GADIS PENDEKAR MILIK KAISAR

GADIS PENDEKAR MILIK KAISAR
4 gadis malang


__ADS_3

"kakak apakah kita akan pulang ke rumah guru Tuoli?" .tanya seseorang


"sepertinya iya adik,kita akan kesana".jawab seseorang


"kalau begitu aku akan menyiapkan kepergiaan kita".jawab seseorang lagi


mereka adalah gadis yg menjadi budak saudaranya sendiri,hanya karna rakus akan kekuasaan mereka membunuh saudara nya sendiri yaitu ayah dan ibu gadis ini.


ayah mereka bernama liu cingsheng dan ibu nya bernama mingmei,nuan,niu dan kaili


liu cingsheng adalah seorang panglima di kerajaan yuan,kaisar yuan telah meninggal pada saat peperangan 1 tahun yg lalu bersama liu cingsheng.


nama anak perempuan liu cingsheng dengan mingmei dan 3 selirnya


anak pertama bernama; mei yin anak liu cingsheng bersama mingmei


anak ke dua bernama; li wei anak liu cingsheng bersama nuan


anak ke tiga bernama; mayleen anak liu cingsheng bersama niu


anak ke empat bernama; mei anak liu chingseng bersama kaili


mereka berencana kabur dari rumah untuk menghindari siksaan yg selama ini mereka rasakan,dengan bekal ilmu beladiri dan keahlian dalam menggunakan senjata mereka nekat untuk kabur.


Qiongli adalah adik dari liu cingsheng paman mereka ber empat,mereka bersikap manis didepan namun busuk di belakang.


setelah kematian ayah mereka Qiongli membunuh ibu para anak liu cingsheng agar kekuasaan bisa dia dapat,namun tidak disangka Qiongli membayar pembunuh bayaran untuk membunuh ibu mereka.


setalah itu mereka berempat di jadikan budak dan di siksa setiap hari tampa ampun,bahkan pelayan saja berani menghina dan mencaki maki mereka.


.


.


.


.


.


.


"kak semuanya sudah siap".kata li wei


"baiklah kita akan berangkat pada malam hari".jawab mei yin


"iya kak".kata li wei


"segera beri tau meyleen dan mei untuk berkemas".ujar mei yin


"baikalah kak,kalau begitu li wei undur diri".jawab li wei


"hem...".jawaban mie yin hanya berdehem


ketika lie wei berjalan keluar dan mendapati lian anak Qiongli yg akan masuk,lian spontan langsung menjambak rambut hitam dan panjang lie Wei.


li wei yg merasakan sakit atas perilaku lian pun memberontak untuk melepaskan jambakan nya itu,lian seperti tuli akan teriakan li wei dan tangisannya,lian malah memperkuat jambakan nya pada rambut li wei


"lian tolong lepaskan rambut ku".kata li wei sambil meringis kesakitan

__ADS_1


"aku sudah memberi tau mu jika aku memanggil mu maka kau harus menghadap ku!!".kata lian membentak li wei


"maaf kan aku lian tadi aku ada urusan sebentar".jawab li wei sambil menahan sakit


"apa?maaf?aku tak butuh maaf mu itu sekarang kau harus terima hukuman mu li wei!".kata lian sambil menyeret li wei


semua pengawal dan pelayan tunduk pada lian karna ayah lian yg memimpin bukan ayah li wei lagi,jadi meskipun li wei anak Qiongli mereka tak akan membatu bahkan mengasihani mereka lagi.


lian menyeret li wei sampai di taman belakang kamar nya dan menyuruh perajurit mengambil kan cambuk,ya li wei akan di hukum krn hal sepele


"perajurit ambilkan aku cambuk!".perintah lian


"baik putri".jawab perajurit


"ku mohon ampuni aku,aku tidak bersalah".kata li wei sambil menangis


"aku tidak akan mengampuni mu!!".jawab lian melotot ke arah li wei


"ini putri".kata perajurit itu sambil menyerahkan cambuk


"aku akan mencambuk mu sebanyak 100 kali".teriak lian ke arah li wei


Lian mencambuk punggung li wei baru 50 kali namun di cegat oleh mie yin yg berlari melindungi sang adik.


