
guru tuoli adalah pendekar yg sangat terkenal dan hebat,dulu ayah mereka adalah murid kesayangan guru tuoli lalu ayah mereka menyuruh guru tuoli untuk mengajari nya ilmu bela diri waulpun hanya untuk pertahanan tubuh jika ada yg menyerang.
karna itu mereka ingin kesana untuk mencari perlindungan dari orang jahat,jarak ke gunung wu sangat lah jauh harus melewati jurang dan tebing yg tajam,waktu yg ditempu adalah 3 hari jika berkuda.
mereka sampai di pasar,mereka melihat para pedagang yg sudah akan tutup krn ini sudah menjelang tengah malam wajar saja mereka akan istirahat.
"kak,apakah kita akan berjalan?".tanya mei
"sepertinya iya".jawab li wei
"karena disini tidak ada kuda bahkan untuk memberi kuda saja kita tidak punya uang".kata li wei lagi
"sudah lah tidak apa apa,yg penting jika kita lelah istirahat sejenak".ujar mei yin
"iya kak".jawab mei
setelah pasar mereka melewati pedesaan yg luas sekali,tidak membutuhkan waktu lama mereka berjalan sudah memasuki hutan belantara yaitu hutan tampa ujung.
kata orang orang siapa pun yg melewati hutan ini tidak akan bisa kembali lagi karena hutan ini di penuhi oleh hewan buas yg menjaga hutan itu,ada juga yg bilang hutan tampa ujung ini ada sebuah pedang legendaris yg sejak dulu hilang.
namun ada juga yg tidak percaya akan hal hal itu,namun siapa sangka mereka ber empat akan menjadi dewi dewi penjaga hutan dan menjadi ratu para hewan di sana.
"kak katanya di sini ada pedang yg legendaris apakah betul?".tanya meyleen
"katanya sih ada tapi ada juga yg bilang itu hanya mitos".jawab li wei
"jika benar benar ada,apa yg harus kita lakukan?".tanya mei
"kita akan menjaga hutan ini dan hewan hewan yg ada disini".jawab mei yin
"oh begitu" kata mei mengerti
tiba tiba saja meyleen mendengar suara hariamau yg mengerang sangat kuat dan meyleen memberhentikan jalan nya dan memberi tau li wei
"kak apa kah kau tau dimana asal suara ini?".tanya meyleen
"sepertinya di semak semak sebelah sana".jawab mei yin menjawab meyleen
"jangan kak!jika itu hewan buas lalu memakan kita bagaimana?" tanah mei
"tidak akan,kakak akan melindungi kalian!".jawab mei yin
mei yin melangkah kan kakinya ke rah semak semak itu lalu membukanya dengan berlahan,seketika di terkejut bahwa harimau itu ternyata sedang mengandung dan akan melahirkan.
dengan cepat mei yin mendekat dan sang ibu harimau yg merasakan bahwa mereka akan melukai dia langsung perlahan lahan menjauh dan menahan sakit.
"tenang ibu harimau,aku tidak akan melukai mu".kata mei yin sambil perlahan mendekat
__ADS_1
seakan akan ibu harimau itu mengerti apa yg diucapkan mei yin, dengan perlahan ibu harimau mulai tenang dan semakin mengerang kesakitan.
"baiklah ibu harimau aku akan membantumu melahirkan".kata mei yin dengan atusias
tak butuh waktu lama ibu harimau mengerang sangat keras sampai sampai li wei,meyleen dan mei mendengarnya.
merka menggira bahwa mei yin di makan oleh harimau langsung saja mereka berjalan mendekat dengan membawa pedang Meraka masing masing.
ketika sampai Mereka dikejutkan akan bayi lucu harimau,mereka langsung mendekat sampai lupa jika pedang yg mereka pegang jatuh seketika di tanah.
