First Love Cinta Bersemi Di SMP.

First Love Cinta Bersemi Di SMP.
Chapter 3


__ADS_3

pagi hari nya saat hari Jum'at Reva menyalami kedua orang tua nya dan berangkat ke sekolah dengan jalan kaki.saat melewati jembatan terdengar suara teriakan teman" nya.


"Reva!!."teriak davit dan Rozak.


Reva memutar bola matanya malas dan berputar balik menghadap kedua sahabat nya.


"Apa?."tanya Reva malas.


"Tungguin Napa."kata Rozak dengan napas terengah engah karena lari mengejar Reva.


"Iya"."jawab Reva singkat.


dan seperti biasa nya mereka berangkat ber 5 Evi,Reva,davit,dika dan Rozak.


entah karena sudah terbiasa atau bagaimana Evi selalu berada di depan sana kalau berjalan karena kata nya kalau di belakang engga di anggap oleh mereka berempat.


"Eh Rev nanti loe pulang dulu?."tanya davit.


"Emang kenapa?."tanya Reva bingung.


"Kan nanti kita Pramuka revv."jelas davit.


"Pramuka?."tanya Reva bingung karena ia blm tau ada Pramuka di sekolah nya.


"Iya lah loe pulang dulu?." tanya Dika.


"Iya lah gue pulang dulu kali."jawab reva.


mereka pun berjalan sampai ke sekolah.


"Reva!!!."teriak melanda yang suara nya bak toak masjid.


"Hiss berisik tau ngga."kesal Reva.


"Rev loe baru datang?."tanya zalfa.


"Iya?."jawab Reva.


"Udah yok masuk."ajak puji.


"Yoo."jawab mereka serentak.


saat mereka memasuki kelas nya entah ada apa gerangan mereka tiba" menjadi pusat perhatian di kelas nya.


"Eh ada yang salah yah sama gue?."bisik Reva pada zalfa.


"Engga ko tapi kenapa yah pada liatin gitu."jawab zalfa yang juga heran pada teman" sekelas nya.


Mereka pun duduk di kursi mereka masing".


"Rev nanti loe pulang?" tanya zalfa.

__ADS_1


"Iya gue pulang dulu."jawab Reva.


"Eh Rev di liatin nih sama si Dani."bisik melanda pada Reva.


"Hiss apaan sih."kesal reva.jujur Reva memang merasa tidak nyaman jika terus menerus di tatap seperti itu.


akhir nya semua mata pelajaran di hari Jum'at pun berakhir dan siswa siswi semua nya sudah bubar untuk pulang dan seperti biasa Reva di tunggu oleh sahabat nya.


"Rev ayo nanti loe telat Pramuka nya."ajak davit.


"Loh vit ko loe pulang? kan loe dah bawa alat" buat Pramuka ko pulang sih?."tanya Reva heran.


"Udah loe pulang gue juga pulang."jawab davit santai.


mereka pun pulang bersama sama.


hingga akhir nya mereka berangkat ke sekolah sama" lagi karena ada ekstra kurikuler Pramuka di sekolah mereka.


"Rev hati" kalo ke kelas."ucap davit.


"Iya" gue ngerti gue bukan anak kecil lagi ko."jawab Reva kesal.


"Loe bukan anak kecil tapi kita bertiga bakal jaga loe kaya anak kecil."kata Rozak.dan Reva hanya mengerucutkan bibirnya.


"Gue ngga suka di anggap anak kecil."rengek Reva.


"Udah" sana masuk kelas."titah Dika.


mereka semua berpisah dan masuk ke kelas masing".


prit...prit...prit...suara peluit yang di tiup oleh Kaka dewan sekolah mereka menandakan semua siswa harus berkumpul di lapangan.


"Ayo Rev cepet."ajak zalfa menggandeng tangan Reva.


"Iya" bentar pake topi dulu."kata Reva lalu mereka berlari menuju lapangan walaupun kelas mereka sebenar nya berhadapan dengan lapangan.


semua siswa sudah berbaris berdasarkan regu mereka masing".


"Wahh banyak banget."Gumam Reva karena baru pertama kali nya semua siswa di kumpulkan menjadi satu.


saat upacara di mulai Reva hanya berdiri dan mengikuti semua perintah pemimpin upacara.


"Masih lama ngga sih gue pusing."gumam nya karena sangat panas dan membuat Reva kepanasan.


wajah nya pun pucat karena pusing dan blm makan tadi sebelum berangkat pramuka.kaka kelas di belakang Reva melihat Reva pucat pun segera membawa Reva ke belakang untuk istirahat.


entah lah Reva tak luput dari pandangan ke tiga sahabat lelaki nya.


"Eh Reva kenapa dik?."tanya davit pada Dika.


"Gatau kaya nya dia sakit deh muka nya ajh pucet kaya gitu." jawab Dika.

__ADS_1


"Reva pasti blm makan deh tadi."Rozak menimpali.


setelah ucapa selesai Reva pun kembali ke kelas nya dan duduk di samping zalfa.


"Rev tadi loe ngga papa?."tanya zalfa.


"Ngga ko cuma pusing ajh dikit."jawab Reva dengan senyum.


"Revaa!!! loe ngga papa kan? Apa yang sakit? yang mana?."tanya melanda panik hingga suara nya bisa memecahkan jendela kelas.


"Gue ngga papa ko Mel."jawab Reva santai membuat melanda lega.


"Rev loe kalo berangkat makan dulu biar ngga pusing." kata puji dan di angguki Reva.


kaka kelas pun segera mengisi kegiatan Pramuka di dalam kelas dengan materi dan beberapa permainan lalu di lanjut dengan lagu".


Hingga akhir nya Pramuka itu selesai dengan mengadakan upacara apel sore.setelah itu semua siswa bubar.


Reva,zalfa,dan melanda berjalan sejajar dan puji sudah pulang duluan.diam" ada yang memperhatikan melanda dari jauh yaitu anak kelas sebelah dan bertanya pada teman SD nya yang kebetulan satu kelas dengan melanda.


"Ehh...tu cewe nama nya siapa?."tanya lelaki itu ketika melihat melanda,Reva dan zalfa.


"Yang mana?."jawab teman nya yang satu kelas dengan Reva.


"Ituu yang pipi nya Chubby."kata lelaki itu.


"Ohh itu melanda."jawab teman nya itu yang di ketahui nama nya adalah iim.


"Ohh melanda...Cantik yah."kata lelaki itu yang tak lain adalah Syarif.


"Cantik tapi crewet suara nya ajh bisa mecahin kaca jendela."kata iim lalu berlalu pergi.


Sedang kan Syarif masih memandangi melanda dari kejauhan ia sedang tertawa bersama Reva dan zalfa di sepanjang jalan sebelum pulang.akhir nya mereka pun terpisah di gerbang.


"Reva!!."teriak sahabat Reva.


"Apa?."jawab Reva malas ia sudah tau pasti sahabat nya sangat khawatir tadi.


"Loe ngga papa? apa yang sakit? cepet bilang ke gue."tanya Rozak tidak sabaran.


"Ngga ko gue ngga papa."Jawab Reva santai.


"Loe makan dulu sebelum berangkat biar ngga pusing." kata davit.


"Ahhh iya" udah ayo pulang gue cape."ajak Reva.


"loe bisa jalan kan?."tanya Dika.


"Bisa lah gue punya kaki."jawab Reva kesal.


mereka pun berjalan menuju pulang karena hari sudah semakin sore saat itu.

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak ❤️.


__ADS_2