GADIS INCARAN KETOS

GADIS INCARAN KETOS
PENJARA!


__ADS_3

"Ini kan alamat rumah nya Reyaa sayang," ucap Raka


"Apa Reyaa! Astaga ada masalah apa sih Reyaa sama Rara!" gumam Reyhan


"Sabar dulu Reyhan, mendingan kita susun rencana saja, tapi jangan sampai gegabah, karna yang gw tau keluarga Reyaa adalah musuh terbesar dari keluarga Alexandre." ucap Rachel


"Hah yang benar saja!" ucap Raka dan Reyhan secara bersamaan


"Yang di ucapkan Rachel memang benar, keluarga Reyaa adalah musuh terbesar kita!" sambung ayah nya


"Kenapa bisa begitu ayah? Kalau memang dia musuh dari keluarga kita, kenapa di bisa masuk di sekolah SMA MANDIRI?" tanya Reyhan


"Ayah tidak bisa menceritakan nya dengan detail karna masalah sangat lah rumit," ucap ayah nya


"Lalu bagaimana dengan Rara ayah, kenapa dia menculik Rara, padahal Rara kan gak ada salah dengan Reyaa," ucap Reyhan


"Rara ada kaitan nya dengan masalah ini, karna dia adalah ade sepupu dari Raka," ucap ayah nya


"Lho, memang nya hubungan nya apa ayah?" tanya Reyhan yang masih penasaran


"Keluarga Alexandre dan juga keluarga Argantha memang bermusuhan dengan keluarga nya Reyaa," ucap ayah nya


"Lalu apa yang harus kita lakukan ayah? Aku gak mau Rara kenapa-kenapa," ucap Reyhan


"Kalau masalah nya kayak gini ayah gak bisa bantu, hanya Rachel yang bisa membantu kamu, karna dia sudah ahli dalam masalah seperti ini." ucap ayah nya dan langsung pergi begitu saja


Raka dan Reyhan langsung menengok ke arah Rachel yang masih sibuk dengan hp nya, Rachel yang menyadari nya langsung menoleh balik. "Ada apa, kalian ngeliatin aku?" tanya Rachel


"Kamu bisa menyelesaikan masalah ini sayang?" tanya Raka yang penasaran


"Bisa saja, aku sudah menghubungi beberapa temanku untuk datang ke rumah, jadi kalian tenang saja ya," ucap Rachel


"Mendingan kita pergi ke rumah Reyaa, gw mau lihat letak rumah nya bagaimana,"


"Memang nya kenapa harus di lihat?" tanya Reyhan


"Gw harus tau bagaimana letak geografis rumah nya dan ada berapa penjaga disana, jadi gw bisa menyusun rencana ini dengan baik." ucap Rachel


"Lagian Reyaa bakal gw masukin ke dalam sel penjara, selain sudah menculik Rara, dia juga hampir membunuh ku, jadi ini akan terasa lebih gampang, apalagi aku punya banyak bukti kejahatan dia, jadi masalah ini akan sangat lah mudah bagi ku." jelas Rachel


"Bagaimana kamu bisa mempunyai rencana sebagus ini?" tanya Reyhan


"Hei kau lupa ayah kita siapa? Saat aku di Amerika aku sudah biasa menyelesaikan masalah seperti ini, gw juga sudah sering berlatih," ucap Rachel


"Wah! Calon istri gw emang keren banget kalau kamu jago berantem berarti kamu juga jago dong berantem di kasur," ledek Raka


"Heh! Lu malah bahas kayak gitu, yang harus kita bahas tuh Rara bukan yang lain." tegas Reyhan


"Astaga! Iya iya maaf gak sengaja gw, iya kan ya sayang," sahut Raka


Rachel hanya tersenyum karna ulah kembaran nya dan juga tunangan nya karna selalu berantem saat mereka sedang bersama.


