
setelah kejadian tersebut lisa semakin ngambek dengan devano dan devano yg mulai tidak seperhatian dulu
"devv, jalan yuk... "
"maaf lis, aku mau nongkrong bareng temen di markas kamu biasain mandiri yah "
"Dev, anter pulang"
"aku ada urusan penting, lain kali yah kamu belajar mandiri "
bukan mulai sedikit tidak perhatian namun malah sangat tidak perhatian. devano selalu dengan alasan agar lisa mandiri, selalu beralasan itu trus.
samapai lisa muak dengan devano dan meminta putus,
"Dev, mending kita putus ajah yah! "
"kamu lagi emosi kayaknya, udah besok lagi pasti kamu nggak marah lagi"
awalnya tidak di setujui, namun karna perbuatan gila Gilang cowok yg tergila-gila pada lisa menciumnya di hadapan devano di depan matanya di sebuah club malam, membuat hubungan mereka kandas.
padahal lisa di jebak, oleh Gilang yg bilang kalau devano berada di club malam berselingkuh. membuat lisa menjadi marah dan kesana, apalagi sikap devano yg akhir akhir ini menjadi cuek menjadikan tuduhan tersebut lebih ia dapat percaya.
dan malah lisa yg di tuduh selingkuh.
"devv, aku bisa jelasin... "
"nggak ada yg perlu di jelasin! " kecewa dan marah devano.
setelah kejadian itu lisa selalu meminta waktu kepada devano untuk menjelaskan kesalah pahaman tersebut, apa lagi lisa juga pernah meminta putus padanya membuat dugaan tersebut semakin jelas ditambah tuduhan palsu lelaki tersebut mengaku sebagai selingkuhan lisa.
''Dev.. kita bicara yuk, aku bakal jelasin yg waktu itu tuhh... '' mohon lisa untuk kesekian kalinya.
sebelum lisa melanjutkan ucapannya devano selalu menyela
''gak usah di jelasin lis, semua udah jelas dan mulai sekarang jangan ganggu hidup gua lagi karna perselingkuhan adalah hal yg nggak bisa di toleransi '' bentak devano keras sampai suaranya menggema di seluruh kelas.
sepertinya kepercayaan devano telah hilang kepada lisa dan pertemuan mereka selalu ditolak mentah mentah oleh devano dan lisa selalu jadi bahan gisip teman temannya di kelas, karna gosip tuduhan perselingkuhan lisa yg entah kabar yg berasal sari mana dari mana yg mereka dapat. lisa menyadari ia di jebak dan pelakunya bukan hanya satu orang.
membuat hidup lisa semakin terpuruk karna tanpa penopang, ia masih bisa menahan itu. namun pada saat lisa mendapat kabar devano jadian dengan murid kelas sebelah yg bernama stella Primadona di angkatannya, membuatnya sangat hancur dan kalut akan perasaannya. bahkan yg menuduh lisa selingkuh dengan Gilang di club malam adalah stella, membuat lisa menyadari jika tuduhan ini ada campur tangannya dari stella.
lisa yg mendapat kabar hubungan tersebut sudah pasrah pada devano, dan membiarkan tuduhan itu tidak diungkap saja, hatinya sudah kecewa karna devano malah menghianati nya.
'maafin gua lisa, mungkin dengan kejadian ini lu bisa tambah dewasa kedepannya dan gua bisa maafin lu dan beri lu kesempatan kedua nanti' batin devano saat memutuskan akan menembak stella, dan devano ingin membuat lisa menjadi tidak mengejarnya lagi, karna hal tersebut selalu membuat hati devano ingin goyah memaafkan lisa.
keesokan harinya setelah kabar jadian devano dengan stella.
- di kelas -
terlihat banyak orang yg berkumpul dalam kelompok di kelas lisa, tak terkecuali devano dan gengnya. dulu lisa terlalu fokus pada devano sampai tak mempunyai teman di kelasnya.
__ADS_1
hanya beberapa orang saja yg tidak berkelompok seperti lisa maksudnya
sekarang devano telah pindah tempat duduk, yg dulunya duduk bersama lisa menjadi duduk dengan temannya.
tak di duga tiba-tiba ada seorang siswi dan beberapa temannya yg mendekat ke arah bangku lisa membuatnya menjadi pusat perhatian di kelas.seperti ingin mengeroyok lisa.
"Dev, Dev, " ucap reihan teman devano
"em.. "
"kayaknya lisa dapet masalah deh, kayak mau di labrak sama gengnya dewi yg angkuh dan sangar itu"
mendengarnya devano langsung mengalihkan pandangannya yg dari handphonenya ke lisa 'sial, dia dapet masalah, oke lisa harus bisa belajar membela diri gua percaya sama lisa' batin devano khawatir
sebenarnya devano masih cinta dengan lisa, namun ia hanya kecewa dan ingin memberi kesempatan agar lisa berubah lebih dewasa lagi.
