GADIS CUPU MILIK KAKEL DINGIN

GADIS CUPU MILIK KAKEL DINGIN
PART 10


__ADS_3

#gadis_cupu_milik_kakel_dingin


#part_10


"Yaudah , bawa UKS " ucap Sang guru .


"Iya pak "


Nadia dan Jesika pun menggendong Monica ke UKS .


"menurut Lo , ceisya kenapa ya Jes ? " tanya Nadia.


"Mungkin belum sarapan" jawab Jesika.


Tring


Tring [istirahat]


'handphone gue mana ya' batin Vano sembari meraba kantong nya.


"iya ya , kan tadi pagi gue nitip sama Monica " gumam Vano.


"Kenapa Lo ? " Tanya Kenzie.


"Hp gue tinggal sama adik gue " ucap Vano.


" Oh "


" anterin gue yuk, yg lain udah pada ke kantin " ucap Vano.


"Hm"


Mereka berdua pun keluar kelas menuju kelas Monica yg ada di bawah.


" hai kak Vano , kak Kenzie . Kakak berdua cari siapa ? " tanya Rena teman sekelas Monica.


"Ceisya" ucap Vano.


'ngapain sih mereka cari cari anak cupu itu ' batin Rena.


'gue bohongin aja deh' batin nya lagi.


"Em , ceisya nya lagi di ka- " ucap Rena kepotong karena Nadia tiba tiba Dateng.


" Kak , ceisya nya lagi di UKS " ucap Nadia.


"UKS? " tanya Kenzie.


"Iya , dia tadi pagi pingsan " ucap Nadia.


"Yaudah sekarang gue mau UKS , kalo Lo mau ke kantin ke kantin aja " ucap Vano ke Kenzie.


"Gue ikut "


mereka berdua pun berjalan menuju UKS. Sesampai di UKS Vano Dan Kenzie langsung masuk.


"Mon , sadar ! "


"Monica sayang . Ini Abang , bangun ya "


"Mon , bangun"


Vano pun langsung memeluk Monica dengan erat.


" Eugh " lirih Monica mulai sadar.


"Mon , lo udah sadar ? " Tanya Kenzie .


"Mati " kesal Monica.


"Gue serius"


"Ya kan udah Lo liat gue udah sadar , pakai nanya! " Ketus Monica


"Van , gue ke kantin ya " ucap Kenzie .


"Hm "


" Mon , Lo baik baik aja kan?" Tanya Vano.


"Iya "


"Yaudah kalo gitu Abang mau susulin Kenzie , kamu gapapa kan? "


"Ya "

__ADS_1


Vano pun mencium Kening Monica dgn cukup lama .


"oh , jadi ini . Yg katanya gak pernah lirik cewe lain, eh ternyata malah cium- ciuman segala! " Ucap seseorang tiba tiba datang.


Vano dan Monica pun tersentak kaget , dan melihat ke sumber suara itu.


"Karin" gumam Vano.


"Iya , gue . KARIN! " tegas Karin.


"Rin, ini ga kaya yg kamu pikirin " ucap Vano.


"Emang apa yg gue pikirin? " Tanya Karin.


Namun Vano hanya diam saja.


"kenapa Lo diam aja ? , bingung mau cari alasan apa ? . Iya ? " ucap Karin.


"Rin , gue cuman- "


"Ciuman ? , Iya ? "Ucap Karin


"Van , Lo tadi malam bilang apa sama gue ?. Lo lupa apa emang Lo pikun ? , Hah ? " Ucap Karin.


"Lo selalu bilang sama gue supaya gak terlalu dekat Sama cowok yg bukan muhrim . Tapi apa ? , Lo sendiri cium gadis ini ! , Apa dia muhrim bagi Lo ? " Ucap Karin.


"k-kak , kakak salah pah- " ucap Monica kepotong.


"Salah paham? , Salah paham nya di mana ? . Gue liat dengan mata kepala gue sendiri kok . Mata gue gak rabun ! " Ucap Karin.


"Dan satu hal lagi buat Lo Van , Mulai hari ini , Kita PUTUS ! " ucap Karin.


"Gak! , gue ga mau "ucap Vano.


"Serah Lo "


Karin pun pergi.


"Bang , mending Abang susul Karin " ucap Monica .


Vano pun berlari menyusul Karin. Karin yg sedang duduk di taman , sentak kaget adanya kedatangan Vano.


"Ngapain lagi ? "


"Jelasin apa lagi sih , mending Lo pergi " ucap Karin sambil nangis.


"Rin, percaya sama gue . Gue sayang sama Lo " ucap Vano.


"Basi! " Ucap Karin.


