Gadis Cantik Terlalu Dingin

Gadis Cantik Terlalu Dingin
Bab #18


__ADS_3

Aurel yang telah sampai dikediamannya segera membawa bayi tersebut untuk dibersihkan terlebih dahulu, ia meminta pelayan untuk menyimpan air hangat dengan kain.


"Pelayan....pelayan bawa air hangat dan kain buat saya bawa kekamar saya,teriak aurel dari depan masion. Sedangkan pelayan yang mendengar majikan berteriak begitu langsung menyiapkan dan membawa keatas!"


Salah satu pelayan yang melihat majikannya membawa bayi dalam kardus pun mendekati ke bos nya tersebut.


"emm,.. Nona bisa saya bantu untuk membersihkan bayi tersebut? Tawar pelayan."


" Apa kamu bisa?..."


"Saya mampu nona karena saya dulu punya anak,jadi saya sedikit berpengalaman."


"Kalo begitu bersihkan lah,saya lihat dari samping!."


"Baik nona"


Perlahan tapi pasti pelayan tersebut membersihkan bayi malang itu, iya juga meminta ijin ke sang nona buat memberikan minyak telon dan bedak bayi.


"Mohon maaf nona apa saya boleh ambil minyak telon sama bedak bayi dikamar saya?karena saya mempunyai kedua benda itu."


"ambil lah jangan terlalu lama,titah aurel"


Tut...


Tut...


Tut..


"Hallo bell segera kamu carikan perlengkapan bayi laki-laki sekarang dari baju,ranjang,susu dan popoknya segera bawa kemasion sekarang!!"


"Hallo bos..buat apa barang seprti itu? Tanya bella disebrang sana."


"Tak usah banyak bicara segera cari saja,nanti juga kamu tau sendiri."


"....."


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bella yang sudah mendapatkan yang di inginkan bos'nya tersebut hanya pasrah,membawa semua belanjaan yang begitu banyak sampai harus menyewa satu mobil box.


Gila buat apa bos mintak perlengkapan bayi segala?..emang gak lihat situasi harus lengkap dari A sampai Z gila bener, hampir satu toko gue bawa huff gumam Bella.


Tut ..


Tut..


"Bos saya sudah sampai ini semua mau taruh dimana?.."


"Bawa saja ke kamar saya langsung,kalo gak kuat mintak bodyguard buat bawa barang tersebut."


"Baik kalo gitu saya kesana."

__ADS_1


Bella menghampiri beberapa bodyguard yang tengah berjaga didepan pintu masion.


"Pak...saya mintak tolong dengan kalian buat bawa barang pesanan bos buat ditaruh kekamar nya."


"Baik nona saya akan panggil yang lainya buat bantu anda."


"Baiklah saya kesana terlebih dahulu"


Bella segera membawa beberapa belanjaan keatas terlebih dahulu,ia menemui bos'nya sesampainya disana malah iya dibuat cengoh.


O.M.G nona sejak kapan anda lahiran? ucap Bella sepontan,dan Al hasil membuat bayi laki-laki tersebut menangis.


Owekk....Owekk....Owekk


berisik kau membuat bayi itu nangis ucap aurel sambil menatap tajam. Mana baju bayinya mau saya pakai kan buat dia sambil melirik bayi yang masih menangis itu.


Ini nona baju nya, sedangkan yang lain masih dibawah akan segera dibawa sama bodyguard.


Hmmm


"Gimana mba apa bayi itu mau berhenti nagis?"


"Mungkin ia harus nona jawab pelayan."


"Hmmm...sebentar ya bayi tampan susunya masih dibawah."


"Permisi bos belanjaan mau ditaruh dimana?"


"Baik kalo begitu kamu permisi bos."


Mba tolong pakaian bayi itu baju dan segera buat susu untuk bayi mungil itu.


Oh dan kamu Bella segera panggil pelayan yang lain buat menata keperluan bayi itu dikamar sebelah.


"Baik bos"


Jingga dan jeck menghampiri sang tuan mereka berdua mengaung dan membuat bayi tersebut kaget dan menangis.