"Hai lis, masih inget gak gua dewi sahabat SMP lu dulu" ucap dewi
semua yg melihat ucapan dewi berbicara dengan lisa menjadi kasihan pada lisa, karna dewi adalah cewe yg angkuh dan keras kepala yg awalnya mengira dewi and the geng mau membully lisa namun mendengar dulu lisa adalah sahabatnya membuat semua orang tercengang.
"yah kahh" jawab lisa cuek
mereka yg mendengar jawaban cuek lisa meruntuki kebodohan lisa yg cari masalah dng dewi and the geng.
"jadi, waktu kemarin gua nggak sengaja mecahin guci kesayangan emak gua "
"truss, kok malah curhat sih ke gua"
"emm, truss" Jawab lisa santai
"kakak gua nggak sengaja liat gua yg mecahin itu dan gua minta dia buat rahasiain ke emak gua dan bilang itu ulah kucing tapi dengan satu syarat... em... " ucapnya gugup di akhir
"syarat apa? " to the point lisa
"kaka gua nyuruh gua bawa lu kerumah gua buat main bareng dia" lanjut dewi lagi.
"yah kahh, gua nggak inget,loh...pernah kenal kakak lu emang siapa? "
"itu lohh, pas kita kerja kelompok prakarya pas smp dan lu malah ujung ujungnya main ama kakak gua dan nggak bantuin gua!...kan b*ngsattt ,namanya kak rena! " terang dewi sewott
"tadinya gua mau ngecet lu dan baru nyadar kalo nomer gua di block ama lu" lanjutnya lagi dengan sewot
mendengar perkataan dewi membuat devano menjadi tenang karna lisa ternyata tidak di labrak, dan untung yg mengajak mainnya seorang perempuan juga.
"untungnya buat gua apa kalo nurut ama lu dew, gua nggak punya waktu sesenggang itu buat bantu lohh" terang lisa judess
medengar jawaban judes lisa membuat teman teman dewi naik pitam, dan seluruh penghuni kelas tidak menyangka lisa yg lemah lembut dan manja itu bisa seberani sekarang terutama devano yg syok mendengar penuturan kasar lisa.
"luhh, orang minta bantuan baik baik malah nyari ribut, lagian dulu kalian sahabat kann" sarkas bulan teman dewi, dan di angguki pelangi teman dewi
__ADS_1
"oh yah, minta baik baik apa sih!. orang temen lu ngasih beban orang ajah tau"
sarkas lisa tak kalah sewot
"lagian lu juga nggak sibuk yah lis emang lu kerja!, cari nafkah apaa! " samber bulan lagi tak kalah sewot
"gini gini gua tuh pengacara yah, PENGANGGURAN BANYAK ACARA" saut lisa tak kalah kencang
dan pembicaraan tersebut tidak luput menjadi perhatian kelas.
"udah udah bulan jangan nyari ribut lagi' lerai dewi
" tapi wii"
"diemm" tekan dewi kasar
ceritanya dewi tuh ketua dari antek antek ini guys
"yaudah gua bakal turutin tiga permintaan lu lis kalo lu mau"
mendengarnya lisa tersenyum misterius dan bicara lantang
"deal "
mendengar persetujuan lisa membuat dewi memekik kegirangan
"yesss, makasih lis, terhura dah gua" haru dewi Sambil memeluk lisa
"tau lu wii, kayak minta ama siapa ajah lu" jawab lisa yg menandakan mereka akrab.
" yeee, lu ajah ngeblock nomer gua, gih buka blockan nya, dan kapan kapan kita reuni bareng udah lama lu nggak ikut reunian. para kacung kacung lu pada kayak cacing kepanasan pas nyari lu di reuni "
"iyah kahh" tanya lisa
"apa maksud luhh, kacung wii? " tanya bulan tak mengerti.
"wah, lu gak tau yahh, lisa tuh pas SMP jadi ketua geng kayak kita kita. cuman bedanya anggota nya banyak dan gua salah satu anggota nya" terang dewi
"emang kenapa" ucap lisa sewot
mendengar penuturan dewi membuat bulan dan pelangi menganga lebar dan kaget tak percaya, begitu pula dengan semua penghuni kelas terutama devano yg menguping.
"gak nyangka ajah gua ama lisa yg keliatan polos tanpa dosa pernah jadi ketua geng" ucap bulan syokk+ + +
"makanya jangan nyari masalah lu ama lisa, dia nggak main fisik kalo terusik tapi mainnya mental bro" terang dewi memberi tahu.
mendengar nya semua yg berada di kelas tanpa sadar mengangguk tanda mengerti.
saat bel masuk sekolah dan istirahat terlihat lisa dan dewi ddk kekantin bersama, walaupun geng dewi terlihat sangar namun geng mereka tidak di kategorikan tukang bullying. namun bila salah satu teman mereka terusik mereka akan melabrak nya dengan sangat sangar.
__ADS_1
terlihat lisa dan bulan menjadi sangat akrab, bulan yg tadinya ngejulid mulu sama lisa jadi akrab karena sama sama anak gamers. mereka se frekuensi, membuat semua murid di kelas lisa yg berada si kantin terheran-heran yg melihat mereka tadi adu bacot bareng malah jadi akrab dalam sekejap.