GADIS BAR BAR JATUH CINTA DUDA TAMPAN

GADIS BAR BAR JATUH CINTA DUDA TAMPAN
7.Duda Tampan


__ADS_3

" apaa bagaimana siti masuk rumah sakit kok bisa mirda cerita kan ke mama kejadian di rumah sakit mana Siti di rawat bagaimana keadaan nya " mirda pun memotong pembicaraan mama nya yang memberikan pertanyaan yang bertubi tubi.


" aduh ma kalau mau tanya satu satu dong ni gak kayak kereta api aja panjang kian main"ucap mirda


" ya udah kalian ada di rumah sakit mana biar mama kesana urusan bagaimana kejadiannya nanti pas mama ke rumah sakit sama papa " ucap mama mirda


" ya ma dirumah sakit harapan sekalian bawa baju ganti mirda Dona dan Siti ma " ucap mirda


" ya mama kesana sekarang " ucap mama mirda mematikan tlpn .


" aduh gini amat punya nyokap yang abrustrang


perilaku nya .nah tinggal bunda sama Abah mudahan gak kayak mama kaget nya , halo bunda " ucap mirda


" iya mir ada apa tumben nlpn Oya bunda mau nanya ni kalian kok blm plg udah jam segini loh ?" ucap bunda Dona


" iya Bun kita LG di rumah sakit si "


blm lagi si mirda selesai bicara hal yang sama terjadi persis yang di lakukan oleh mama nya .


" tu kan blm LG gue selesai bicara udah main potong aja kira in ini es potong apa malah pake acara teriak lagi kuping gue kan jadi sakit lama lama bisa ke THT gue " batin mirda sambil menjauh kan tlpn nya dari kuping .


" apa siapa yang masuk rumah sakit mir kok bisa dan kalian di rumah sakit mana kasih tahu bunda sekarang " ucap bunda Dona bertubi-tubi ke pada mirda .


" aduh gak mama gak bunda sama aja mirda blm selesai bicara bunda malah main potong aja " kesel mirda


" ya maaf bunda kan khawatir ada apa apa sama kalian bertiga , nah sekarang ada dirumah sakit mana dan siapa yang masuk rumah sakit " ucap bunda Dona


" di rumah sakit harapan Siti yang masuk rumah sakit bunda " ucap mirda


" ya udah bunda kesana tapi Abah gak bisa ke sana Abah LG ke kampung soal nya "


" ya Bun mirda tunggu "


setelah mirda memberitahu ke pada orang tua masing-masing mirda kembali bersama Dona yang LG nunggu selesai operasi Siti .


" bagaimana mir udah di kabari " ucap Dona


" udah entar lagi kemari apa blm selesai operasi nya Don " ucap mirda


" blm mir dari tadi kami nunggu dokter keluar " ucap Dona

__ADS_1


tak lama kemudian dokter pun keluar dari ruang operasi .


"bagaimana dok dengan teman saya "


" operasi nya berjalan dengan lancar dan pasien akan di pindahkan ke ruang rawat inap "


" pindah kan ke ruangan VVIP dok biar saya yang nanggung biaya nya "


" kalau begitu saya permisi "


Siti pun di pindahkan ke ruang rawat yang telah di siap kan .mirda dan Dona beserta Kenan mengikuti perawat yang akan membawa Siti ke ruang rawat . di ruang rawat Siti blm sadar kan diri mirda dan Dona senantiasa menemani nya .lalu Kenan entah kenapa dia ingin menemani Siti sampai Siti sadar .ada perasaan yang begitu cemas terhadap Siti padahal , mereka baru Kenan dua hari itu pun di hari wawancara Kenan udah tertarik terhadap Siti .


mirda dan Dona di buat bingung dan tercengang oleh sikap Kenan pasal nya Kenan layak nya seorang kekasih ,yang begitu khawatir dengan pacar nya padahal Siti dan Kenan hanyalah atasan dan bawahan.


" anu Presdir apa Presdir gak plg dan ganti baju ini udah malam Lo saya dan Dona akan menjaga Siti " ucap mirda hati hati .


