First Love Cinta Bersemi Di SMP.

First Love Cinta Bersemi Di SMP.
Chapter 7


__ADS_3

...Hallooo semua nya💗Othor up lagi nihhh,kangen ga sama cerita othor? Hihiwww,semoga kalian suka part kali ini yahh💗Happy Reading semua nya💗....


sampai saat istirahat ke 2 Reva dan kedua teman nya masih berkumpul di tempat yang sama.


"Rev,Lo pulang sekolah ada acara?" tanya melanda.


"eumm,engga deh kaya nya" jawab Reva.


"emng kenapa Mel" tanya zalfa menimpali.


"sekali kali,kita jalan" bertiga yuk?" ajak melanda


"Wahhh boleh tuh" senyum Reva mekar saat mendengar ajakan melanda.


tapi sesaat setelah itu,senyum nya pudar lagi


"tapi kaya nya Rozak Dika sama davit ngga ijinin deh" kata Reva dengan lesu.


"yahhhh" ucap zalfa dan melanda bersamaan.


"Kecuali kalo gue ajak salah satu dari mereka,pasti gue di bolehin" kata Reva.


"yahhh pasti ngga asik banget kalo ada cowo" tolak melanda.


"Tapi kita juga ngga bakal pergi tanpa Lo Rev" timpal zalfa.


"Coba deh nanti pulang sekolah,gue omongin sama mereka,nanti kalo boleh gue chat kalian" ucap Reva lalu mereka mengangguk.


Bel pulang pun berbunyi dan ke empat sahabat Reva sudah menunggu di depan kelas Reva.


"Loh? Lo udah keluar duluan zak?" tanya Reva kepada Rozak


"hmmm Lo lama jadi gue tungguin di depan" jawab Rozak dan Reva hanya bisa meringis.


"Karena Reva udah satu kelas sama Lo,Lo jadi lebih gampang jagain dia zak, Jangan sampe di godain sama cowo" kelas lo" ucap Dika.


"hmmm iya,Reva aman sama gue" jawab Rozak dengan PD nya.


"eummm,guys nanti gue mau pergi sama melanda sama zalfa" ucap Reva membuat semua sahabat nya berhenti berjalan.


"kemana?" belum apa" davit sudah menatap nya dengan horor


"Sama siapa?" Dika jauh lebih horor.


"Gue temenin" bummmm,itu kata" Ter horor dari Rozak.


"engga mau,gue bukan anak kecil lagi,gue pengin pergi sama temen" gue,Gue rasa gue berhak deh buat jalan" sendiri,buat keluar" sama temen" gue,kalian jangan ngatur" gue terus donk,gue cape di giniin terus" tolak Reva dengan nada bergetar serasa ingin menangis.


"Rev kita giniin Lo,juga demi kebaikan Lo,di luar sana banyak banget orang jahat Rev, kita cuma pengin jagain Lo dari mereka" Rozak menyentuh kedua bahu Reva dan mencoba memberikan pengertian.


"Iya gue tau,tapi gue pengin pergi sama mereka,sekaliiii ajh,ijinin gue,kalo ada apa" pasti gue kabarin ko" bantah Reva.


"Kaya nya emng sekali kali Reva butuh healing sama temen" nya zak,biarin dia pergi" ucap davit seakan mengerti dengan perasaan Reva.


"Iya,Lo boleh pergi,asal kalo ada apa" Lo kabarin kita" ucap Rozak membuat senyum Reva sangat" merekah.

__ADS_1


"ngga ada lagi yang berharga bagi kita selain senyum bahagia nya Reva zak" ucap Dika dan Rozak serta davit mengangguk setuju.


mereka hanya sekedar sahabat,tapi mereka bak Kaka kandung untuk Reva.


"Yeyyy akhir nya boleh pergi,makasih yahhh" ucap Reva dengan senyum termanis nya.


"sama" udah gausah senyum" Mulu,manis banget,nnti gue kepincut lagi" ucap Rozak mengelus kepala Reva.


mereka berjalan sekitar 15 menit lalu sampai di rumah masing".


"Ibuu" panggil Reva kepada ibu sati yang sedang memasak di dapur.


"iya sayang? kamu sudah pulang?" tanya ibu sati.


"sudah Bu,ini Reva mau langsung siap" mau pergi sama temen" Reva" jawab Reva.


"makan dulu yahh" ucap ibu Reva dan Reva mengangguk.


||Reva||


Guys gue di bolehin pergi sama bodyguard" guee


||Melanda||


Seriusan? Gass lah nanti jam 2 gue otw ke rumah Lo,zalfa nanti bawa motor sendiri kan?


||Zalfa||


***Iya" gue bawa motor sendiri ko,Lo jemput Reva ajh,Nnti ketemu di depan sekolah yah.


begitu lah kira" chat antara ketiga sahabat di grup mereka.


