
setelah sebulan berlalu ada kabar tentang kematian stella dan galang akibat dari kecelakaan mobil yg meledak tiba tiba, membuat seluruh penghuni sekolah belangsungkawa atas kematian mereka.
awalnya lisa janggal bertanya-tanya 'kenapa mereka yg buat masalah ke gua yg mati, ini apa karna devano yg tau tuduhan itu'
tapi saat melihat devano yg tidak kunjungan minta maaf padanya, membuatnya menyimpulkan bahwa tidak ada sangkut pautannya dengan devano. devano juga bersikap biasa kepadanya jika bertemu menyapa namun bedanya sekarang devano tidak mengejar nya lagi entahlah karna apa, 'mungkin ia lelah gua tolak mulu' pikir lisa
(satu tahun kemudian)
hari hari lisa dengan zidan juga sangat baik saat sma kls Xl , ternyata zidan memiliki sikap yg sama dengan devano yaitu penurut yg mau mau saja di suruh suruh dan diatur oleh lisa, membuat lisa dapat melupakan sosok devano dalam hatinya sepenuhnya.
suatu ketika lisa berniat memberikan kejutan pergi ke rumah zidan tanpa memberi tahu dulu kepada zidan
sesampainya di depan pintu rumah zidan lisa tidak sengaja mendengar percakapan zidan dan sahabatnya yg membuat lisa diam mematung.
dikamar zidan terluhat zidan dan leo sedang mengobrol di sofa rumah zidan dengan volume keras.
''lu sebenarnya cinta sama citra apa lisa sih dann, gua bingung dah'' tanya leo
''citra.. '' ''citra cewek yg dewasa dan mandiri itu tipe gua bange, tapi lisa yg manja dan cerewet tukang atur itu jauh dari tipe gua''
''trus, knp jadiannya sama lisa''
''gua cuman punya rasa bersalah ke dia, gua punya alasan buat pacarin dia'' jelas zidan
mendengarnya lisa langsung membuka pintu kamar dengan air mata bercucuran, dan membuat zidan dan leo yg berada di sana kaget bukan main.
''lisa..., gua bisa jelasin'' cemas zidan
''jelasin apah, lu cuman mainin perasaan gua selama ini dan'' sedih lisa
''leo lu pulang dulu ada banyak hal yg mau gua omongin sama lisa sekarang''
mendengarnya leo langsung mengangguk dan pergi dari kamar zidan.
__ADS_1
''jadi, itu bener kan dan''racau lisa penuh kekecewaan.
''bener.. lis maafin gua yah, gua juga tau cepat atau lambat gua berfikir buat jujur atas perasaan gua ke lu''
''knp, knp lu tega giniin gua. alasan lu apa nembak gua dulu kalo nggak suka sama gua'' tangis lisa pilu
mendengarnya zidan merasa makin bersalah dan menceritakan masa lalunya dan lisa dan tentang ketakutannya.
(flashback zidan)
dulu lisa dan zidan adalah tetangga bersama waktu kecil, bahkan mereka tk bersama. zidan punya sikap yg cuek dan tidak suka di atur dan ia berteman dengan lisa anak yg manja dan cerewet tukang atur atur benar benar bukan tipe temannya.
ia terpaksa berteman dengan lisa karna orang tuanya dengan orang tua lisa berteman membuatnya selalu di suruh bermain bersama lisa.
- di taman komplek -
''kita pulang yuk, udah siang nanti di cariin mama'' ucap zidan
''nggak mau ah... , lisa masih mau main ayunan'' cemberut lisa.
''ihhh''
zidan langsung meninggalkan lisa karna muak sama perlawanan lisa, yg sulit jika di ajak sesuatu membuatnya jengah, zidan pun keruamahnya sendiri.
