
~Skip istirahat ~🥑
"Reyhan gw duluan ya, oh iya bilang Rara gw gak istirahat sama dia dulu." ucap Rachel
"Hm oke." sahut Reyhan
Rachel pun langsung keluar dari kelas nya dan bergegas berjalan menuju ke kamar mandi, namun tiba-tiba hak tak terduga Reyaa dan juga sahabat nya malah menyiram Rachel dengan air.
"Heh! Apa-apaan kalian, kenapa gw disiram air sih?" tanya Rachel yang kebahasaan itu
"Kenapa gak terima ya? Kan gw sudah bilang jauhin Raka atau lu bakal menderita." ancam Reyaa
"Tapi Raka itu tunangan gw, kenapa gw harus jauhin dia, lu gila kali ya," teriak Rachel
"Gw gak perduli, pokoknya lu harus jauhin Raka, lu paham!" tegas Reyaa
"Hm, seperti nya kau lupa dengan ancaman ku ya?" tanya Rachel dengan sinis
"Ancaman? Apa maksudnya, apakah Reyaa di ancam sama Rachel?" batin Putri yang masih bertanya-tanya
"Gw peringatin sekali lagi, jika kalian berdua masih ingin sekolah disini, jangan pernah mengusik hidup gw, tapi kalau lu masih melanggar juga gw gak segan-segan bakal keluarin kalian dari sekolah." ucap Rachel dengan tegas
Setelah itu Rachel langsung keluar dari kamar mandi, dia bergegas ke ruang kesehatan untuk mengganti pakaian nya yang basah tadi, namun tiba-tiba Raka menghampiri nya. "Lho, kamu kenapa Rachel? Kok basah gini baju nya?" tanya Raka dengan penasaran
"Aku gapapa kok, aku mau ke UKS dulu ya, mau ganti pakaian, kamu tunggu disini saja nanti aku jelasin." ucap Rachel dan langsung pergi
"Rachel kenapa ya? Apa dia di bully? Tapi sama siapa?" batin Raka yang masih heran
Setelah mengganti pakaian nya Rachel langsung mengeluarkan hp nya dari kantong seragam nya dan menelpon supir nya.
( Halo pak )
( Iya halo, kenapa non Rachel? )
( Apakah aku bisa minta tolong sama bapak? )
( Minta tolong apa ya non? )
( Tolong bawakan motor saya di bagasi ya pak )
( Lho, memang nya kenapa? Tumben sekali non Rachel ingin naik motor? )
( Tidak ada apa-apa kok pak, tolong bawakan saja ya )
( Baik non, saya akan hantarkan motor non Rachel )
( Terima kasih pak )
( Iya non Rachel sama-sama )
Telpon nya pun di matikan, setelah menelponnya supir nya Rachel langsung keluar dari UKS dan menghampiri Raka yang masih setia menunggu nya di luar UKS.
"Kamu sudah selesai ganti pakaian nya?" tanya Raka
"Sudah kok, yaudah ayo kita ke kantin saja, aku laper banget," ucap Rachel
"Haha yaudah ayo, aku juga laper." jawab Raka
Raka dan Rachel langsung berjalan menuju kearah kantin, Raka langsung memesan makanan dulu sebelum duduk begitu pun juga dengan Rachel.
"Duduk dimana nih?" tanya Rachel yang masih mencari tempat duduk yang kosong
"Disana saja yok, seperti disana agak luasan," jawab Raka
"Hm oke deh, yaudah ayo kesana keburu ada orang yang duduk disana." ucap Rachel
Raka dan Rachel langsung bergegas berjalan ke arah sana, setelah itu mereka langsung duduk sambil memakan makanan yang ia pesan tadi. "Rachel, jadi tadi kamu kenapa?" tanya Raka yang masih penasaran
"Hm, tadi aku lagi ke toilet tiba-tiba untuk mencuci tangan tapi tiba-tiba keran nya bocor jadi aku kebasahan deh." ucap Rachel dengan berbohong
"Astaga Rachel, aku kira kamu kenapa, aku mikir nya tadi kamu di bully atau apalah gitu." ucap Raka cengengesan
"Haha kamu bisa saja sih ngomong nya, yaudah ayo lanjutin makan nya." ucap Rachel
"Maaf Raka, aku harus berbohong sama kamu, aku gak mau berbuat nekad kepada Reyaa." batin Rachel
Setelah makan Raka dan Rachel langsung balik ke dalam kelas nya masing-masing. "Rachel," teriak Raka
"Kenapa lagi Raka?" tanya Rachel
__ADS_1
"Nanti pulang bareng yok, mau gak kamu?" tanya Raka
"Kapan-kapan saja ya Raka, soalnya nanti aku mau pulang sendiri." jawab Rachel
"Hm, oke deh, tapi kalau sudah sampai rumah kabarin aku ya," sahut Raka
"Iya bawel," jawab Rachel
Rachel pun langsung masuk ke dalam kelas nya begitu pun juga dengan Raka yang langsung masuk ke dalam kelas nya juga. Rachel pun langsung duduk di bangku nya terlihat Reyhan yang sedang makan bersama Rara di bangku nya.
