GADIS CUPU MILIK KAKEL DINGIN

GADIS CUPU MILIK KAKEL DINGIN
PART 26


__ADS_3

#gadis_cupu_milik_kakel_dingin


#part_26


"Ken . jangan ganti lagi , mending foto aku aja , soal nya foto pacar kamu tadi jelek " ucap Esya.


"Iya , tapi ini lebih jelek ! " Ketus Kenzie lalu dia langsung mengganti nya dengan foto Monica lagi.


"Ken! , Kamu bilangin aku jelek ? " tanya Esya.


"nggak"


"Terus kamu tadi bilang apa ? "


" Lo lebih jelek dari pacar gue ! " Ucap Kenzie lalu keluar dari kelas.


"Ken tunggu ! " Ucap Esya mencengangkan tangan Kenzie.


"Apa lagi ? "


"Aku minta maaf "


"Hm"


"Ken , jangan cuek in aku kaya gitu , dong . Yaudah biar kamu maafin aku , aku cium kamu" ucap Esya sembari tersenyum.


"ga minat " ketus Kenzie lalu pergi.


1


2


3


cup


Esya mencium pipi Kenzie .


siapa sangka , jari ujung koridor . Ada Monica . Ya , dia tak sengaja melihat adegan itu .


"Lo kenapa cium gue " Bentak Kenzie.


"Aku tau kok kamu sebenarnya mau aku cium , tapi kamu gengsi " ucap Esya.


" najis !" ucap Kenzie lalu mengelap kasar bekas ciuman itu.


"Ih , kok di hapus , sih " kesal Esya.


"Banyak kuman! " Ketus Kenzie.


~pulang sekolah


"Ken , aku pulang sama kamu , ya " ucap Esya.


"Gue sama Monica " ucap Kenzie datar.


"ih , ngapain sih kamu sama dia ! Dia itu jelek , dekil , Miskin ! " Ucap Esya.


"Stop! , Lo ga usah menghina cewek gue ! " Bentak Kenzie.


"Kamu berani bentak aku , Ken ? "


"itu karena Lo keterlaluan! " Ucap Kenzie .


"Ken , aku mau pulang sama kamu , titik ! " Ucap Esya.

__ADS_1


"Gue juga punya cewe ! , Dia prioritas utama gue ! " Ucap tegas Kenzie .


"Terus , aku ? " tanya Esya berkaca kaca.


"Lo emang Sahabat gue , tapi gue punya pacar , dan dia lebih penting . Tapi gue bingung kenapa sikap Lo sekarang kekanak kanakan gini . Dulu Lo mandiri , apa apa sendiri . Kenapa sekarang kaya gini ? . Apa Lo bukan Esya ? " Tanya Kenzie curiga.


"Ken , kamu ga percaya sama aku ?. Aku benar sahabat kamu , Ken " ucap Esya.


"iya . Sekarang gue mau pulang dulu " ucap Kenzie.


"Bareng..." Rengek Esya.


"Sya , Lo harus ngerti in gue dong ! . Gue juga punya tanggung jawab sama dia ! " Bentak Kenzie.


"T-tanggung jawab ? , Kalian kan cuman pacaran . Mana mungkin kamu punya tanggung jawab atas nya " ucap Esya.


"ortu nya nitipin ke gue " ucap Kenzie.


"Gue buru buru " ucap Kenzie lalu pergi menuju parkiran.


~satu sisi


"Kenzie mana sih , masa dia pulang sama Esya lagi " gumam Monica.


"Apa dia benar ngelupain gue? " Sambung nya..


"Mana mungkin aku ngelupain kamu " ucap seseorang dari belakang.


mendengar suara familiar itu . Monica membalik kan badan nya . Ternyata benar , itu Kenzie.


"Ken , kamu pulang sama siapa ? " Tanya Monica.


"Kamuu " ucap Kenzie.


"Terus , Esya? "


"Kalian marahan ? " Tanya Monica.


"Gausah bahas dia . Sekarang pulng , yuk "


"Kamu ga marah lagi kan sama aku ? " Tanya Monica.


"Soal apa ? " Tanya Kenzie.


"Yang kemarin , aku pulang sama Amsyar " ucap Monica.


"Oh , itu . Dikit " ucap Kenzie.


"ihhh...aku minta maaf " ucap Monica.


"satu syarat" ucap Kenzie.


"apa? "


"sekarang pulang kamu yg bawa motor nya " ucap kenzie.


"Ah , gampang. Ayo " ucap Monica.


"Emang bisa ? " Tanya Kenzie.


"Idihh... ngeremehin senior " ucap Monica.


"Ga percaya " ucap Kenzie.


"Yaudah sekarang kita buktiin . Cepet naik ! " Ucap Monica.

__ADS_1


Mereka berdua pun sudah siap memakai helm full face.


"Siap? " Tanya Monica.


"Siap , senior! " Seru Kenzie.


"Jangan lupa pegangan ! . Ntar kamu nya terbang , lagi " ucap Monica.


"kalo peluk ? " tanya Kenzie Mesvm.


"Tapi jangan erat erat ! " Ucap Monica.


"Oke"


Brum


Brum


Monica menjalan kan motor itu dengan sangat cepat , seperti angin.


"M-mon , pelan pelan " ucap Kenzie yang berada di celuk leher Monica sembari memeluk nya dan memejam kan mata .


"katanya Mr. Pembalap , kok gini aja takut " ketus Monica.


"Ya karena bukan aku yang bawa " ucap Kenzie .


Karena menurut Monica Kenzie sangat menggemaskan kan . Jadi dia mengeluarkan hp nya , dan memotret Kenzie .


'berhasil ' batin Monica.


" Ken , CUPUUU! " Teriak Monica.


" Aku ga cupu ya , cuman takut ! " Ketus Kenzie.


"Sama aja "


glep


"Sampai " ucap Monica.


" Hebat , tuan Monica " ucap Kenzie.


"Terimakasih, nyonya Kenzie " ucap Monica.


"Mulai nakal ya " ucap Kenzie lalu mencubit hidung mancung Monica.


"Mon , aku minta maaf ya kamarin aku ngebentak , kamu " ucap Kenzie.


"Iya , gapapa " ucap Monica.


"Peluk~ " ucap Kenzie merentangkan kedua tangannya. Lalu Monica pun langsung memeluk Kenzie.


"Maafin aku , maaf " ucap Kenzie sembari mencium kening Monica.


"Maaf Mulu. Kan aku udah bilang gapapa " ucap Monica.


"Oh iya , kamu Belajar dari mana balap motor ? " Tanya Kenzie sembari melepaskan pelukan nya.


" Ga tau aja , istri mu ini di kenal dengan queen Balap " ucap Monica dengan pd.


"dan queen nya Kenzie " ucap Kenzie.


"H-hah? "


" Maka nya jangan kebanyakan makan micin ! " ketus Kenzie sembari mengusap wajah Monica dan masuk ke kamar mandi.

__ADS_1


bersambung.....


__ADS_2