
"Astaghfirullah pak dosen ngagetin" ucap intan
"Kamu panggil apa barusan" tanya ifran
"Pak dosen mesum" ucap intan santai.
"Apa kamu ingin saya hukum hmmm" jawab Irfan
"Awas aja aku tidak akan izinkan pak dosen mesum tidur di sini" ucap intan
"Hmmm kalau saya mesum sama kamu mau apa, apalagi saat ini kamu terlalu seksi malam ini " jawab Irfan mengedipkan mata melihat penampilan istri bar bar nya
Bu
"Jangan mesem yah aku tidak mau awas kamu keluar dari kamar aku" ucap intan memberontak di pelukan Irfan.
"Jangan banyak gerak nanti handuk kamu terjatuh dan semua saya akan lihat seluruh tubuh ini" jawab Irfan masih setia memeluk tubuh sang istri
"Ih lepasin " ucap intan
"Gak mau dilepas gimana" jawab Irfan datar
"Lepasin... Lepasin aku mohon jangan kaya gini aku gak mau " ucap intan
"Diam atau saya akan meminta secara paksa mau kamu" jawb Irfan membungkam bibir istrinya
Intan memukul dada bidang Irfan karena sudah kehabisan nafas.
"Lepas lepasin kamu mau bunuh aku" ucap intan berbicara di sela sela ciuman dari suaminya.
Irfan yang melihat muka istrinya pucat itu lantas melepaskannya.
"Intan hey intan bangun jangan kaya gini" jawab Irfan cemas karena istrinya tidak sadar diri karena ulah nya.
'ya Allah apa yang harus aku lakukan saat ini istriku pingsan oleh perbuatan ku" ucap Irfan dalam hati
Irfan bergegas memakai baju dan memakaikan baju istrinya karena. Ia akan membawa istrinya pergi ke rumah sakit.
"Assalamulaikum ummi, " salam Irfan
"Walaikumsalam nak Irfan kenapa kaya cemas sekali ada apa katakan nak" ucap ummi
"Gini ummi intan tiba tiba pingsan gak tau kenapa dia gak bangun bangun" jawba Irfan
__ADS_1
"Asataghfirullah nak ummi lupa intan belum makan semenjak pulang tadi kuliah dia mempunyai riwayat lambung. Dari bayi dia kalau telat apa minum atau makan kaya gini akan ujung ujungnya dirawat di rumah sakit." Ucap ummi
" Ya Allah Irfan juga salah gak langsung aja makan tadi " jawab Irfan.
"Iya ini bukan salah kamu nak" ucap Abi
"Iya Abi kata ahli pengobatan thibbun nabawi, Ustadz Muhammad mengatakan, banyak keterangan dari Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wassalam yang menjelaskan tentang substansi dari sikap seseorang terhadap penyakit atau ketika sedang sakit.
"Adapun cara berobatnya itu disesuaikan dengan perkembangan zaman," katanya saat dihubungi Okezone beberapa waktu lalu.
Ustadz Harsan juga menambahkan, saat zaman Nabi terdapat obat -obatan tradisional yang bisa membantu meredakan penyakit, obat yang dimaksud seperti madu hingga herbal. Namun demikian sifatnya hanya mencegah, bukan mengobati.
"Madu atau herbal atau yang lainnya itu sifatnya hanya pencegahan saja atau preventif. Tetapi apabila sudah ada diagnosa dari dokter didukung dengan data hasil laboratorium atau radiologi yang mengindikasikan penyakit tertentu, maka sebaiknya mengikuti saran dokter dan mengikuti saran dokter ini adalah bagian dari ketaatan kepada Allah SWT dan sunnah Rasulullah SAW," paparnya
Namun demikian, pengobatan alami ala Rasullah Shalallahu alaihi wassalam bisa jadi alternatif bagi manusia yang menderita sakit maag. Yaitu dengan mengonsumsi madu dan herbal.
Mengonsumsi madu dapat menggantikan ranitidine (obat maag). Ibnu Qayyim Al-Jauziyah menjelaskan, dalam kitabnya 'Ath-Thibbun Nabawi'. Bahwa suatu ketika ada seorang sahabat datang menghadap Rasulullah dan mengeluhkan perutnya yang terasa sakit. Kemudian Rasulullah, menyarankan agar sahabat tersebut mengonsumsi madu.
