
Akhirnya trial kencan pun di mulai. Hana mulai berkencan dengan Shiro. Shiro bertemu dengan Hana di sebuah taman .
Shiro begitu terpana saat melihat penampilan Hana yang simple namun begitu memancarkan pesona kecantikannya. Hana memakai celana jeans biru dan atasan kemeja putih dengan rambut panjang yang di ikat ekor kuda. Sedikit bedak dan lip ice yang kian membuat bibir tipis indahnya tampak sedikit orange indah merekah seperti warna bunga surga. Hana begitu cantik mempesona.
Dan itu sudah membuat Shiro begitu terpana. Ia kian jatuh cinta padanya. Kecantikan alami Hana sudah begitu mengalihkan dunianya .
Hana melambaikan tangannya pada Shiro dan tersenyum ringan. Shiro membalas senyuman Hana dengan senyuman lepas yang tergilas indah di wajah tampannya.
Shiro seorang pemuda tampan , manis ,lugu dan berasal dari keluarga sederhana. Bukan anak yang nyleneh dan tidak suka neko neko. Hidupnya lurus. Cita citanya ingin menjadi Chef hebat untuk memakmurkan hidup Ibu nya yang seorang janda dan kedua adik kembar ceweknya yang masih Tk. Shiro magang sepulang sekolah di sebuah restoran berbintang. Dan dari sana ia belajar membuat masakan hebat langsung dari pakarnya.
'' Cih... Cuma koki.." Shinya yang diam diam mengikuti acara kencan mereka bersama Keempat S lainnya.
" Tapi dia lumayan populer lo ... Di restoran itu dia di sukai banyak pegawai wanita...Bahkan putri bosnya juga suka...cuman usianya di atas kita..." terang Shin\_ Xiao.
" Tau dari mana? " tanya Shinggo
" Gue udah cari tau info beberapa hari lalu tentang dia...Dia saingan gue... Kenali dulu musuhmu sebelum berperang dengannya..." tutur nya
" Hemmm...gercep juga lo..." kata Shiga
" Ga cuma dia sih.. Gue juga udah pada dapat info tentang lo semua...Dan semuanya akurat.." terang Shin.
" Cih..Cari detektif swasta lo? " sahut Singgo.
" Begitulah.."
" Banyak duit lo... Emang lo anak sultan apa? " tanya Shiga. Shin cuma tersenyum simpul.
" Trus untungnya apa coba?" tanya Shinggo.
" Ya paling gak...gue bisa antisipasi ...cari cara supaya menang dari lo pada..." jawab Shin
" Mimpi !!!" timpal Sinya, Shiga, dan Shinggo bersamaan..
" Gue cari cara agar ga kalah sama kalian..salahnya dimana coba?" tanya Shin.
" Eleh eleh..." ledek ketiganya.
" Percaya gue...Shiro pasti akan buatin masakan enak buat Hana...Kalau kalian ga ingin dia dapatin Hana...Sebaiknya lakukan sesuatu....Dia asli pinter masak.. Dan itu yang membuat banyak orang suka padanya...Tampan dan mengenyangkan..Dia top nya " Kata Shin.
Shinggo, Shiga, dan Shinya terdiam sesaat. Mereka terdiam dan merenungi ucapan Xiao Shin. Dan sepertinya itu memang benar.
" Kita ganggu dia.." ucap Shinya
" Setuju!! " Shiga dan Shinggo.
Xiao Shin tersenyum simpul. Sepertinya ia berhasil memprovokasi ketiga saingannya itu.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
Dan benar nyata , Shiro mengajak Hana ke dapur tempat Shiro biasanya bekerja. Para pegawai wanita nampak sinis melihat kedatangan Hana di restoran itu. Juga putri pemilik resto yang sedang duduk di kasir.
" Sore Kak Stevani..." sapa Shiro dengan senyum manisnya pada seorang gadis cukup umur dengan badan ukuran jumbo nya.
Wajah putri pemilik restoran yang bernama Stevani yang tadinya cemberut melihat Hana berubah manis di depan Shiro.
" Selamat datang Shiro... " ucapnya ramah.
" Aku jadi pinjam dapur belakang ya Kak..." ucap Shiro.
" Iya... Silahkan.. Semua bahan yang kau butuhkan juga sudah ku siapkan..."
" Wah...Kak Stevani selain cantik juga baik sekali...Terima kasih Kak.." ucap Shiro sambil tersenyum bahagia.
.
.
.
Shiro sialan... Kemarin bilang pinjam dapur dan mau belajar masak..ku pikir mau buatin masakan untuk ibu dan adiknya...Ternyata buat cewek lain...sialan...
.
.
Stevani mengumpat dalam hati. Meski begitu ia membiarkan Shiro dan Hana pergi ke dapur belakang tempat khusus yang di siapkan Stevani untuk Shiro.
