reva di SD dan bahkan saingan Reva saat ada tes atau ujian karena nilai mereka selalu salip menyalip.
"Eh rev nanti temenin gue yah jangan pisah gue blm ngrti smp."kata davit.
"Yaelah ya kali gue ngikutin loe terus."gerutu Reva.
"Yaudah Rev loe sama gue ajh."Dika menimpali.
"Aelah sama ajh."gerutu Reva lalu meninggalkan mereka berdua.
"Ehh revaa tunggu."teriak kedua anak lelaki itu.
"Apa sih."kesal Reva.
__ADS_1
"Beneran deh gue ga bisa sendiri nanti loe temenin yah."kata davit dengan nada memohon.
"Gue juga Rev kalo gue ga bisa kan loe bisa ajarin gue."kata Dika.
Reva memutar bola mata nya malas.namun ia juga beruntung karena ia mendaftar sekolah di kawal oleh kedua teman lelaki nya...begitu lah Reva ia tidak pilih"teman dan jujur ia lebih suka berteman dengan teman laki" karena mereka pasti akan menjaga nya.
"Iya"."sahut Reva malas.
mereka pun berjalan sejajar menuju SMP untuk mendaftar sekolah dan seperti biasa Reva di tengah saat berjalan karena kedua teman lelaki nya ingin menjaga nya.
"Ehh apa"an sih gue ngga nyaman nih jalan di tengah" kalian."kesal Reva karena mereka berdua menjaga nya seperti anak kecil.
"Ehh biar loe aman Rev kalo loe di pinggir nanti keserempet motor gimana coba?."jawab Dika yang berada di pinggir.mau tak mau Reva hanya menurut.
setelah mereka sampai di SMP mereka mengambil map untuk di isi.
mereka pun duduk bertiga di kursi dan mengisi formulir masing" dan sampai ada guru yang mengatakan kalau ruangan laki" dan perempuan itu terpisah.
"sana loe masuk ruangan A gue masuk ruangan B."titah Reva.
"Emang ngga bisa bareng ajh yah?."tanya Dika.
"Ya engga lah udah sana masuk."kesal Reva pada kedua sahabat nya itu.
"Nanti pulang bareng yah Rev."kata davit dan di angguki Reva.
Mereka pun masuk ke ruangan yang berbeda Reva duduk di sana sendiri tanpa ada yang menemani nya jika saja tidak di pisah mungkin kedua sahabat nya sekarang ada di samping nya.
__ADS_1
"Dika sama davit gimana Yah di sana?."gumam Reva.
"Ehh Dika ini gimana gue bingung sama soal yang ini."tanya davit pada Dika.
"Ahh gue juga bingung kalo ajh ada Reva pasti kita bisa nih ngerjain ini."sahut Dika.
dan Reva hanya santai mengerjakan beberapa pertanyaan di sana.
saat selesai Reva keluar ruangan nya dan nampak menunggu kedua sahabat nya itu.setelah tak lama muncul lah kedua sahabat nya.
"Kalian bisa?."tanya Reva
"Lumayan."jawab kedua nya bersamaan.
di sana mereka bertemu teman" yang lain Gita,Lisa,Dea,dan juga Evi.
"Ka gue pulang sama loe yah." pinta Reva pada Evi dan di angguki oleh Evi.
"Lah Rev kita gimana?."tanya Dika dan davit.
"Kalian kan cowo masa bergantung sama gue yang anak cewe gimana sih kalian."jawab Reva membuat Dika dan davit saling berpandangan.
"Yaudah gue pulang dulu yah." kata Reva.
"Hati" Rev."kata davit.
Author sengaja yahh bikin cerita anak SMP karena ini ada sangkut paut nya sama cerita nyata nya othor ngga papa kan yah kalo othor tuang ke novel.jangan lupa tinggalkan jejak ❤️.
__ADS_1