Owekk..Owekk..Owekk cup cup jangan nagis ya mereka berdua cuma mau kenalan sama kamu tampan hum... aurel yang terus mencoba membuat bayi itu tak menangis malah kelimpungan sendiri. Dirinya tak punya pengalaman untuk berurusan seperti ini.


Jeck dan jingga yang melihat sang tuan kebingungan,mereka berdua menghampiri bayi tersebut dan menggosokkan badan'mereka ke bayi, dan ajib nya bayi tersebut berhenti menangis dan malah tersenyum.


...----------------...


Perlahan baby boy tertidur lelap setelah mendapat susu formula.


Dan sekarang aurel dan bella berada diruang kerja aurel. Ia bingung harus berbuat apa dengan baby boy tersebut.


"Bell gimana menurutmu Kalo saya rawat baby itu?..."


"Kalo saya setuju aja kalo nona merawat baby itu selain lucu baby itu juga tampan, bagai mana nona bisa ketemu baby? Tanya bella."

__ADS_1


"Tadi saya sehabis pulang dari taman,pas melewati hutan melihat sebuah kardus yang bergerak gerak karena saya penasaran ya saya hampiri dan ternyata pas saya intip berisi bayi tersebut."


"Orang tua mana yang tega melakukan hal tersebut ya nona,mereka seperti bintang aja kelakuannya sedangkan bintang saja tak seperti itu terhadap anak nya sendiri."


"Ya begitu mungkin dulu pas pembagian otak dan hati mereka tak hadir kali ceplos Aurel."


"Haaaaaa.....emang ada begitu nona? ucap bella sambil cengoh dengan istilah bosnya itu."


"Mungkin"


Bell besok kamu gantikan saya buat melihat proyek yang sedang berkerja dengan perusahaan tuan alex, saya akan meliburkan diri sebentar. Tolong kamu hendel semua pekerjaan kantor selama saya tak berangkat.


Mulab besok sekertaris baru mungkin sudah mulai berkerja awasi dan kerja sama lah ucap aurel,kalo ada hal penting kirim saja ke email saya paham kan bell.


Paham bos,mungkin saya akan melihat dulu kemampuan sekertaris yang baru boss, kalo bos berkenan saya akan tes dia.


Terserah kamu saja,saya tak mempermasalahkan hal tersebut ini sudah memasuki jam makan malam,ayo turun kebawah buat makan malam dengan saya.


Rejeki anak Sholehah mana mungkin saya tolak bos hehe he..


......................


"Tuan alex saya bawa kabar tentang nona aurel ucap bawahan yang biasa memantau Aurel dari kejauhan."


"Berita apa yang kau bawa?"


" Emm...,"


"Ahmmm suara Alex. kelamaan!! Segera bicara apa yang kamu mau beri tahu saya."


"Ah maaf t.u.a.n saya melihat nona aurel berhenti dipinggiran hutan dan nona aurel melihat kardus yang bergerak gerak mungkin karena nona aurel pernasaran akhirnya turun dan melihat isi dalam kardus itu dan beliau bawa pulang dengan wajah khawatir.terang bawahnya"


" apa isi kardus itu sampai aurel khawatir seperti itu?.. Apa kamu sampai awasi kekasih saya dimana rumahnya?"


"Maaf tuan setelah nona aurel melajukan mobilnya saya kehilangan jejaknya, sepertinya nona aurel menemui bayi tuan ucap bawahan."


"Apa bayi kamu bilang!!!"


"I.y.a t.t.u.a.n karena saya mendengar tangisan bayi itu dari kejauhan."


Pergilah...


"Kalo begitu saya undur diri tuan."


"Hmmm"


Gila ada orang yang buang bayi kaya gitu seprti buang sampah saja, dipinggiran hutan pula kalo ketemu dengan bintang buas bagai mana itu nasip bayi yang tak bersalah.


Masih untuk bayi itu bertemu kekasih gue kalo tidak mungkin sudah tak beruntung'.


Jadi kangen kamu honay,sedang apa sekarang kamu honay? Pasti...ah sudahlah bisa gila gue gumam Alex merana.

__ADS_1


__ADS_2