"Udah set 2,siap" dulu kali yahhh" ucap Reva setelah makan,lalu ia bersiap",mandi dan sedikit memoles wajah nya dengan bedak baby dan lip gloss bening,karena bibir Reva sudah pink alami.


setelah ia siap,ia melepon melanda agar cepat menjemput nya dan mereka pergi jalan" bersama


"Rev kita ke alun-alun ajh yah" ajak melanda


"boleh tuh" jawab Reva.


mereka pergi ke alun" bersama dan berputar putar alun" dengan membawa berbagai makanan yang mereka beli.


"Mel,bukannya itu Syarif?" bisik zalfa.


"ohh iya,Dia ngapain yah?" jawab melanda.


"gatau" jawab zalfa.


"apa sih?" tanya Reva tak mengerti


"Ada Syarif Rev,Lo ikut gue dulu yah,biar melanda bisa ngobrol sama Syarif" ajak zalfa dan Reva mengangguk polos.


"Hai Mel?" sapa Syarif.


"hai?" jawab melanda.

__ADS_1


"Sendirian ajh?" tanya Syarif.


"ohhh engga,tadi sama Reva sama zalfa juga,tapi mereka lagi pergi" jawab melanda.


"ohh,boleh gue temenin?" tanya Syarif dan melanda pun mengangguk.


mereka mengobrol banyak,bercanda tawa tanpa kelihatan beban satu pun sampai melanda melupakan kalau Reva sudah sendirian di pojok alun".


"Ya Allah,aku pulang sama siapa ini?,udah sore,zalfa juga pulang duluan tadi,melanda masih asik sana Syarif,Ngga enak kalo mau ganggu" lirih Reva


ia sangat bingung,karena jam sudah menunjukkan pukul setengah 6 sore dan dia sendirian di pojok alun".


terbesit ide dalam otak nya,ia harus menelpon Rozak


"Hallo,zak Lo bisa jemput gue?" tanya Reva saat panggilan sudah terhubung.


"Lo dimana? Lo gapapa kan? Lo sama siapa? Sharelok skrng,gue jemput" jawab Rozak tak sabaran dan terkesan panik.


"gue di alun" pojok alun" lebih tepat nya" jawab Reva.


"oke gue otw skrng,Lo tunggu situ" kata Rozak.


"hati" yah" lalu telpon terputus.


20 menitan Reva menunggu Rozak,akhir nya dia sampai juga.


"Lo sendirian? melanda sama zalfa dimana?" tanya Rozak.


"melanda lagi ngobrol sama Syarif dari tadi,ngga enak kalo gue ganggu,zalfa udh pulang dari tadi,kata nya dia mau jemput ibu nya"jawab Reva lirih.


"Astaga melanda bener" kebangetan,ngga inget apa kalo dia bawa temen" Rozak sangat" geram kepada melanda karena ia sudah melupakan Reva


"Ayo pulang,gue anter sampe rumah,udah mau maghrib nanti Lo di cariin Bu sati" ajak Rozak dan Reva pun mengangguk.


di perjalanan,Reva hanya memandang ke kanan dan kiri,Kaki nya sudah sangat lelah,dan ia juga mengantuk,karena hari sudah petang juga.


"Lo ngantuk?" tanya Rozak dan Reva mengangguk.


Rozak menarik tangan Reva dan menuntun nya untuk memeluk nya dari belakang.


"Tidur ajh,nanti kalo udah sampe gue bangunin" titah Rozak dan Reva menurut.


sungguh tidak ada kata" baper di antara mereka,karena Rozak hanya menganggap Reva sebagai adik dan Reva menganggap Rozak juga sebagai Kaka nya.


setelah sampai,Rozak tidak membangunkan Reva,karena Reva terlihat sangat lelah,jadi ia tak tega membangunkan nya.


ia malah mengangkat tubuh Reva ala bridal style dan meletakkan nya di kamar Reva.


"tidur yang nyenyak adik cantik" ucap Rozak setelah mengelus kening Reva.


"Terimakasih yah nak Rozak" ucap ibu sati.


"Iyah Bu,sama", Sebenernya ibu ngga usah makasih,soalnya ini udah tugas Rozak buat jagain Reva" jawab Rozak membuat ibu sati tersenyum.


"Kalo gitu,Rozak pamit dulu bu" kata Rozak lalu menyalami tangan ibu sati.

__ADS_1


...Mau next? Spam like n vote nya dulu donk🔥....


__ADS_2