" Kak Stevani cantik..." panggil Shiga, Shinya, Shin, dan Shinggo bersamaan.
" Sono ..tebar pesona " Ucap Shiga seraya mendorong Shinggo maju . Shinggo adalah artis muda, tampan dan banyak berlalu lalang di TV. Mereka yakin Stevani pasti mengenali nya.
" Ehem ehem...Kak Stevani gadis imut , ayu , lucu , gemoy , bodi aduhai, bidadari paling bercahaya pujaan hatiku..." ucap Shinggo.
" Huek...🤮🤮🤮🤮" Shinya, Shiga dan Shin mau muntah saja mendengar gombalan nya.
" Bodi kayak gentong gitu dibilang gemoy aduhai...😓 " umpat Shiga.
" Hush...stt...stt.." Shin menyuruh Shiga diam.
Namun Stevani justru beda, ia tersenyum dengan wajah berbunga bunga. Meski ia tahu itu hanya bualan saja tapi ia melambung tinggi ke angkasa, sebab yang mengucapkan nya adalah Artis tampan yang kini sedang berjaya.
" Ya ampun...Shinggo...kamu beneran Shinggo yang main drama ' Cinta mati minum racun tikus itu' ...Mimpi apa aku semalam bisa bertemu sungguhan dengan mu...aku selalu menonton drama mu.. " ucap Stevani. Gadis perawan tua yang begitu tergila gila dengan drama yang bertemakan kisah bucin bucin itu.
" Hehehe... Ya begitulah Kak.." Shinggo cengar cengir sambil menggaruk kepalanya.
" Cinta mati minum racun??..Cih... Drama apa itu " Ledek Shiga .
" Itu drama bengek cewek psikopat yang cinta mati sama cowoknya trus cintanya bertepuk sebelah tangan , dia membunuh cowok itu lalu bunuh diri bersamanya dengan minum racun tikus " Terang Xiao Shin yang pernah menonton drama tersebut.
" Astaga...Kau nonton film begituan.. Norak lo .." kata Shiga.
__ADS_1
" Parah !! " Timpal Shinya. Shin tertawa kecil.
Shinggo mengabaikan mereka . Dan ia fokus pada tujuannya yakni merayu Stevani agar bisa mengacaukan kencan Shiro dan Hana.
" Kak...Kami ini teman baik Shiro...apa kami boleh ikut kesana untuk membantunya memasak?" tanya Shinggo.
Stevani sesaat nampak bengong. Ia sepertinya keberatan orang orang asing memasuki tempat pribadinya.
" Gimana ya..." Stevani nampak ragu.
" Nanti aku kasih tandatanganku kak ." kata Shinggo lagi.
" Hemmm.... " Stevani masih berpikir ulang. Ia belum juga berkenan memberi ijin.
" Foto bareng juga Kak.." kata Shinggo
" Hemmmm..." Stevani masih belum juga setuju.
" Haduh gimana ni.." tanya Shinggo pada Shiga dan Shinya.
" Rayu dia bodoh..."
" Plus di cium artis idola kakak ni..." sahut Shiga.
" Hah??" Shinggo dan Stevani sama sama terkejut.
" Aww... " pipi Stevani mulai merah merona membayangkan dirinya di cium oleh artis idolanya.
" Heh...lo gila apa..masak gue harus mencium babi? " tanya Shinggo pelan pada Shiga sambil berbisik dan bergaya mencekik lehernya.
" Biarpun dia gendut , pendek , tambur dan seperti babi tapi ingat..ini demi tujuan kita...demi Hana.." Bisik Shiga.
" Asem...apes kali gue hari ini... Jadi tumbal demi kalian..." gerutu Shinggo.
" Lakukan demi Hana.." kata Shinya turut mendukung ide gila Shiga.
" Hik..🥲" Shinggo sepertinya tak punya pilihan lain. Ia harus melakukannya jika tidak ingin kehilangan Hana.
" Kak..Gadis tadi yang dibawa Shiro masuk itu pacarku...Jika tidak di cegah , Shiro ingin mengambil hatinya dengan masakannya. Apa kakak mau Shiro di ambil gadis itu ?" tanya Xiao Shin maju langsung pada Stevani tanpa basa basi.
.
.
.
Akhirnya Stevani menginjinkan ke 3 S itu masuk ke dapurnya.
" Tau begini...lo bilang kek dari tadi... " kata Shinggo kesal karena ia dijadikan kambing congek oleh teman teman saingan cintanya.
" Hahahaha..." Shiga, Shinya dan Shin tertawa.
" Pokoknya kita gagalkan upaya Shiro untuk memenangkan hati Hana.." kata Shinya.
__ADS_1
" Setuju !!!" Mendadak Ke 3 cowok tampan berawalan huruf S itu kompak. Tekad dan tujuan yang sama membuat mereka yang awalnya saling bersaing kini mau bekerjasama. Meskipun itu dalam keburukan 😅😅😅😅