Gadis Musim Hujan

Gadis Musim Hujan
Tantangan(2)


__ADS_3

" kenapa lu takut?" tantang Lutfhi dengan cengirannya. " mau ikut kagak?" imbuhnya


" ok, gue setuju tapi kalau gue berhasil lu harus traktir gue selama satu bulan. Deal?" tak butuh banyak berfikir Lutfhi pun menyetujuinya "Deal"


...----------------...


...ROOM CHAT TAMA DAN PAK PLONTOS...


^^^Tama:^^^


^^^"Selamat malam. Apakah ini bapak Alex Sapeni?"^^^


"Benar saya sendiri. Ini siapa?"


^^^Tama:^^^


^^^"Loh bapak lupa sama saya? Saya Novita, saya murid bapak yang pernah nembak bapak tapi bapak tolak:("^^^


"Novita yang mana ya? soalnya yang nembak saya banyak jadi saya gak ingat."


^^^Tama:^^^


^^^"Iiiihhh...bapak kok gak ingat saya sih.^^^


^^^Padahal dulu saya sering banget lo bawain bekal buat bapak:("^^^


"Ya udah entar saya ingat-ingat kalau ingat.


Ada apa ya Novita menghubungi bapak?"


^^^Tama:^^^


^^^"Saya menghubungi bapak karena saya kangen. Saya kalau gak ketemu bapak rasanya seperti ada yang kurang lengkap gitu lo pak😘."^^^


"Bisa aja kamu🤭"

__ADS_1


^^^Tama:^^^


^^^"Bapak enggak percaya🥺? Pak kalau bapak belum nikah mau gak pacaran sama saya"^^^


"Kamu serius 😳? Bapak tau bapak ganteng, banyak yang naksir dan banyak banget yang ngejar ngejar bapak. Tapi karena bapak suka sama usaha kamu jadi BAPAK MAU JADI PACAR KAMU."


^^^Tama:^^^


^^^"Serius Pak 😳?"^^^


"Serius lah. Oh ya jangan panggil bapak panggil saja sayang ok!"


^^^read^^^


"Sayang?"


^^^read^^^


"Sayang?"


^^^off^^^


...ROOM CHAT END...


Pffttt... Hahahaha.....


Tawa Nanta dan Lutfhi pecah ketika membaca isi pesan dari Tama. Mereka tak menyangka Tama dengan beraninya menyanggupi tantangan bodoh dari Lutfhi untuk mengerjai Pak Plontos yang terkenal killer dengan kumis tebalnya dan juga sifatnya yang mudah baper, berbanding terbalik dengan penampilannya.


"GILA!! gak nyangka gue punya temen belok kaya lo, ckckck." ucap Luthfi, tawanya belum juga reda


"Pasti emaknya bangga" imbuh Nanta. Mereka berdua kompak membuli Tama, memang suatu kesenangan tersendiri membuat cowok itu kesal.


"Ehhhmmm... BTW gue menang di tantangan kali ini itu artinya Luthfi sahabat gue yang paling baik harus menepati janjinya untuk mentraktir gue makan selama sebulan full." raut wajah penuh kemenangan milik Tama terlihat menyebalkan di mata Luthfi.


" Hufttt....iya gue tau!" ketus Lutfhi

__ADS_1


Setelah berbagai macam perdebatan unfaedah mereka bertiga memutuskan untuk memesan makanan delivery order. Nanta menata piring di meja pantry, Tama membeli minuman kaleng di bawah, sedangkan Lutfhi memilih menonton TV.


Ting Tong


" Woi Pik bukain tu pintu!"


" Ck, ganggu anjir."


Luthfi beranjak dari Nopi santainya membukakan pintu, dan benar saja makanan mereka telah sampai. Setelah membayar ia membantu Nanta menyiapkan makanan di meja pantry dan tak lama kemudian Tama datang dengan berbagai minuman di tangannya.


" Woi lu banyak banget beli minumnya, mau kembung lu?" ledek Lutfhi


" Dari pada bolak-balik anjir! kurang baik apa coba gue."


Tama geleng-geleng kepala heran dengan sikap konyol mereka. Mereka makan dengan khidmat sesekali melempar candaan yang gak bermutu seperti biasa.


" Nan besok anak-anak ngajak ketemuan di basecamp." ujar Tama


" jam?"


" 09.00 sekalian si Rico mau kenalin pacarnya"


" Wuiiddiihhhhh!! Si Rico punya pacar? Wow suatu yang mustahil tapi nyata" timbrung Luthfi menyela


" Woi Pik sans napa, wkwkwkwk"


" Ok besok kita berangkat bareng"


...----------------...


Assalamualaikum 👋


Maaf baru update lagi🙏😫 saya usahakan saya akan update satu Minggu 2 kali😣


grogi banget rasanya setelah sekian lama😣

__ADS_1


Untuk para reader's selamat membaca👋


__ADS_2