
"Rasa cinta antara suami istri adalah fitrah alami dan sesuai dengan naluri, yang demikian itu tidak bisa dikatakan bahwa hal itu wajib menurut syari’at atau bahwa syari’at telah menyuruh untuk mengamalkannya, namun yang demikian itu cukup dengan dorongan naluri yang alami dari pada perintah syari’at yang baru.
Sungguh seorang yang membayangkan bahwa kehidupan rumah tangga itu perjalanan romantis, impian yang indah saja, maka dia sedang mencari sesuatu yang tidak ada wujudnya pada dunia nyata yang tabiatnya akan menyebabkan rasa capek, masalah dan kesulitan. Allah –Ta’ala" itulah yang dirasakan Irfan.
" Sayang kamu makan dulu ya" ucap Irfan pada intan.
"Iya tapi gak enak makanan di rumah sakit semuanya pahit " jawab intan cemberut memanyunkan bibirnya
"Sayang namanya juga lagi sakit mana ada enak enak makanan" ucap sang ummi
"Tapi intan gak mau makan kalau gak pasakan rumah " jawab intan cemberut.
Irfan yang maleihat tingkah manja sang istri tersenyum melihatnya.
"Tuh tanya suamimu masak apa buat kamu " ucap ummi
"Loh kok jadi harus nanya mas Irfan sih ummi" keluh intan iya kesel dengan suaminya
"Karena dia yang masak buat kamu"ucap ummi
"Udah gak usah banyak tanya" Abi ikut bicara karena intan tidak nurut kalau sama umminya
Intan langsung diem kalau abinya sudah berkata
"Kamu makan jangan banyak komen, dan ummi sama Abi pulang " ucap abbi.
" Iya Abi, ummi hati hati" ucap keduanya.
" Sekarang makan dulu terus minum obat kita pulang kalau abis infusan kamu" ucap Irfan.
Intan hanya pasrah nurut makan dan minum obat. Setelah minum obat intan mulai ngantuk dan meminta Irfan bersolawat dan mengusap kepalanya di balik hijab.
"Mass" panggil intan
"Ndalem sayang" jawab Irfan.
"Intan ngantuk tapi pengen di Elus Elus kepalanya sama disolawatin biar tidurnya nyaman" ucap intan mengguncang lengan suaminya
"Masya allah kenapa istri mas manja banget hari ini iya mas Elus dan bersolawat buat kamu" jawab Irfan tersenyum.
"Terimakasih suamiku yang tampan dan dingin " ucap intan tersenyum dan meledek
"Awas yah nanti sembuh kamu mas hukum biar gak bisa masuk kulah dan keluar kamar" bisik di telinga intan
Intan yang mendengarkan bisikan suaminya merinding. Membayangkannya.
Ma'as-salaamah fii amaanih Syaikhonaa
Allaahu Robbi-rham murobbii ruuhinaa (Yaa Robbanaa)
Advertisement
Ma'as-salaamah fii amaanih Syaikhonaa
Allaahu Robbi-rham murobbii ruuhinaa (Yaa Robbanaa)
Ya badrotim ya badrotimmin haza kulla kamaali
Maaza yu'a maaza yu'abbiru 'an 'ulaaka maqoalii
__ADS_1
Ya badrotim ya badrotimmin haza kulla kamaali
Maaza yu'a maaza yu'abbiru 'an 'ulaaka maqoalii
Ma'as-salaamah fii amaanih Syaikhonaa
Allaahu Robbi-rham murobbii ruuhinaa (Yaa Robbanaa)
Ma'as-salaamah fii amaanih Syaikhonaa
Allaahu Robbi-rham murobbii ruuhinaa (Yaa Robbanaa)
Solla 'alaikallahu robbii robbii daa'iman
Abadan ma'al ibkaari wal asoalii
Solla 'alaikallahu robbii robbii daa'iman
Abadan ma'al ibkaari wal asoalii
Ma'as-salaamah fii amaanih Syaikhonaa
Allaahu Robbi-rham murobbii ruuhinaa (Yaa Robbanaa) sholawat merdu Irfan
Sedangkan intan sudah tertidur dan sedang berada di dalam mimpi.
Irfan sedang mengerjakan tugas kamupus karena hari ini gak masuk kampus karena istrinya sakit. Ada beberapa tugas muridnya yang dikirim lewat email. Dan Irfan mulai memeriksa jawaban dari tugas murid muridnya satu persatu dan tidak lepas dari pelukan sang istri dipinggangnya.
Tiba tiba ada beberapa sahabatnya mengajak rehunian teman temannya waktu ngampus beritu ribut bunyi nada pesan masuk di grup aluminya.
Sekali kali intan bergerak dan tidur lagi, Irfan mengecup kepala istrinya kali kali.
"Assalamulaikum Lex low dimana?" Tanya Irfan pada Alex
"Walaikumsalam, gue masih di kantor bos ada apa ?" Tanya balik
" Gue mau minta bantuan selesaikan itu semua termasuk nilai murid muridku. Karena istriku sakit" ucap Irfan
"Lo ini siapa sih yang dosen dan sekaligus CEO disini kenapa harus gue" jawab Alex tak terima
"Lo banyak nanya gue potong loh gajih tiap bulan atau gak di gajih" ancam
"Wah gilanya Lo sama gue masa love gak kasih gue gajih sih dasar sahabat jananam Lo Irfan" jawab Alex pada Irfan
"Ha ha biarin biar tahu rasa Lo protes Mulu sih " ucap Irfan ketawa terbahak bahak
"Gila Lo awas gue aduin sama ibu bos biar gak dapat jatah malam pertama Lo" ancam Alex
"Lo mau ancam gue Lex " tanya Irfan
"Iya " jawab Alex singkat.