"Yaudah, jangan berisik mendirikan sekarang kita pergi ke rumah Reyaa sekarang," ucap Rachel


"Kita kesana mau naik apa mobil? Motor? Atau apa nih?" tanya Raka


"Kita harus naik motor, karna kalian berdua harus memancing penjaga disana untuk keluar dari rumah Reyaa, karna setahu gw bokap nya Reyaa itu ada di luar negri jadi ini bakal gampang untuk kita atasi." jelas Rachel


"Lalu lu bagaimana? Lu ngapain pas disana?" tanya Reyhan


"Gw bakal nunggu temen gw disana lalu gw sama temen gw bakal menyelinap ke rumah nya Reyaa." jawab Rachel


"Oke tapi, kalau lu ke tangkap bagaimana?" tanya Reyhan


"Gak bakal lah, gw sudah ahli yang beginian apalagi gak ada ketua nya jadi agak mudah buat gw." jawab Rachel

__ADS_1


"Haha oke deh, yaudah berarti kita bakal berpencar dan sudah ada tugas nya masing-masing." sahut Raka


~Skip di rumah Reyaa~🥀


"Sekarang kalian pancing semua bodigart itu, sisa nya biar kami yang urus." ucap Rachel


"Oke, kalian semua berhati-hati ya kalau ada apa-apa telpon kami." jawab Raka


Reyhan dan Raka langsung bergegas untuk keluar lagi dari rumah nya Reyaa dan menyalakan motor dengan keras sehingga semua bodigart tersebut keluar dari rumah.


"Woi! Siapa kalian, jangan lari kalian berdua," teriak salah satu bodigart tersebut


"Ayo, langsung jalan saja tapi kita akan berpencar dan agar mereka semua menjadi beberapa bagian," ucap Raka dari sebrang jalan


"Ah baiklah kalau begitu, langsung saja lah." jawab Reyhan sambil mengebut dengan motor nya


Sedangkan bodigart tersebut langsung mengejar Reyhan dan juga Raka, disisi lain Rachel dan juga teman-teman nya langsung menyelinap ke rumah nya Reyaa dengan hati-hati. "Okei kalian, semua cari di tempat lain, gw bakal cari di ruang bawah tanah," ucap Rachel


"Ah baiklah, itu masalah gampang tapi jika kau ada masalah langsung hubungin kita ya." ucap salah satu teman nya


Mereka pun langsung berpencar dengan cepat, ketika Rachel sudah mulai masuk ke dalam ruang bawah tanah, ia langsung menyalakan senter hp nya karna di ruangan tersebut sangat lah gelap.


Tapi saat Rachel ingin berjalan lagi, tiba-tiba, ia mendengar suara teriakan dari salah satu ruangan tersebut, Rachel langsung mencari sumber suara tersebut namun, ia melihat Rara yang di sekap disana dengan tangan yang terikat dan mulut yang di tutupi oleh kain.


"Rara," teriak Rachel


"Hm,"


"Sebentar aku bakal lepasin tali nya," ucap Rachel


Rachel dengan sigap langsung melepaskan tali dari tangan nya Rara, setelah lepas Rara langsung memeluk Rachel karna ketakutan. "Hiks! Rachel aku takut disini," tangis Rara


"Kami tenang saja, aku disini kok sama kamu, sebentar aku bakal hubungi teman-teman ku dulu dan juga polisi," ucap Rachel


Rachel langsung mencari kontak teman nya dan langsung menelpon nya. Sedangkan teman nya yang tiba-tiba hp berdering langsung mengangkat telpon tersebut.


( Halo Tasya )


( Iya, halo juga Rachel, bagaimana Rara sudah ketemu? )


( Sudah ketemu kok, sekarang kita langsung keluar gw juga bakal keluar )


( Ah baiklah, gw sama yang lain bakal ikut keluar juga )


( Oke cepat-cepat kalian keluar sebelum bodigart tersebut kembali )


( Baik Rachel )


Rachel langsung memutuskan telpon nya dan bergegas membawa Rachel keluar dari rumah tersebut. Setelah semua nya keluar dari sana, tidak lupa Rachel langsung menelpon polisi.


( Halo pak polisi )


( Iya, dengan siapa? )


( Saya Rachel Agatha Alexandre pak )


( Ada apa nona muda Rachel? )


( Saya butuh bantuan bapak, tolong bapak kesini saya ada di, Kompleks perumahan Cempaka no 57 )


( Baik, kami akan datang kesana )


Rachel langsung memutuskan telpon nya dan bergegas menelpon supir nya agar dia kesini untuk membawa Rara pulang ke rumah nya Rachel.


