
"aaaaaakkkkkkkkkkk".teriak mereka berempat bersamaan sampai suara mereka bergema di goa
lalu bola api itu keluar dan berubah wujut menjadi seorang laki laki yg tampan dan manis,4 laki laki itu langsung tunduk dan memberi hormat pada mereka.
ya tau lah mereka berada di entah dimana dengan posisi perpencar,mereka berempat terkejut dan bingung krn perubahan bola api mendadak jadi laki laki tampan?apakah aku bermimpi?atau aku sudah mati?
"selamat datang tuan,maaf atas tindakan saya pada tuan".kata mereka pada mei,meyleen,li wei dan mei yin pada tempat masing masing
"siapa kau?!!".tanya mei
"hamba adalah pelayan tuan mulai sekarang".jawab laki laki itu tegas
"aku bukan tuan mu!!".kata mei sambil membentak nya
"tuan pendekar berkata pada hamba bawa suatu saat akan ada seorang pendekar yg jauh lebih hebat seperti tuan pendekar".jawab laki laki itu
"buktinya apa?jika benar aku tuan mu?".tanya mei lagi
"buktinya tadi saya masuk kedalam tubuh anda, anda tidak apa apa,jika bukan seorang pendekar yg akan menggantikan nya mana mungkin tidak hangus".jawab laki laki itu
"baiklah aku mengerti!tapi aku belum sepenuhnya percaya pada mu!".kata mei lagi
"terimakasih jika anda mempercayai hamba,sekarang tuan bisa memberikan ku nama".jawab laki laki itu
"nama?".tanya mei bingung
"iya tuan".jawab laki laki itu melihat mei dengan tatapan sayu
"hentikan tatapan sedih mu itu!,aku akan memberikan ku nama!".kata mei dingin dan datar
"baikalah tuan".jawab laki laki itu
"aku akan memanggil mu Rui,apa kau suka?".tanya mei pada laki laki itu
"saya sangat suka tuan,dan terimakasih sudah memberiku nama".jawabnya
"dan jangan kau sebut aku tuan,sebut aku mei!!".ujar mei melotot
"ba,,,,,baik tu,, eh maksutnya mei".jawab Rui pada mei
"hem".hanya dehema yg menjawabnya
sedangkan di tempat li wei,dia sedang emosi karna di landa akan kebingungan dan takut di lukai oleh orang yg ada di depan nya ini.
"kenapa kau tau kalau aku adalah tuan mu?".tanya li wei sambil melotot
"tuan,sudah beberapa kali saya menjelaskan pada anda jika anda tuan hamba!".jawab pria itu mulai kesal
"aku tidak percaya!".kata li wei lagi
"jika bukan tuan saya pasti anda sudah menjadi santapan ku".ujar pria itu dingin
"terserah mu!".jawab li wei membentak
"jika kau mengatakan aku adalah tuan mu maka kau harus patuh pada ku!".kata li wei tersenyum
"apakah tuan ku yg baru ini gila?tadi mengyel jika dia bukan tuan ku sekarang dia mengaku Sebagi tuan ku?dia waras atau tidak?".kata pria iti dalam hati
__ADS_1
"hei!apa kau dengar!?".tanya li wei
"dengar tuan".jawabnya tersentak dalam lamuman
"sekarang kau jangan panggil aku tuan!aku tidak suka itu!".sahut li wei
"mulai sekarang akan ku panggil kau li!bagaimana?".tanya li wei
"hamaba sangat berterimakasih tua,, eh".kata li gelagapan
"panggil aku wei saja".jawab li wei
"baik wei".ucap li tersenyum senang
"sekarang antarkan aku ke tempat semula!".ujar li wei
"baiklah wei".jawab li
dan dalam dinding goa yg sempit dan tak ada cela lagi disini lah tempat berada nya meyleen menatap salah satu teman Rui dan li dengan tatapan dingin dan datar.pria itu agak sedikit takut krn tatapannya namun disembunyikan olehnya.