" ya Presdir dari tadi Presdir bahkan belum makan dari tadi siang hingga sekarang dan ganti baju sama sekali .kalau Siti sudah sadar akan saya hubungi Presdir " ucap Dona


Kenan pun berpikir apa yang di ucap kan oleh mirda dan Dona ada benar nya juga .bahkan rapat dan jadwal nya pun di Kessel semua oleh asisten pribadi nya.


" baiklah kalau gitu saya permisi plg dulu untuk ganti baju ini no saya bila ada apa dan Siti udah sadar hubungi saya segera " ucap Kenan menyerahkan no hp ke mirda .


setelah pergi dari ruangan rawat Siti , Kenan pergi plg untuk menganti pakaian dan akan bergegas kembali lagi .


setelah sampai rumah Kenan memarkirkan mobil nya .para pelayan menyambut kepulangan Kenan .Kenan berjalan menuju tangga tempat di mana kamar nya . setelah itu dia bergegas mandi dan membersihkan diri nya.


saat di dalam kamar mandi Kenan berendam di dalam bak mandi .dia berendam sambil menenangkan pikiran nya.dia berpikir kejadian tadi siang saat di life . bagaimana mungkin dia begitu perhatian terhadap orang yang baru beberapa hari ini dia kenal .itu pun sebagai atasan dan bawahan.


setelah selesai mandi Kenan berpakaian dan turun kebawah untuk makan .perut nya udah kelaparan sejak tadi siang .dia bahkan tak sempat makan siang di kanti rumah sakit karena begitu khawatir terhadap Siti dan menunggu selesai operasi .


" bik apa makan makam nya udah selesai " ucap Kenan sambil duduk di meja makan


" udah tuan "


Kenan pun makan tanpa ada suara sedikit pun .hanya ada suara kentingan sendok . setelah selesai makan Kenan kembali ke kamar untuk mengambil kunci mobil .dia akan pergi bergegas ke rumah sakit .


karena mirda mengabarkan bahwa Siti sudah siuman .dia pun bergegas ke rumah sakit .tak lupa dua mampir membeli kan makana dan buah untuk Siti .


sedangkan di rumah sakit mama dan papa mirda telah sampai di rumah sakit beserta bunda Dona .


" Sus ruangan Siti Humaira dimana ya sus "

__ADS_1


" tunggu sebentar ya Bu , ruangan nya di VVIP 3 lantai 4 "


mereka langsung menuju ruang rawat itu .


" aduh sayang nya mama bagaimana kok bisa seperti ini ti " mama mirda sambil meluk Siti


" iya apa gak ada serius kan " begitu juga dengan bunda Dona


" ma udah dong kasian Siti nya baru siuman "


" iya ni bunda juga "


" iya Bun ma siti gak kenapa Napa "


tiba tiba pintu ruangan Siti terbuka masuk lah Kenan ke ruangan Siti dengan tatapan bingung 😕.pasal nya ruangan Siti terlihat ramai kali .


" permisi apa saya menggangu "


mama papa beserta bunda di buat kaget dengan kedatangan pria tampan apa kah dia kekasih nya Siti .tapi Siti gak pernah bilang .


" ti kok gak pernah bilang ke mama kamu punya pacar "


" iya bunda juga "


" ma Bun dia bukan pacar Siti tapi bos Siti "


" oooo" serempak


" maaf nak kamu masih singgel atau udah nikah "


seketika Siti mirda dan Dona di buat malu oleh tingkah emak emak yang bar bar nya minta ampun .


" saya duda Tante "


" duda " teriak semua nya dan membuat Kenan terkejut emang nya ada apa dengan status duda nya.


" wah ti bos mu wajah nya tampan cocok juga di panggil duda tampan ya gak " mama mirda menyenggol siku nya ke tangan bunda .


" iya ti kalian berdua kalau jadi pasangan pasti serasi .


pembicaraan mama dan bunda sukses membuat Siti dan mirda Serta Dona malu.

__ADS_1


__ADS_2