
Author Prov,,,
Sesampainya di kamar, Salsha dan David pun segera beristirahat. Akan tetapi waktu David ingin tidur di kasur, Salsha mengatakan kepada David bahwa Salsha tidak ingin tidur berdua dengannya.
End Author Prov.....
_________________
______________________________________
Salsha Prov,,,
"Siapa yg izinin Mas tidur di kasur" kataku marah.
"Mas kan cape, Sayang" katanya.
"Aku gk mau tidur berdua sama Mas, kalo Mas mau tidur di kasur, ya udah deh Aku akan tidur di sofa saja" kataku.
"Kok Kamu gitu sih, Sayang. Apa Kamu masih marah sama Mas" katanya.
"Iya Aku masih marah sama, Mas" kataku jutek.
"Tapi kan tadi Mas udah minta maaf, dan juga Mas udah nurutin kemauan Kamu" katanya.
"Tadi Aku udah maafin Mas, tapi Aku cuma gk ingin tidur berdua aja sama Mas. Soalnya Aku gk mau deket2 dgn Mas dulu, Mas mau kan nurutin keinginan Aku, ini juga keinginan Anak kita Mas. Kayaknya Dia juga ngambek sama Mas, soalnya tadi Mas senyumin cewe lain di depan ibunya, hihi" kataku sambil tertawa.
"Masa sih Sayang, Dia kan masih kecil kok tau tadi Ayahnya senyum sama cewe lain" katanya bingung.
"Lucu juga muka bingung Mas David, kan Aku cuma bercanda. Aku cuma mau ngetes aja seberapa cinta Dia sama Aku" gumamku.
"Tau lah Mas, kan Dia juga ngerasain perasaan ibunya. Bila Aku sedih pasti Dia ikut sedih, bila Aku bahagia pasti Dia juga bahagia. Iya kan Nak" kataku sambil mengelus perutku.
"Oke deh, kalo gitu lebih baik Kamu tidur di kasur. Biar Mas tidur di sofa saja" katanya.
__ADS_1
"Selamt tidur ya, Mas" kataku.
"Selamat tidur, Sayang" katanya.
"Hihi, lucu juga ngerjain Mas David. Mau2 nya Dia gue suruh tidur di sofa" gumamku.
"Terpaksa deh gue harus tidur di sofa. Besok2 gue gk mau lagi senyumin cewe lain, pasti gue bakal di hukum kaya gini lagi deh, nasib2" gumam David meratapi nasibnya.
"Kesian juga gue liat Dia tidur di sofa kaya gitu, besok gue kasih Dia ciuman deh, itung2 hadiah" gumamku.
Keesokan paginya, Aku bangun dari tidurku. Aku gk melihat Mas David di sofa, Aku pun bingung kemana Dia pagi2 begini Dia pergi kemana.
"Kemana sih Dia, tumben amat bangun pagi2 kaya gini. Lebih baik gue segera mandi aja deh, baru setelah itu gue cari Mas David" gumamku.
Setelah setengah jam berlalu, Aku pun keluar dari kamar untuk segera mencari keberadaan Mas David.
"Bi inah, ada liat Mas David gk" kataku.
"Gitu ya Bi, Bibi tau gk Dia pergi kemana" kataku.
"Ah,, Bibi kurang tau Non Caca" kata Bi inah.
"Kalo Mas David datang, tolong Bibi bilangin sama Dia Aku nunggu Dia di kamar ya, Bi" kataku.
"Iya, Non. Non mau sarapan sekarang" kata Bi inah.
"Aku tunggu Mas David pulang aja, Bi. Ngomong2 Papa udah pergi ke kantor" kataku.
"Iya, Non. Tuan baru aja pergi" kata Bi inah.
"Terus Mama kemana, Bi. Tumben gk keliatan" kataku.
"Ibu lagi pergi ke butik, Non" kata Bi inah.
__ADS_1
"Oh, gitu ya. Kalo gitu Aku ke kamar dulu ya, Bi" kataku.
"Lebih baik Non Caca minum susu sama roti dulu. Kasian kan Dede bayi nya gk makan" kata Bi inah.
"Oke deh, Bi. Bibi siapin aja, terus anterin ke kamar ya, Bi" kataku.
"Baik, Non" kata Bi inah.
Gue pun langsung pergi menuju kamar, dan gue terus bergumam gk karuan soal kepergian Mas David.
"Tumben Mas David pergi pagi2 kaya gini, aoa jangan2 Dia marah sama gue" gumamku.
"Udahlah gk usah gue pikirin, kalo Dia marah kan gue tinggal minta maaf saja sama Dia" gumamku.
Di lain tempat, David sedang membeli sebuket bunga mawar untuk diberikan kepada Salsha agar Dia tidak marah lagi sama David. Setelah membeli bunga, David pun segera pergi menuju rumah mertuanya.
End Salsha Prov.....
_________________
______________________________________
Semoga kalian suka baca novel Author, jgn lupa like dan coment ya😊😊😊. Semoga kalian suka baca novel Author...
JANGAN LUPA FOLLOW INSTAGRAM @nuraina_alhusna
________________
______________________________________
Next,,,,,
__ADS_1