''dan, lisa nya udah di anter pulang kan'' ucap mama zidan
zidan yg nggak tau mau ngomong apa menjadi berbohong '' udah mah''
namun malamnya ia mendapat kabar kalo lisa ilang dan di temukan di jalan dekat komplek dengan keadaan habis di tabrak lari, nembuatnya merasa bersalah dan meruntuki ke bidohannya.
lisa koma selama dua bulan, selama dua bulan zidan selalu merasa bersalah dan dan selalu sulit tidur dua bulan terakhir selalu kepikiran lisa. setelah lisa sadar lisa mengalami lupa ingatan dan berakhir tak mengingat kejadian nya yg di tinggalkan zidan membuatnya bernafas lega dan membuat lisa juga tidak mengingat zidan membuatnya sedikit merasa aneh karna biasanya lisa akan selalu menempel padanya, namun sekarang jika mereka bertemu lisa menganggapnya org asing, kemudian lisa dan keluarganya memutuskan pun dah rumah yg lebih besar dan aman agar kejadian tersebut tidak dapat terjadi lagi . namun hal tersebut membuat zidan meninggalkan rasa bersalah yg begitu besar kepada lisa.
(flashback off)
__ADS_1
"jadi begitu ceritanya, alasan gua mau nembak lu pas gua liat lu lagi sedih pas di putusin devano. gua mau membuat lu bisa ngelupain dia, dan putus sama lu pas lu udah bener bener lupain dia dan nggak sedih lagi. dipikirkan gua itu itung itung buat nebus rasa bersalah gua ke lu lis, tapi lama ke lamaan gua nggak tega mutusin lu gitu ajah, dan di posisi lain gua cinta sama citra, kaka kelas yg udah lama gua suka sekarang suka balik ke gua, gua minta maaf yah lis gua nggak maksud bikin lu sakit hati"jelas zidan
mendengar nya lisa hanya bisa tersenyum kecut 'beginikah nasip percintaannya, apa semua cowok suka sama cewek yg dewasa yah. padahal gua mau di sukain dengan sikap diri sendiri' batin lisa
''lu juga harus pelan pelan belajar dewasa yah lis, nggak ada orang yg mau sama cewek yg manja,cerewet dan tukang atur kayak lu. belajar lebih dewasa'' tegur zidan
''oke gua akan belajar dewasa'' final lisa
''tapi apa kita nggak ada kesempatan sedikitpun, lu ada rasa suka gitu walau sedikit ajah ke gua''
''maaf gua udah cinta banget ke citra, dan lu sama sekali bukan tipe gua lis''
''jadi kita putus''tanya lisa memastikan
zidan pun mengangguk sebagai jawaban dan lisa langsung pergi dari rumah zidan dan menangis histeris dinpinggir jalan.
''bodohh, kenapa gua bisa cinta sama zidan yg udah jelas keliatan banget enggak suka sama lu lissa'' teriak lisa menangis histeris di pinggir jalan.
dirasa sudah tenang lisa langsung menaiki taksi yg lewat dan pulang ke rumahnya yg sepi!!!.
\*\*\*\*\*
"Ketika kepercayaan dirusak, kata maaf sudah tak ada artinya lagi."
"Jika kau tidak bahagia denganku, maka setidaknya berbahagialah tanpa diriku."
"Setelah seseorang menyakitimu, kamu sudah tidak sama lagi." - Curiano
"Jika aku harus memberitahumu bagaimana cara mencintaiku atau memberitahu diriku sendiri, jaga cintamu dan jaga kata katamu." - Najwa Zebian
"Memang lebih sulit rasanya bila ditinggalkan daripada menjadi yang meninggalkan." - Bodie & Brock Thoene, Shiloh Autumn
"Selamat tinggal bila kau ingin pergi. Tak mungkin lagi ku memaksamu di sini. Lupakan aku bila tak cinta lagi. Doakan saja ku mendapatkan pengganti lebih darimu." - Rey Mbayang, Selamat Tinggal
__ADS_1
"Yang pergi akan tetap pergi, walaupun kau telah menjaganya dengan begitu kuat. Yang datang akan datang, walaupun kau tidak menginginkan kedatangannya."
"Jangan pergi jauh jika aku tidak bersamamu. Ku tahu aku egois tapi cintamu itu adalah aku. Jangan pernah kamu lupa, ingatlah bahwa aku di sini menantimu." - Winner,