Intan terbangun mendengarkan suaminya bertengkar di vidoe call.
"Mas menapa berisik sekali aku terganggu tidurnya. Intan belum sadar ada Alex" ucap intan
"Assalamulaikum bu bos," salam Alex
Intan sempet bingung saat dirinya dipanggil Bu bos.
__ADS_1
"Walaikumsalam kak, maaf kak manggil Bu bos sama siapa?" Tanya intan
"Sama ibu bos yang baru bangun tidur" jawab Alex
"Hah a-aku " ucap intan menunjuk dirinya sendiri.
"Iya siapa lagi bukan Bu bos, istri dari ceo muda dan dosen." Jawab Alex.
"Apa benar mas ceo dan dosen dikamupus" ucap intan.
"Iya sayang maaf belum sempat cerita' jawab Irfan
"Dan satu lagi Bu bos kamupus yang Bu bos kuliah milik suami ibu bos, dan mall terbesar disini , dan rumah sakit, hotel dll" jelas Alex
"Hah banyak sekali kak" ucap intan
"Dan ada lagi ada ruko kecil menjual makanan seperti seblak, bakso, dll dan restoran yang di taman kota yang dihidangkan makanan makanan ala negara Korea dll"jawab Alex
"Itu semua atas nama Bu bos termasuk rumah mobil, dan cita cita Bu bos ingin mempunyai butik rumansa muslim dan ingin membangun tempat wisata, masjid masjid disetiap daerah, terus sekolah untuk warga tidak mampu di geratisin sampai kuliah. Dan satu lagi warung sedekah" ucap Alex lagi.
Irfan tersenyum melihat wajah terkejut istrinya.
"Masya Allah begitu mulianya mas mau membangun semua itu buat adik adik yang tidak mampu mas tau dari mana intan ingin membangun semuanya dan selalu bersedekah buat mereka" ucap intan menatap suaminya dengan mata berkaca kaca.
"Karena mas lihat kamu waktu kamu memberikan makanan yang di beli di kantin kampus dan memberikan uang sebelum memberi kepada mereka. Dan mereka begitu bahagia setiap hari anak anak itu bergantian mendapatkan uang dan makanan dari kamu sayang. Istri mas emang dibilang sangat bar bar dan tingah ajaib, jahil pada anak santri dan teman sekelas kamu , tapi dibalik itu semua mempunya cita cita mulia mas kagum dan semakin mencintai kamu dengan mas sendiri. " Jawab Irfan mengusap air mata di pipi sang istri
"Jangan menangis lagi mas tidak mau melihat kamu menangis kamu harus bahagia sayang" lanjut Irfan.
"Terimaksaih mas atas semua yang mas berikan aku tidak ingin itu hanya ingin mas selalu ada di sampingku menjadi rumah buat aku pulang " ucap intan sambil memeluk suaminya
"Sama sama sayang kebahagian kamu adalah yang utama. Buat mas dan mas juga sama kamu akan selalu menjadi rumah dan teman hidup mas cantik" jawab Irfan membalas pelukan sang istri.
Sedangkan Alex menyaksikan ke romantisan bosnya.
"Heiii,,, jangan pamer kemearaan ini ada yang jomblo" ucap Alex
" Makanya cepat nikah Lo Lex rese banget ganggu gue" jawab irfan.
"Mas jangan gitu kasihan kak Alex ya. Kak Alex mau sama saudara intan dari anak ammi Bayu dia begitu cantik dan sholehah dia akan berkunjung hari ini ke rumah sakit tadi ummi kasih tau intan apa kak Alex mau mengkhitbah kakak perempuan intan. Ia akan datang sama Ammi dan bibi kesini kalau mau kak Alex kesini sama orang tua kak Alex " ucap intan pada kak Alex
"Udah jangan banyak mikir, mau Lo jadi bujang lapuk Lo gak nikah nikah" ucap Irfan
"Hmmm baiklah, apa kan mau dia siapa namaya?" Tanya Alex
"Insya Allah mau kak karena kak Amelia dan kak amelia suka memakai kalung ini hurup A tunjuk hp kelayar leptop suaminya disana ada wajah cantik amelia memakai kalung yang hurup A kak amelia menunggu laki laki kecil yang dia tolong. Kak Amelia belum mempunyai pasangan cocok baut kak Alex" ucap intan
"Tapi kak Alex gak punya orang tua sudah meninggal pas kecelakaan dulu tapi ada anak perempuan yang narik kak keluar dari mobil kalau bukan karena dia kak sudah mati." Jawab Alex
Deg....
Jantung Alek tiba tiba berdetak kencang saat mendengarkan cerita intan. Ia sempat janji akan menikahi gadis yang menolongnya suatu saat.
Alex sedikit lega dan takut karena ia juga mencari gadis kecil waktu menolongnya.
"Apa kalungnya sama seperti ini Bu bos ?" Tanya Alex menunjukan kalung dengan huruf A Sama seperti milik Amelia.
"Ya kak sama kayanya kalian dipertemukan lagi dan menepati janji kalian waktu itu" jawab intan.
Bersambung......
__ADS_1