
" Aku suka kamu...Mau gak jadi pacar ku?" tanya seorang pemuda tampan bertubuh tinggi dengan pakaian seragam SMA nya. Di dadanya tertulis name tag ' SHINYA ' . " Mau kan ?"
" Mau !! " jawab Hana cepat.
Sinya cowok cool di sekolah itu sangat terkenal di sekolahnya , ia adalah mantan ketua OSIS yang hebat dan menjadi idola para siswi di sekolah tersebut karena selain tampan ,ia juga siswa jenius. Ia sangat pintar dan selalu di ikut sertakan dalam Olimpiade matematika . Nilainya selalu bagus dan dia juara kelas. Rangking 1 tidak pernah tergeser oleh siswa lain sejak dari kelas 1 hingga kini ia sudah kelas 3 SMA. Dan di sekolah nilainya selalu yang tertinggi. Nilai mapelnya selalu sempurna.
.
.
Mimpi apa aku semalam...di tembak Sinya...uwwuuu.... Hanya idiot yang tidak mau jadi pacarnya....
.
.
Hana begitu senang mendapat pernyataan cinta dari kakak kelasnya yang sangat terkenal di sekolah favorit itu. Sekolah kumpulan dari siswa terbaik dalam prestasi masing masing.
" Oke Hana...Berarti mulai sekarang kita pacaran ya.." kata Sinya. Hana mengangguk dengan malu malu.
" Aku duluan ke kelas ya.. Sudah mau jam masuk sekolah.." kata Shinya yang selalu disiplin itu.
" Iya..." jawab Hana. Sinya kemudian segera pergi.
" Yes ...punya pacar ex ketua Osis..." ucapnya senang. Ia pun kemudian juga melangkah menuju ke kelasnya.
" Hana !! " panggil seseorang. Hana kemudian menoleh kebelakang. Ia melihat 3 orang pemuda dengan seragam siswa sekolah itu nampak menghampirinya bersamaan. Dari arah berbeda. Dari samping kanan, kiri dan depan lurus.
.
.
Mati aku... Aku lupa ...😰
.
.
Senyum cerah di wajah Hana si gadis imut itu tiba tiba kandas saat melihat beberapa pemuda yang tersenyum dan hendak menghampirinya itu.
Hana berbalik dan hendak kabur. Ia barusaja hendak berlari menghindari mereka , namun tubuhnya malah menabrak seseorang.
" Aduuh.." Hana memegangi kepalana yang terasa nut nutan menabrak dada pemuda yang kini ada di hadapannya. Ia mengangkat wajahnya dan melihat orang tersebut.
.
__ADS_1
.
Ah..Haga.. Beruntung sekali aku bertemu Haga ...
.
.
" Haga...Tolong aku " ucap Hana pelan.
Sosok pemuda tampan , tinggi, gagah dan bertubuh atletis yang ada didepan nya itu mulai melipat tangannya bersedekap di depan dada sambil melotot tajam pada Hana.
" Kamu buat masalah lagi? " tanya nya cepat. Hana cuma mengangguk pelan dengan wajah tak berdosanya.
" Huuuft..." Haga menghela nafas panjang . Kemudian ia pun melangkah satu langkah lebih maju untuk melindungi Hana. Hana bersembunyi di balik tubuhnya.
" Hana.." panggil ketiga pemuda itu saat mereka sudah dekat. Namun melihat Haga berkacak pinggang didepan Hana mereka tak berkutik.
" Masuk ke kelas kalian masing masing ! " perintah Haga dingin.
" Ish..." Ketiga pemuda itu mencibir karena tahu siapa Haga. Sang ketua Osis baru yang tegas, keras, galak dan disiplin. Bahkan bisa di bilang terlalu otoriter seperti komandan pasukan Army yang di takuti anak buahnya.
" Rrrrrr..." Namun di mata ketiga pemuda itu Haga seperti anjing Herder super galak yang siap menggigit kapan saja.
" Cih...iya iya..." ketiganya pun buruan membubarkan diri dan menuju ke kelas masing masing.
" Sepupu ku memang yang terhebat !!"ucap Hana sambil tersenyum kembali.
" Kau buat apa lagi kini? " tanya Haga sewot.
" Sama sih ...Seperti kemarin kemarin ..Tapi kali ini berbeda.." jawab Hana.
" Hah? Beda? Beda gimana? "
" Dulu kan satu..tapi sekarang...hemmm.."
__ADS_1
" 3 ??? " tebak Haga. " 3 pemuda tadi ? "
" Iya...itu termasuk sih...Tapi sebenarnya bukan 3 tapi.."
" Masih ada lagi ??!! " tanya Haga keras.
" Ada satu lagi tapi aku beneran suka.."
" Hah??!!"
" Eh..kelupaan..ada satu lagi lainnya "
" Apa?!!! Lima?!!! " tanya Haga terperanjat kaget.
" Hehe...Maaf Maaf..."
" Gila... Musuh satu aja berat...apalagi 5?..Aku angkat tangan Hana..Kau bereskan sendiri saja.."
" Hagaaa... Pliss...bantu aku...Aku kan gak sengaja...Gara gara mulut latah ku ini ni..."
" Pusing aku...sumpah.. Jadi kakak kerjaan cuma melindungi adik tukang buat masalah.." keluh Haga. " Namun bodohnya...aku gak bisa nyuekin kamu ...iiih...sebel banget sumpah "
" Hehe...'' Hana tersenyum
" Jadi gara gara latah mu itu kau punya berapa pacar sekarang? " tanya Haga.
" Lima "
" Ah..gila..aku bisa benjut di keroyok mereka.." ucap Haga. Ia sebagai Kakak sepupu Hana memang selalu melundungi Hana sejak kecil. Ia selalu jadi tameng untuk semua masalah yang di buat Hana. Dan ia selalu yang menyelesaikannya.
Adiknya yang latah itu memang selalu menjawab Pernyataan cinta dengan spontan. Mulut latahnya langsung mengiyakan sebelum otaknya bepikir. Penyakit latahnya yang parah itu sudah berulang kali membuat Haga dalam masalah. Karena saat menjelaskan yang sebenarnya , ia harus berpura pura menjadi pacar Hana .Dan kadang , ia tak luput dari perkekahian demi Hana. Benjut , babak belur sudah biasa.
__ADS_1
" Gila...ini gila..." gerutu Haga. " Kalau cuma satu aku masih bisa...kalau lima...Aku bakal jadi perkedel tumbuk ..."