
setiap hari devano dan lisa akan berangkat sekolah bersama, istirahat bersama, pulang sekolah bersama sampai liburan bersama, makan di kantin bahkan saling nyuap menyuap membuat semua penghuni di sekolah mengetahui kebucinan mereka
seperti saat tiba tiba lisa ingin sesuatu di rumahnya, ia akan langsung meminta sesuatu kepada devano yg selalu menurut kepada nya, walau pada saat tengah malam sekalipun saat menyuruhnya.
jika devano tidak menuruti keinginan lisa, lisa akan ngambek dan membuat rusuh. membuat devano selalu menuruti keinginan nya, karna ia sangat menyukai lisa.
karna lisa hanya tinggal dengan pembantunya di rumah, orang tuanya sibuk dengan karirnya masing-masing. membuat devano semakin memaklumi kemanjaan lisa yg ada, karena tidak mendapatkan kasih sayang orang tuanya, menurutnya adalah hal yg wajar atas sikapnya. bisa dikatakan lisa anak broken home.
lisa selalu nempel dengan devano bagai perangko, walau kadang terkesan terpaksa jika menghadapi sikap manja lisa, devano juga menikmati hari harinya dengan lisa yg selalu berwarna.
namun semakin lama semakin muak dan kasihan teman teman devano yg berada di gengnya, saat melihat kekangan lisa terhadap devano yg selalu mengatur - aturnya bahkan menyuruh nyuruh devano segala hal yg sepele sampai merepotkan di tengah malam. (devano ketua geng ya guys)
membuat semua anggota gengnya menghasut devano untuk lebih bersifat tegas saat di perdaya oleh lisa, sambil membanding bandingkan pacar mereka yg penurut dan tidak mengekang mereka dalam pergaulan dengan sikap lisa. seperti merokok, tauran, nongkrong bareng dan lainnya.
devano menjadi terbujuk oleh hasutan hasutan mereka.
setelah itu devano perlahan lahan memudarkan perhatiannya pada lisa yg manja dan cerewet, ia ingin lisa agar sedikit mandiri seperti pacar para temannya. membuat hubungan mereka renggang.
- di kelas -
terlihat devano yg duduk di samping bangku lisa ''lis! , aku nggak bisa nganter kamu yah..''
'' kenapa devv? '' binggung lisa karna biasanya devano selalu mengantarkannya sesibuk apapun dia.
''aku bakal kumpulan dulu sama temen di geng hendrik karena ada urusan '' ucap devano sambil mengelus rambut lisa sayang.
''kamu mau tauran lagi yahh.... '' ''pokoknya nggak boleh ikut kumpulan''
marah lisa
mendengarnya devano mengerutkan dahi ''bisa nggak lis, nggak usah larang larang gua, gua ini ketua geng hendrik gua punya tanggung jawab'' tekannya tapi dengan suara tegas tidak terlalu membentak.
''kok kamu ngelawan sihh, biasanya bakal setuju sama kemauan aku. ''
''bisa nggak lis, kamu ngasih sedikit kebebasan buat aku. aku juga nggak mau selalu di atur atur sama kamu, kasih aku sedikit kebebasan dan kalo kamu minta hal hal sepele jangan sama aku selagi kamu bisa dapetin sendiri''
''kayak contohnya kamu mau makan yg nggak ada di rumah, kamu kan punya pembantu ngapain harus nyuruh nyuruh aku beli, aku kan pacar kamu bukan babu kamu!'' ucapnya agak membentak
__ADS_1
''tapi kan kan ini juga demi kamu, dan soal yg nyuruh nyuruh kamu aku minta maaf nggak maksud jadiin kamu babu'' jelasnya sedih.
