
Alex yang selama ini terus membuntuti aurel sekarang menyerah, entah setiap ia mengikuti aurel selalu kehilangan jejak padahal hanya berjarak beberapa mobil darinya,ia merasa heran tiap kali mengikuti Aurel selalu terhalang.
"Mex coba kamu cari tahu tentang aurel gue gak mau tahu Lo harus bisa tembus pertahan yang selama ini selalu menghalangi untuk mencari tahu tentang dirinya, titah alex tak terbantahkan."
Kalo alex tau selama ini aurel juga memantau dirinya mungkin....ia hanya bisa tertawa bodoh saling memantau.
Saya tau kalo tuan alex sedang memantau saya bahkan sampai membobol hal pribadi,namun sayang sekali pun anda licik agar bisa mendapatkan keinginan saya lebih licik ucap aurel.
Ia tahu maksut alex hanya ingin mendekati dirinya, Aurel belum memikirkan percintaan saat ini yang dirinya inginkan melebarkan mafianya dan perusahaan saat ini. Dirinya menganggap percintaan hanya membuang waktu berharga nya.
walaupun aurel terkenal datar dingin dan arogan sekarang,ia masih memilik hati bahkan aurel menjadi denatur panti asuhan dan panti jompo,ia sebulan sekali mengirim kebutuhan pokok dan sejumlah uang tiap panti asuhan dan panti jompo.
Sore harinya Aurel menyudahi pekerjaannya dan ia keluar untuk menuju besmen, sebelum pulang keliling sebentar buat menghilangkan penak seharian berkutat dengan tumpukan kertas.
__ADS_1
Segera ia menuju kafe bertema outdoor yang tak jauh dari arah kantornya,segera ia membelokan kendaraan beroda empat tersebut,dan masuk kedalam.
Aurel menuju tempat paling pojok untuk melihat sekeliling nya,ia juga memesan kopi panas dan cemilan untuk menemani dirinya.
Tak jauh dari sana Alex yang kebetulan juga sedang bersantai melihat sang pujan hati tengah bersantai sendirian,dirinya menghampiri aurel yang tak menyadari kehadirannya.
"Permisi nona aurel boleh saya bergabung dengan anda? Saya lihat anda sendirian ungkap Alex."
"Silahkan saja tuan,saya tak keberatan ucap Aurel sambil sesekali menyeruput kopi pahit kesukaan nya."
Sedangkan dilain meja tangan kanan sang alex hanya mampu menahan tawa dikarena melihat sang bos yang berusaha berbicara dengan sang pujan hati, sedangkan lawannya hanya menjawab singkat.
Ia merasa itu bukan sang bos yang terkenal dingin terhadap wanita, sedangkan yang ia lihat bos'nya sekarang yang tengah mendekati sang pujaan hati malah susah nya lebih dari berperang dengan musuh.
__ADS_1
Kalo sudah cinta memang membutakan mata
kadung cinta mengalahkan segalanya.
Aurel yang sudah bosan segera kekasir membayar pesan'nya tadi dan segera menuju masion,ia tak menghiraukan alex yang sedari tadi mencuri pandang terhadapnya.
Setelah menjauh dari kafe tersebut Aurel menyalakan audio untuk menemani perjalanan nya,ditengah hutan menuju masion ia melihat kardus bergerak gerak,karena penasaran ia mengendarai mobilnya dengan pelan dan berhenti pas samping kardus yang terus bergerak.
Perlahan tapi pasti ia membuka kardus yang membuat dirinya penasaran.
Astaggggaaaa!!!
Dikarenakan hari mulai gelap Aurel segera mengambil kardus tersebut kedalam mobil,ia melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang agar selamat sampai masion.
__ADS_1
Didalam benaknya ada orang yang tega berbuat itu,yang dipikirkan dirinya pasti punya hati iblis yang tak berperasaan,sekejam dirinya masih ada hati!!! Tak akan berbuat demikian...