"jangan menghukum li wei".kata mie yin membela li wei


"ooh kau ingin di hukum?!!,baik lah jika itu mau mu!".lian tersenyum jahat ke arah li wei dan mie yin


"jangan jangan menghukum kakak,hukum saja aku".ujar li wei sambil memeluk mie yin


"tidak adik,kau sudah di hukum sisa nya biar aku saja".ujar mie yin tersenyum


"derama yg bagus sekali mie yin,aku sangat terharu".lian berpura pura sedih


"baiklah".jawab mie yin


"tidak kakak apa yg kau katakan?".kata li wei


"sudahlah adik".jawab mei yin


cambukan demi cambukan di terima oleh mie yin sedangkan li wei terus menangis karena melihat kakaknya yg menahan sakit di punggungnya untuk menyelamatkan adiknya.


100 cambukan yg diberi oleh lian pun selesai dan lian merasa puas akan siksaan yg diberikan oleh mie yin,lian segera pergi dengan senyuman mengembang di bibirnya.


sedangkan li wei terus menangis sambil memeluk kakanya dan menyalahkan nya sendiri.


"kenapa kakak membelaku?ha?katakan!".kata li wei dengan menangis terseduh seduh


"karna aku menyayangi adik ku".jawab lie hin sambil tersenyum


"tapi tidak dengan cara ini kak!".kata li wei lagi


mie yin hanya tersenyuman pada li wei,tak lama kemudian li wei memapah mie yin ke dalam kamar nya untuk di obati,saat mengobati mie yin,meyleen dan mei datang untung melihat kakak nya krn mereka mendengar para pelayan membicarakan mie yin di hukum oleh lian.


"apa yg terjadi?kenapa kak li wei dan kak mie yin dihukum?".tanya meyleen pada kedua kakanya


"kak mie yin ke hukuman karna menyemat kan aku dari hukuman lian".jawab lie wei


"kenapa bisa?".tanya mei pada li wei

__ADS_1


"hanya Karana hal sepele".jawab li wei lagi


"lian sungguh kejam kepada kita!".ujar meyleen marah


"benar".kata mei membenarkan perkataan meyleen


"maka dari itu kita akan kabur nanti malam".sahut mie yin dengan meringis menahan sakit dipunggung nya Karana di obati li wei


"kenapa kakak tidak memberi tau kami?".tanya meyleen


"aku akan memberi tau kalian pada saat aku berbicara pada kak mie yin namun pada saat aku keluar lian berjalan ke arah ku dan langsung menjambak rambut ku".jawab li wei


"lalu apakah kita sudah mempunyai persiapan?".tanya mie kepada li wei


"sudah,semuanya sudah ku urus".jawab li wei lagi


"sudah,sekarang giliran ku untuk mengobati punggung mu".kata mie yin sambil merebut salem dari tangan li wei


"tapi,,".jawab li wei


"suttttt diam".ujar mie yin


"baiklah".jawab li wei pasrah


"jika begitu aku kembali ke pekerjaan ku,agar mereka tidak menhcurigai kita".ujar meyleen


"bener aku juga akan ke kamarku".sahut mei


"baik lah ingat nanti tengah malam kita pergi".jawab mie yin


"baiklah".jawab meyleen dan mei


mereka pergi ke pekerjaan dan tujuan masing masing agar meraka tidak di curigai oleh yg lain,mereka bersikap biasa saja dan tenang.


malam pun tiba saat ini mei yin,li wei,meyleen dan mei sedang bersiap siap untuk pergi dari penajara itu,mereka menyiapkan barang seperti pedang dan senjata lain ny untuk di situasi darurat ya mungkin di cegat orang jahat.


setelah Meraka siap mereka menunggu tenagh malam di belakang rumah yaitu tempat menuju hutan,untung saja pintu belakang tidak ada yg menjaga jadi Lebih muda untuk kabur dari sana.


"kalian sudah siap?".tanya mie yin pada ke 3 adiknya


"sudah kak".jawab mereka bersama


"baikan ayo!".ujar mie yin


mereka bertiga menggunakan cadar agar mereka tidak di ketahui oleh orang orang jika mereka adalah Anak jendral Qiongli,mereka berjalan mengendap ngendap agar tidak menimbulkan suara berisik.


mereka sudah berhasil keluar dari penjara itu lalu mereka melewati pasar untuk menuju ke gunung wu,yaitu tempat dimana guru tuoli.


.


.


.


.


.


jangan lupa like dan vote karyaku...

__ADS_1


dan juga komentarnya ya😉


terimakasih


__ADS_2