"Rin Lo salah faham , ini ga seperti kamu lih- "


"STOP! . GUE MEMANG BODOH , GUE BODOH KARENA SUDAH MEMPERCAYAI LO ! . GUE BODOH ! . TAPI SEKARANG GUE UDAH LUMAYAN PINTER. VAN , LO KENAPA KHIANATI GUE ? , KENAPA ? " ucap Karin sambil memukul dada Vano sambil menangis.


"KENAPA ?! , APA PERASAAN LAMA WAKTU 3 TAHUN ITU SUDAH TIDAK ADA LAGI BAGI LO? " tanya Karin.


"kenapa gue harus kehilangan 2 sosok lelaki yg gue sayangi ? , Kenapa ? , Apa gue emang gak berhak bahagia ? . Memang benar kata orang orang , gak ada Lelaki yg tulus kecuali seorang Ayah. tapi gue gak punya ayah ! " Ucap Karin sambil nangis semakin deras.


"Rin , gue sayang sama Lo "


Karin pun pergi dari taman itu .


~~


"Gue harus gimana ya supaya Bang Vano dan Karin baikan ? " Gumam Monica.


"Apa gue bilang aja ke Karin kalo gue adik nya bang Vano . Kan gue kasian ngeliat mereka berdua jadi gini gara gara gue " gumam Monica lagi.


"Gatau ah , mending gue ke kantin"gumam Monica sambil bangkit .


***


"Hai Guys " sapa Monica menghampiri teman teman nya yg sedang makan.


"Lo udah sembuh ? " Tanya Desika.


"Udah dong "


" Tadi kata Rena , Kak Vano sama Kak Kenzie nyariin Lo "Ucap Desika.


"Udah ketemu" ucap Monica.


"Kok kamu sekarang jadi Deket banget sih sama mereka " tanya Desika.


***

__ADS_1


"Hai kak Kenzie" sapa Monica.


"Cepet Naik! "


Brum


Brum


"Kak , ini bukan jalan rumah gue " ucap Monica.


"Kerumah gue dulu , gue mau ke rumah Lo . Buat kerja kelompok bareng Abang Lo " ucap Kenzie.


"Oo"


Glep


"Turun!" ucap Kenzie . Monica pun turun .


"Ini rumah lo? " Tanya Monica.


"Bukan "


"Terus rumah siapa ? , Dan ngapain kita berhenti di si- "


"Cepet masuk , Bawel ! " Ucap Kenzie sambil menarik tangan Monica.


"Assalamualaikum "ucap Monica.


deg


Thalia melihat Monica seperti mirip dengan seseorang.


"W-wa'alaikumsalam" jwb thalia.


"Ini nyokap Lo ? " Bisik Monica.


"nenek gue " ucap Kenzie.


'kok kaya masih muda 'batin Monica


"Hai , nek " sapa Monica ke thalia.


Thalia pun melotot .


' nenek? , Apa muka saya udh tua?' Pikir pikir thalia.


Kenzie pun menepuk jidat nya mendengar ucapan Monica itu.


'benar benar polos ' ucap Kenzie.


"Hai cantik . Kenalin , tante , Tante thalia . Mama Kenzie , bukan nenek nya " ucap Thalia


'bener bener si Kenzie bikin gue malu ' batin Monica.


"Gue ganti baju dulu . Lo duduk sama mamah gue aja " pinta Kenzie.


"Siap"


" Nama kamu siapa nak ? " Tanya thalia.


" ceisya Tante "


"Cantik"


"Tante juga cantik" ucap Monica.


'dia sangat mirip dengan Ale , sahabat ku' batin Thalia.


"Kalo Tante boleh tau , nama mama kamu siapa ? " Tanya thalia memastikan


" Nama mami aku Aleya Raninta Tante , Tante boleh manggil mami aku Ale" ucap Monica.


Deg


"Ternyata benar " ucap Thalia sembari memeluk Monica dan menangis sejadi jadi nya.


'tante thalia kenapa ? ' batin Monica.


Thalia pun melepas pelukan nya.


"Ternyata kamu adik nya Vano . Tapi Tante gak pernah ketemu sama mamah kamu dan Vano, karena dulu Tante tinggal di Singapore . Tante dulu sempat nanya sama Abang kamu nama mamah nya siapa , tapi dia bilang nama nya leya raninta . Tante bersyukur banget ketemu sama kamu. Gara gara ngeliat muka kamu yg mirip dengan mamah kamu , Tante jadi tau bahwa kamu anak nya Ale " ucap Thalia sambil nangis.


"Emang kenapa tante sama mama aku"tanya Monica .


bersambung....

__ADS_1


__ADS_2