
faya terlalu asik membaca buku hingga dia tidak sadar ada orang yg menatap nya di ambang pintu ruang baca itu.
(di sini rupa nya kau kucing liar)batin elang tersenyum
"hoam.....ngantuk sekali" ucap faya sambil menguap
faya lantas meletakkan kepala nya di buku yg iya baca tadi sebagai bantal nya.
tak lama faya pun tidur,karna terlalu lama membaca buku novel.
elang pun mendekat ke meja membaca yg dimana faya berada.
"manis" ucap elang tersenyum tipis saat melihat wajah damai faya saat tidur
elang mengangkat tubuh faya dengan hati-hati agar faya tidak terbangun,elang membawa nya keluar dari ruangan itu menuju kamar nya.
setelah sampai ke kamar elang,elang membaring tubuh faya di ranjang.
"jangan tinggalkan aku lagi" ucap elang dengan raut wajah seduh
dia mengusap rambut faya lalu mencium kening faya
"selamat tidur kucing liar" ucap elang berlalu pergi keluar
***********
di sisi lain
di sebuah kontrakan yg di tempati geya
"gk salah lagi,tu anak pasti udah ketangkap sama orang itu" ucap geya
tok...tok....tok
"siap itu,tumben malam-malam gini ada tamu,jangan-jangan itu faya" ucap geya bergegas membuka pintu kontrakan nya
"permisi nona" ucap orang itu,dan ada beberapa orang di belakang nya
__ADS_1
"ya.....kalian siapa"ucap geya
" saya sekretaris rio, saya sekretaris tuan muda"ucap sekretaris rio
"maksud nya" ucap geya bingung
"maksud saya,saya sekretaris tuan muda elang" ucap sekretaris rio
"haah..!!,tu-tuan elang" ucap geya terbata karna kaget
"ka-kalian ma-mau apa" ucap geya terbata
"kami ingin nona ikut dengan kami" ucap sekretaris rio terus terang
"kenapa aku harus ikut kalian" ucap geya dan tubuh nya gemetaran
"aku tidak mau ikut dengan kalian" sambung geya
"kami tidak akan macam-macam dengan nona" ucap sekretaris rio
geya menatap mereka takut
"aku tidak ada urusan dengan kalian"
"tapi nona ada hubungan nya dengan nona muda" ucap sekretaris rio
"dimn--mmmm" belum sempat geya berbicara,mulut nya sudah di bekap.
geya pun pingsan,dan mereka membawa nya ke mobil,dan mobil itu pun melaju pergi
********
"humm....." lenguh faya saat membuka mata nya lalu melihat keseliling
"kenapa aku ada di sini,perasaan ada di ruang baca deh" ucap faya mengingat
"siapa yg membawa ku kemari" ucap faya bingung
__ADS_1
"aku yg membawa mu" tiba-tiba elang menyahut
"oooh...." ucap faya singkat karna dia masih marah pada elang
"masih marah...hmm" ucap elang sambil mendekat ke arah faya
"kau mau apa" ucap elang lagi lalu di mengangkat dagu faya
"jangan pegang-pegang" ucap faya sambil menepis tangan elang
elang hanya tersenyum melihat faya mengerucutkan bibir nya
"aku ada hadiah untuk mu" ucap elang sambil mengusap kepala faya
"aku tidak butuh hadiah mu itu"ucap faya ketus dan menepis tangan elang
" benarkah.....yakin"ucap elang meledek
"yakin seratus persen"ucap faya yakin
" aku cuma mau pulang"sambung faya lagi
"kalau itu tidak akan ku kabul kan sayang" ucap elang dingin
"hadiah nya ada di bawah" ucap lagi
"lihat dulu hadiah nya,kalau tidak suka,aku akan memberikan nya ke kolam buaya" sambung elang sambil berlalu pergi
(apa ya hadiah nya,penasaran....coba liat dulu deh)batin faya merasa penasaran
faya pun pergi keluar dari kamar elang dan menuju kebawah untuk melihat hadiah yg elang bilang itu.
*********Bersambung*******
maaf ya sayang,up nya lama,soal nya banyak tugas numpuk😘
jangan bosan untuk like,comen dan vote ya para readers biar aku nya tambah semangat😊**
__ADS_1