''oke, aku minta maaf udah bentak kamu. tapi izinin yah. buat kumpulan''
mendengarnya lisa mengangguk lesu '' tapi bisakan anter aku pulang dulu''
''huft... '' menghela nafas ''kamu minta supir kamu anterin ajah yahh, biasain ajah biar kamu mandiri'' tekan devano sambil mengerutkan dahi
melihat respon devano yg seperti tidak mau di bentak, lisa pun hanya bisa menyetujuinya.
melihat penyetujuan lisa devano tersenyum tipis
"dah yah, hati hati nanti pulangnya
"mengelus kepala lisa
lisa menggembungkan pipinya kesal dan mengangguk "emm.. "cuek
devano tau pacarnya sedang ngambek dan merasa sedikit bersalah, tapi ia melakukannya demi tanggung jawabnya sebagai ketua geng hendrik dan agar lisa bisa sedikit mandiri.
"yaudah by" keluar kelas
setelah itu lisa pun ke depan sekolah sendirian, ia tidak memiliki teman dekat. karna di kelas ia selalu bersama devano, membuatnya tidak membutuhkan teman dekat.
"huft..., kayaknya gua harus nyari temen deket dehh. biar nggak sendirian kalo pulang" batin lisa
setelah itu lisa menelpon sopir untuk menjemputnya, dan jemputannya pun datang tak lama kemudian, tampa embel embel halangan seperti di novel novel. canda novel:v
lisa dan sopir nya menyadari, dari saat mereka keluar sekolah telah diikuti.
namun mereka membiarkannya saja.
saat mobil lisa sedang jalan di sebuah gang yg sepi, dari depan mobil terdapat satu motor yg mencegat jalan mobil lisa dan dua motor lainya di belakang.
membuat mereka mau tidak mau memberhentikan mobil mereka
"berhenti dan keluar! "teriak seorang pemuda yg menyegat jalan mobil lisa
__ADS_1
"pak keluar deh!.." suruh lisa santuy
"baik non"
mendengarnya sopir lisa pun keluar mobil dan meladeni pemuda yg menyegat jalan mereka
"ada apa yah nak" tanya sopir lisa
"serahin perempuan yg ada di mobil"ucap salah satu pemuda
"jangan dek.. "ucapan sopir lisa sedikit panik
mendengar tidak setujuan sopir tersebut, kedua pemuda ada yg mengunci pergerakan sang sopir dan satu yg lainnya mendekati mobil tersebut.
"buka.., atau gua lukain sopir lu.. "
mendengar ancaman tersebut sopir lisa tidak bicara apapun dan lisa membuka pintu belakang mobilnya, setelah itu pemuda tersebut menarik kedua tangan lisa.
"bener kan ini ceweknya si devanjing"
tanya pemuda yg menyandra lisa
"benar deh kayaknya, soalnya pas liat di poto cantik dan manis kayak itu" ucap pemuda yg menyandra supir lisa
"hehehehe.... " "cantik juga nih cewek" ucap pemuda yg menyandra lisa
mendengar ucapan mesum pemuda yg menyandra nya, lisa langsung menendang tulang kering pemuda tersebut, membuatnya melepaskan sandraannya pada lisa dan tak lama lisa memukul tengkuk pemuda itu sampai pingsan. di lanjut menyelamatkan supir nya dari sandraan dlm hitungan detik
"cewek s*alan.." "gua habisin lu" maki kedua pemuda yg menyandra sopir lisa
melihat kemarahan kedua pemuda tersebut, lisa mengeluarkan pisau lipat yg sering di bawahnya di saku rok sekolahnya.
"maju dan mati, atau mundur dan selametin temen lu" ancam lisa sambil menyodongkan pisau lipatnya di hadapan mereka dengan wajah menyeramkan.
mendengar ancaman tersebut para remaja tersebut langsung menciut dan memilih mundur, mereka langsung membawa kabur temannya yg pingsan.
"serem banget ceweknya devano" batin pemuda tersebut.
__ADS_1
kemudian lisa pun kerumahnya bersama supir dengan tenang, seperti kejadian tadi adalah hal sepele dan tak perlu di permasalahkan.