"kakak kenapa ada bayi harimau?".tanya li wei
"ibu harimau itu mengerang Karena ingin melahirkan".jawab mei yin pada li wei
"astaga lucu sekali bayi harimau ini".ujar mei sambil menggendong salah satu harimau
"tapi kenapa aneh sekali?ibunya bulunya berwarana kuning bercampur hitam,tapi 2 anak yg lainnya kok putih bercampur hitam dan satunya putih semua?".tanya meyleen
"eh iya kenapa bisa?".tanya mei juga
ibu harimau itu melahirkan 3 bayi harimau yg satu berwarna kuning bercampur hitam,yg kedua hitam bercampur putih,yg ketiga putih bersih.
sebelum ibu harimau itu meninggal,ibu harimau berkata seperti manusia.alangkah terkejutnya mereka berempat atas apa yg mereka dengar barusan.
"aku titip anak anak ku pada kalian,karna kalian adalah orang baik,jaga dan rawat anak anak ku suatu saat merka akan bisa membalas jasa kalian".kata harimau itu sebelum meninggal
"apa yg barusan aku dengar?".tanya mei memastikan dia tidak berkhayal
"kita tak salah denagar kan?".tanaya li wei yg juga bingung
"kita harus menjaga dan merawat bayi harimau ini seperti apa yg dikatakan nya barusan!".kata mei yin tegas
bayi harimau itu seandainya bisa berbicara seperti manusia sama seperti ibunya pasti dia akan memanggil namanya dan menangis terseduh seduh,bahkan sekarang bayi itu meneteskan air mata kesedihan.
"tidak usa bersedih harimau kecil aku akan menggantikan ibu untuk menjaga dan merawat mu!".kata mei yin tersenyum
"kami juga akan merawat kalian!".jawab li wei
"emm bagaimana jika kita beri nama mereka?".tanya mei
"beri nama apa?".tanya meyleen balik
"bagaiman jika harimau yg berbulu kuning bercampur hitam kita beri nama bubu,lalu yg berbulu hitam campur putih di beri nama yumi,dan yg berbulu putih di beri nama leen,bagaiman?".tanya mei yin pada adik adiknya
"nama yg bagus!".jawab li wei
"aku juga setuju!".jawab meyleen antusias
__ADS_1
"aku juga!".jawab mei semangat
"baiklah sekarang,bantu aku mengubur ibu harimau ini!".ujar mei yin
"aku saja yg menjaga mereka".sahut mei
"baiklah".jawab mei yin
mereka sudah mengubur ibu harimau itu lalu mereka melanjutkan perjalanan menuju ke gunung wu,karna mereka sudah sangat jauh berjalan ke hutan jadi sinar bulan tidak bisa menerangi jalan mereka.
untung saja meyleen membawa lentera kecil untuk menerangi jalan Karena mereka kabur pada malam hari.
saat sudah sangat jauh terdapat sebuah goa,Mereka yg penasaran apa isinya goa itu langsung pergi masuk kedalam untuk melihatnya.
dinding yg keras dan banyak lumut nya membuat goa itu menjadi seram apa lagi jika malam goa itu sangat gelam gulita.
mereka sudah berada di ujung karena sudah tidak ada jalan lagi mereka melihat sebuah pedang yg berjejer di atas batu yg dilingkari oleh air yg bersih dan segar.
di sekelilingnya terdapat bunga bunga yg indah dan tumbuhan obat yg langkah
"kak bukannya itu pedang?".tanya li wei
"benar sekali".jawab mei yin
"aku tak menyangka ada pedang di goa yg gelap ini!".ujar mei
"iya mei benar apa yg kau katakan".jawab meyleen membenarkan perkataan mei
tiba tiba sebuah bola api menyerang Meraka secara tiba tiba yg membuat mereka menjauh satu sama lain,mei yg sedikit belajar ilmu bela diri dia mengelak seranagan bola api itu.
tak cuman mei,meyleen juga di serang secara beruntal oleh bola api itu,meyleen yg sambil menggendong leen merasa kesusahan Karena hanya menggunakan satu tangan untuk menyerang menggunakan pedang.
li wei dan mei yin juga kesusahan karena sudah di serang secara beruntal dan menggendong bubu dan yumi,mereka lengah dan bola api itu masuk ke tubuh mereka.
.
.
.
.
.
.
jangan lupa vote and like karyaku...
__ADS_1
dan juga komentar nya ya....
terimakasih