"Oh jadi ini pacar lu Rey?" ledek Rachel
"E-eh kamu sudah tau Rachel, kalau aku pacaran sama Reyhan?" tanya balik Rara
"Sudah tau kok, Reyhan sendiri yang ngasih tau gw." ucap Rachel
"Ihh! Kenapa di kasih tau sih Rey, kan aku bilang gak usah." ucap Rara
"Maaf ayang, lagian keluarga ku sudah pada tau kok kalau kita pacaran, terus mereka mau kenalan sama kamu." ucap Reyhan
"Di tunggu kehadirannya di rumah nya," ledek Rachel dan membuat Rara jadi malu
Kring!
Bel pun berbunyi Rara yang mendengar nya langsung bergegas keluar dari kelas nya Reyhan dan bergegas berlari ke kelas nya sendiri.
"Rachel, lu nanti pulang sama siapa?" tanya Reyhan
"Sendiri," sahut Rachel
"Hah! Sendiri! Emang nya lu berani sendiri, terus lu naik apaan?" tanya Reyhan
"Naik motor lah." ucap Rachel
"Oh naik motor toh, gw kira naik apa," jawab Reyhan
Namun tiba-tiba Reyhan langsung kaget. "Hah! Apa naik motor? Lu serius naik motor?" tanya Reyhan yang masih penasaran
"Iya lah, terus ngapain gw beli motor tapi gak di gunain." ucap Rachel
"Emang lu bisa naik motor?" tanya Reyhan
"Dih! Kenapa dia jadi berubah gini? Bukan nya dia pendiem, pemalu, polos, kok tiba-tiba dia jadi berubah gini sih!" batin Reyhan
"T-tapi-," ucap Reyhan yang terhenti karna suara bel masuk
Kring!
Semua murid langsung duduk dengan rapi, karna guru pun sudah mulai masuk kelas dan memulai pelajaran.
~Skip pulang sekolah~🥑
Rachel yang sedang memakai jaket nya dan berjalan menuju parkiran motor. "Huh! Sudah lama gw gak make motor ini." gumam Rachel
Rachel langsung menyalakan motor nya dan langsung menaiki motor nya. "Masih enak nih motor nya, gw kira bakal rusak ternyata gak." ucap Rachel
Tapi saat Rachel ingin berjalan tiba-tiba Reyaa dan sahabat nya menghampiri nya. "Rachel tunggu!" teriak Reyaa
"Hm kenapa?" tanya Rachel
"Aku mau minta maaf sama kamu karna sudah jahat sama kamu." ucap Reyaa berbohong
"Hm iya gapapa kok, asalkan kalian jangan jahat lagi ya sama gw." ucap Rachel
"Oh iya nih aku mau kasih minuman Boba buat kamu atas permintaan maaf aku." ucap Reyaa sambil memberikan Boba ke Rachel
"Makasih ya, gw minum ya Boba nya," ucap rachel sambil menusuk sedotan ke minuman nya
"Haha semoga dia cepet mati," ucap Reyaa Putri
Rachel langsung meminum nya hingga habis, namun belum ada efek dari obat yang di masukan ke dalam minuman boba nya Rachel.