~Skip saat polisi datang~🥀

__ADS_1


"Selamat malam nona muda Rachel," sapa polisi tersebut


"Selamat malam juga pak polisi, jadi saya telpon ada kesini ingin memberitahu sesuatu," ucap Rachel


"Ada apa ya nona muda Rachel?" tanya polisi tersebut


"Sahabat saya yang bernama Rara Calista dari keluarga Argantha baru saja di culik oleh keluarga Reyaa," jawab Rachel


"Dan saya ingin bapak untuk menangkap Reyaa serta bodigart nya yang ada disana, dan bukan itu saja yang di lakukan oleh nya, Reyaa pernah memberikan saya minuman yang ia telah berikan racun sehingga saya jatuh kecelakaan."


"Saya ada bukti laporan atas laboratorium dari dokter yang pernah saya datangi saat kecelakaan tersebut dan bukan itu saja, saya pernah di ancam oleh Reyaa karna dia ingin membuat hidup saya menderita dan dia sempat membully saya saat di sekolah, saya ada bukti vidio nya pak," ucap Rachel sambil memberikan bukti tersebut


"Baik nona muda Rachel, bukti ini sudah sangat kuat dan kami akan menangkap keluarga Reyaa beserta bodigart nya, terima kasih atas laporan nya nona muda Rachel," ucap polisi tersebut


"Sama-sama pak, saya harap masalah ini cepat selesai karna dia sangat lah berbahaya." ucap Rachel


"Baik nona muda Rachel serahkan semua nya kepada kami." ucap polisi tersebu


~Skip di rumah~🥀


"Rachel, Rara," teriak Reyhan dirumah nya


"Jangan teriak-teriak, ayah sama bunda masih tidur," jawab Rachel


"Iya maaf, Rara dimana?" tanya Reyhan


"Dia ada di kamar ku, lagi istirahat soalnya dia kayak nya masih trauma sama kejadian tadi." ucap Rachel


"Memang nya apa yang terjadi sama Rara? Kok bisa trauma gitu?" tanya Raka


"Rara di sekap di ruang bawah tanah, dan disana ruangan nya sangat lah gelap dan panas tangan nya di ikat dan mulut nya di tutupi oleh kain." jelas Rachel


"Reyaa benar-benar keterlaluan, lalu dia sekarang bagaimana apakah sudah di tangkap?" tanya Reyhan


"Tadi pas disana aku sudah menelpon polisi dan sudah memberikan bukti yang kuat kalau Reyaa dan juga bodigart nya sudah melakukan kesalahan." ucap Rachel


"Huh! Syukurlah kalau begitu aku merasa tenang sekarang, yaudah kalau gitu aku mau ke atas dulu, mau lihat keadaan nya Rara." ucap Reyhan


~Skip di kamar~🥀


"Sayang," ucap Reyhan sambil mengelus pipi nya Rara


"Reyhan! Kamu kemana saja aku takut tadi," jawab Rara yang masih ketakutan


"Stt! Kamu tenang saja ya, kamu sudah aman kok, jangan takut lagi ya cantik." ucap Reyhan sambil menenangkan Rara yang masih ketakutan


"Siapa yang sudah menculik aku? Dan penyebab nya kenapa?" tanya Rara


"Reyaa sayang, dia yang sudah menculik kamu," jawab Reyhan


"Astaga! Salah aku sama dia apa sih," ucap Rara


"Yaudah kamu gak usah pikirkan itu, ya g paling penting kamu selamat dan sekarang kamu istirahat jangan banyak pikiran oke." ucap Reyhan


"Iya, aku ngerti kok sayang, aku kangen banget sama kamu," ucap Rara


"Masa sih, yaudah nikah yuk sama aku biar bisa satu atap jadi gak pisah rumah." ledek Reyhan


"Ih kamu apa-apa sih, gak jelas banget deh." jawab Rara yang malu


"Haha iya, iya aku cuman bercanda yaudah sekarang kamu istirahat ya," ucap Reyhan sambil mengecup kening nya Rara


"Good night cantik," ucap Reyhan


"Good night juga sayang," jawab Rara sambil memejamkan mata nya

__ADS_1


Rara pun langsung tertidur pulas Reyhan langsung keluar dari kamar nya Rachel, agar Rara bisa istirahat dengan nyenyak tanpa ada yang menggangu nya tidur.


__ADS_2