"lalu kenapa bisa kau ada disini?".tanya meyleen seranya duduk di tanah dan memeluk harimau nya
"hamba disuruh tuan terdulu untuk menjaga pedang dan goa ini".jawab pria itu dengan menundukakn kepala
"begitu,aku akan menerima mu asalkan kau mau jadi teman ku".ujar meyleen pada pria itu
"baiklah tuan hamba akan menjadi teman mu".jawab pria itu lagi
"singkirkan nama tuan itu pada ku!,aku teman mu bukan tuan mu!".kata meyleen tegas
"baiklah tuan".jawabnya
"hamba belum memepunyai nama".jawab pria itu sayu
"panggil aku meyleen dan nama mu Sekarang mue".ucap meyleen
"baikalah meyleen,dan terimakasih atas nama yg kau berikan".ujar mue antusias
"hem".jawab meyleen
sekarang kita lanjutkan ke bagian letak mei yin,mei yin berada dalam sebuah ruangan yg sepit namun luas, didalamnya terdapat buku buku lama yg berdebu dan agak berantakan.
"tuan apakah anda menerima saya?".tanya pria tak lain teman mue,Rui dan li
"aku menerima mu,dan panggil aku mei yin saja" jawab mei yin datar
"baiklah mei yin".jawab pria itu tidak kalah datar
"siapa nama mu?".tanya mei yin menatap pria yg sedari tadi berlutut di tanah sambil tangannya memegangi dada sebelah kiri
"hamba belum mempunyai nama mei yin".jawab pria itu dingin
"pria tampan dan hebat sepertimu belum mempunyai nama?cih sangat memalukan!".ujar mei yin
"akan ku panggil kau zhu".saut mei yin sambil tertawa
"bukanya zhu itu nama perempuan mei yin ?".tanya pria itu
__ADS_1
"memang benar".jawab mei yin tertawa terbahak bahak
"baru kali ini aku di rendahkan oleh gadis kecil sepertinya,untung saja tuan ku jika bukan sudah ku bunuh".gerutu pria itu dalam hati
"jika kau tak suka ya sudah jianying".ucap mie yin terdiam dari tawa nya
"maksud mei yin?kenapa memanggil ku jianying?".tanya pria yg sekarang bernama jianying
"karna kau tidak suka nama panggilan yg kubuat".jawab mei yin
"dia bisa membaca pikiran orang lain?aku sangat penasaran pada gadis ini!".gumam jiaying dalam hati
mei yin membereskan tempat itu dan mengumpulkan buku buku yg berserakan di bawah,mei yin anak yg suka kebersihan dan benci akan kekotoran maka dari itu dia suka bersih bersih.
"mei yin, apa yg kau lakukan?".tanya jianying sambil mendongak ke arah mei yin
"aku benci dengan kotoran maka dari itu aku akan membereskan tempat ini".jawab mei yin memungut buku buku yg di bawah nya
jianying yg melihatnya tersenyum,ternyata tuan nya mirip sekali seperti tuan terdulunya
jianying tidak diam saja dia membantu mei yin membereskan barang barang yg ada disana,saat memungut mei yin memungut buku di bawah rak iya tak sengaja membaca judul buku itu.
"jurus api,jurus angin,jurus air dan jurus langit".gumam mei yin membaca buku yg dia pegang
"mei yin apa yg kau baca?"tanya jianying sambil menepuk pundak nya
mei yin yg merasa terkejut dia langsung melayangkan tabokan di jidat jianying
PLAK
"astaga apa yg ku perbuat?,maaf kan aku jianying aku tidak sengaja".kata mei sambil mengusap jidat jianying
jianying yg merasa tidak tega karena di melihat di bola mata mei yin tidak kesengajaan atas apa yg dia buat barusan pun hanya mengaguk pertanda memaafkan mei yin.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
jangan lupa vote and like karyaku.....
dan juga komentarnya nya.....
__ADS_1
terimakasih.....