Setelah tiga kali mengonsumsi madu karena atas saran Rasulullah, sahabat tersebut akhirnya sembuh dari penyakit perutnya yang diduga maag (saat ini).
Kemudian, ada juga doa agar nyeri maag atau perut Anda cepat sembuh. Doa ini juga sering dibacakan Rasulullah, yaitu dengan cara meletakan tangan di atas perut. Sebagai berikut:
A'uudzu billahi wa qudrotihi min syarri maa ajidu wa uhaadziru. Aku berlindung kepada Allah dan kekuasaan-Nya dari keburukan yang sedang aku rasakan dan yang aku khawatirkan" (HR. Muslim). Ucap Irfan.
"Iya bener kata kamu nak" jawab Abi
"Iya nak itu kewajiban kamu sekarang menjaga putri Abi" jawab Abi
"Iya Irfan janji akan menjadi menjaga putri bar bar Abi dengan baik akan menjaga pola makannya mukai sekarang " ucap Irfan menyakinkan mertuannya.
"Iya nak jangan biarkan istrimu memakan makanan pedas dia suka jajan pedas secara diem diem" jawab Abi dan ummi
"Insya Allah akan selalu jaga istri bar bar Irfan." Ucap Irfan
***
Di ruang inap intan.
"Aww,,, sakit" ucap intan
"Bagaimana sekarang apa yang dirasakan mbak intan" tanya dokter paruh baya.
"Sakit perut intan dok " jawab intan
__ADS_1
"Nanti juga gak akan sakit lagi asal kamu rajin minum obat jaga pola makan kamu dokter udah kasih tau sama kamu kenapa kamu nakal tidak makan satu hari ini" ucap dokter
"He hehe. Intan nakal ya dok" jawab intan.
"Kamu ini susah dikasih tau ya maka dokter akan kasih tau suami kamu harus jaga ketat kamu mulai di dari sekarang." Ucap dokter
Intan memutarkan bola matanya malas mendengarkan ucapan suaminya apa lagi dokter. Tapi intan sadar kalau suaminya itu tidak main main dalam ucapnnya
Setelah itu Irfan dan mertuanya masuk ke kamar rawat intan. Membuka pintu kamar rawat.
Ceklek..
Terbuka pintu ruangan rawat intan. Disana seorang dokter keluarga.
"Assalamualaikum dok" salam semua nya.
"Walaikumsalm Bu, bapak , pak dosen " jawab dokter paruh baya.
"Dok gimana intan " tanya ummi
"Alhamdulilah mendingan tidak kaya dulu " jawab dokter
"Alhamdulilah terus apa keluhan istri saya" ucap Irfan
"Nak intan sangat baik cuman merasakan nyeri di perut karena nak intan belum makan tapi pak dosen tenang saja saya udah menyuntikan obat kedalam infusan nak intan" jawab dokter ..
"Iya terimakasih dokter sangat sabar menghadapi sikap istri saya" ucap Irfan
"Iya sama sama pak dosen, tapi titip dijaga kesehatan istrinya terutama pola makanya iya sangat rentang kalau telat makan akan jatuh pingsan secara tiba tiba " jawab dokter kepada Irfan
"Itu pasti dok saya akan ketat dalam menjaga kesehatan istri saya no satu." Ucap Irfan kepada dokter.
”yaudah saya permisi dulu, nak intan awas kamu nakal lagi saya gak segan segan bicara kepada suami kamu. Biar mendapatkan hukuman dari suami kamu biar kapok" jawab dokter.
" Iya dok terimakasih sekali lagi" ucap Abi.
"Sayang dengerin tuh kata dokter jangan nakal " jawab ummi
"Ih iya ummi ku sayang gak akan diulangi lagi" ucap intan
"Kamu tidak akan nakal lagi tapi sering diulangi " jawab Abi ..
"Ih apa sih Abi positif banget sama putrinya." Ucap Intan
__ADS_1
"Sayang gak sopan ngomong gitu sama orang tua kamu' ucap Irfan
Bersambung.....