Gadis Itu Milikku

Gadis Itu Milikku
chp 17


__ADS_3

geya yg merasa tidak enak hati karna telah membuat faya berada dalam masalah


dengan sedikit keberanian geya pun masuk ke dalam kamar elang


"permisi" ujar geya yg sudah berada di dalam kamar


elang menatap geya tajam,geya yg di pandang seperti itu pun menciut


"ada apa" ucap elang to the point


"emm....itu...anu" geya gugup karna elang terus menatap nya tajam


faya yg tadi nya menundukkan kepala,seketika mengangkat kepala nya saat mendengar suara geya


"tidak usah bertele!"ucap elang tegas


" se-sebe-nar nya fa-faya ti-ti-tidak--"ujar geya terbata dan terjeda karna elang memotong nya


"apa kau gagap" ujar elang sambil duduk di sofa dan menatap faya dan geya


"tidak" ujar geya takut


"bicara yg jelas" balas elang


"sebenar nya faya tidak bersalah,dia hanya mengikuti rencana ku saja,jangan sakiti dia,kau boleh menghukumku tapi jangan faya,dia sahabat ku,dia sudah seperti adik ku sendiri" jawan geya menunduk


faya yg mendengar ucapan geya merasa terharu,faya mendekati geya dan langsung memeluk nya

__ADS_1


"hiks....hiks....hiks,terimakasih sudah mau menjadi sahabat ku" ucap faya menangis tersedu yg masih memeluk tubuh geya


"kau itu bukan sahabat ku"geya melepaskan pelukan dan meletakkan kedua tangan nya di pundak faya


"kamu tidak mau menjadi sahabat ku"lirih faya menundukkan kepala nya


" bodoh.....kau itu bukan sahabatku tapi kau itu saudara ku,ingat itu"ucap geya tersenyum dan langsung memeluk faya erat


faya yg tadi nya murung,sekarang tersenyum saat mendengar jawaban geya, dia membalas pelukan geya


sedangkan elang menatap mereka cengo


(apakah ini bagian dari akting mereka,tapi yg ini sangat mendalami)batin elang


"terimakasih geya.....kamu mau menganggap ku saudara mu,aku menyangimu ge"ujar faya dengan isakan tangis nya


" sudah......jangan menangis lagi,nantik tidak cantik lagi"geya tersenyum dan menghapus air mata faya


"ayo keluar,kita makan bakso,aku yg teraktir" ajak geya pada faya


faya langsung sumbringan saat mendengar kata bakso


"benarkah" tanya faya dengan mata berbinar


"iya,kapan sih geya bohong" ujar nya membanggakan diri


"kalau di teraktir siapa sih yg gk mau" ujar faya cengengesan

__ADS_1


"yeee.....ini mah mau gratisan aja" ujar geya dengan muka dibuat sebel


"cuslah ........nantik bakso nya kabur"canda faya dan megandeng tangan geya menuju pintu


sebelum tangan faya memutar knop pintu,sudah ada suara yg membuat mereka merinding


"mau kemana kalian" ujar elang dengan nada seram nya


faya dan geya tertegun,mereka memberanikan diri untuk melihat kebelakang


tubuh faya dan geya gemetaran saat melihat tatapan marah elang,seakan ingin mencabik-cabik mereka berdua


"eh kak elang,kak el mau ikut makan bakso tidak"ajak faya takut


" kau lupa apa barusan terjadi"tanya elang menatap mereka tajam


"hehehe...... ti-tidak kak" ujar faya dengan tertawa getir


"hukuman apa yg pantas untuk kalian berdua" tegas elang


"kak jangan sekarang di hukum nya ya ya ya"ucap faya memelas


"kau membantah ku little girl,kau harus di beri pelajaran karna sudah menghancurkan kamarku" ujar elang dengan senyum devil nya


elang menyeringai saat memikirkan hukuman yg pantas untuk gadis nakal nya itu


***********Bersambung********

__ADS_1


hai readers👋gimana cerita nya,maklum kalo jelek ya,soal nya masih pemula😁


kalo suka dengan ceritaku jangan lupa like,komen dan vote ya readers😘**


__ADS_2