~FLASHBACK ~🥑
"Reyaa gimana ini? Apakah dia beneran bakal mengeluarkan kita dari sekolah?" tanya Putri
"Gak, lu tenang saja gw bakal beresin masalah ini," ucap Reyaa
"Tapi cara nya gimana?" tanya Putri
__ADS_1
"Sudah ku ikutin permainan gw saja deh, gw pastiin dia bakal mati hari ini," ucap Reyaa dengan sinis
"Hm, seterah lu deh, gW ngikutin lu saja," ucap Putri
Sedangkan Rachel yang sudah jalan dengan motor nya, namun saat di pertengahan jalan tiba-tiba Rachel yang sudah mulai pusing dan tiba-tiba, ia terjatuh dan mengalami kecelakaan yang cukup parah.
Saat Rachel terjatuh dari motor banyak sekali warga yang mulai menghampiri nya dan membawa ke rumah sakit terdekat. Pihak rumah sakit langsung mencari identitas Rachel dengan mencari hp nya.
Saat di kediaman rumah nya Rachel tiba-tiba Felicia mendapatkan telpon dari no tidak di kenal, ia langsung mengangkat telpon tersebut.
( Halo, dengan bunda Rachel Agatha Alexandre? )
( Iya, saya sendiri ini siapa ya? )
( Kami dari pihak rumah sakit ingin mengabarkan jika ananda Rachel mengalami kecelakaan )
( Apa! Anak saya kecelakaan? Terus bagaimana keadaan nya? )
( Anak ibu sudah di tanganin oleh dokter, lebih baik ibu kesini saja agar mengetahui keadaan nya lebih lanjut )
( Baik, saya akan )
Felicia langsung bergegas ke rumah sakit untuk melihat keadaan anak nya Rachel, sesampainya di rumah sakit Felicia langsung mencari ruangan Rachel, setelah menemukan nya, ia di jegat oleh dokter karna tidak boleh masuk dulu.
"Dokter, saya ingin melihat anak saya." ucap Felicia yang sedang panik
"Maaf, nyonya anda tidak boleh masuk dulu, soalnya pasien lagi masa kritis jadi tidak bisa di jenguk dulu." ucap dokter tersebut
"Tapi anak saya akan baik-baik sajak kan dokter?" tanya Felicia
"Iya, anak nyonya akan baik-baik saja, kamu akan melakukan hal yang terbaik untuk non Rachel." ucap dokter tersebut
Felicia yang masih panik langsung menelpon Revan suami nya. Sedangkan Revan yang sedang bekerja tiba-tiba menerima telpon dari istri nya.
( Halo mas Revan )
( Halo kenapa sayang? )
( Rachel mas! )
( Rachel kenapa sayang? )
( Rachel kecelakaan saat mau pulang sekolah )
( Apa! Kok bisa terus bagaimana keadaan nya? )
( Rachel lagi di tanganin oleh dokter mas )
( Yaudah mas kesana ya, kamu tunggu mas )
( Iya mas )
Felicia pun langsung memutuskan telpon nya dan fokus dengan kesembuhan anak nya Rachel. "Sayang, kamu bertahan ya, bunda gak bisa hidup tanpa kamu." batin Felicia
Dokter pun keluar dari ruangan nya Rachel, Felicia yang melihat nya langsung bergegas menghampiri nya. " Dokter jadi bagaimana keadaan anak saya?" tanya Felicia
"Keadaan nya sudah mulai membaik kok," jawab dokter tersebut
Felicia yang mendengar nya langsung lega. "Apakah saya boleh masuk?" tanya Felicia
"Tentu saja boleh," jawab dokter tersebut
"Tapi anak saya tidak ada luka parah atau semacamnya kan dok?" tanya Felicia
"Tidak ada kok nyonya, jika non Rachel sudah merasa lebih baik, ia boleh pulang," ucap dokter tersebut
"Terima kasih dok." ucap Felicia
Felicia pun langsung masuk kedalam ruangan nya Rachel dan melihat Rachel yang sudah siuman, Felicia langsung memeluk nya dan melihat kondisi anak nya itu.
"Sayang kamu gapapa kan?" tanya bunda nya
"Aku gapapa kok Bun," jawab Rachel
"Kamu kenapa bisa kayak gini sih nak?" tanya bunda nya
"Kalau kita sudah sampai rumah aku bakal ceritain semua nya." ucap Rachel
"Yaudah gapapa kok, yang penting kamu gapapa bunda takut kalau kamu sampai kenapa-kenapa," ucap bunda nya
__ADS_1
"Bunda, jangan khawatir ya," ucap Rachel