Gadis Penyabar Yang Hebat Dan Tangguh.

Gadis Penyabar Yang Hebat Dan Tangguh.
04


__ADS_3

Apa Gerry dan Herry masih blom ke sini dari tadi rah?.." tanya ayah Gerry.


"Blom om, mungkin masih ganti baju atau beres- beres kali om."


"kok lama sekali ya?.. tunggu sebentar ya, saya akan panggil Gerry dan Herry sebentar, makan dulu kue ny ya." (Kata nya pada Rahma sambil berjalan)


" Ya om." Jawabnya.


Papa nya pun menyusulnya ke kamar dan melihat Gerry sedang berbaring - baring di kamarnya.


"Lagi ngapain kamu?.. kenapa tidak jadi ke ruang tamu setelah kelar?.." tanya papa nya.


"Lagi malas aja pa, lagian kan aku lagi maen pa". (Jawab nya singkat)


" yok, Buruan ke bawah."


" Papa aku mau nanya."


"Kamu mau tanya soal apa?.."


"Kenapa papa menyuruh Rahma dan mama nya ke sini?.. ada urusan apa sih pa?..."


"Nanti kamu bakalan tau kok, yok Buruan kita samperin."

__ADS_1


"Tapi pa..."


"Nggak ada tapi- tapian, buruan panggil Herry setelah itu langsung kalian susul papa ke depan, mereka sudah lama menunggu." ( Memotong perkataan Gerry)


Papa pun pergi ke ruang tamu, sedangkan Gerry pun pergi berjalan kearah kamarnya Herry dan membuka pintu kamar Herry, Gerry melihat Herry yang sedang tertidur dan membangunkannya dengan teriakan.


"Kebakaran... Kebakaran.... Woi kebakaran buruan bangun.... (Teriaknya)


"Apa yang kebakar?.."( meloncat dari ranjangnya dan bertanya dengan nada panik)


"Hahahaha... Apa sih kak, buruan ke ruang tamu, di suruh papa.( Ketawa puas)


"Lo bangunin gua, tapi nggak kaya gitu juga kali." ( Memukul kepala Gerry)


"Aduh, maaf kak. (Sambil mengelus kepala nya yang sakit).


"Ok kk, buruan".


_____________________________________


Di ruang tamu


"Maaf ya, udah nunggu lama." Kata papa Gerry.

__ADS_1


"Oh nggak apa- apa kok bang." Kata mama.


" Tungguin anak- anak sebentar ya."


(Mama hanya membalas dengan senyuman)


"Eh ada Rahma, ada apa rah?.." sapa Herry pacarnya Rahma" (memandangi Rahma dengan sedikit kaget, setelah itu mama Rahma dan papanya.


"Hmmm.. iya kak, jadi kakak.." (menjawab dengan terbata- bata sedikit kaget)


"Iya, aku adalah kakaknya Gerry, maaf karna aku blom sempat cerita, ku kira kamu tidak mengenal Gerry." (Cengir- cengir sambil menggaruk- Faruk kepalanya yang tidak gatal)


"Kalian sudah kenal?.." (tanya papa Gerry)


"Sudah pa, udah 3 bulan ini pa." (Jawab Herry sambil senyum ke arah Rahma)


"Hmmm... ya sudah Kita mulaiin aja ya?.." ( sambil melihat ke arah mama Rahma)


" Baik lah bang." (Memandang ke arah papa nya Gerry dan melihat ke arah Rahma, setelah itu Gerry.)


(Rahma hanya diam dan agak heran dan Gerry juga Herry hanya diam sambil memandang papanya)


"Hmmm... Jadi gini Rahma, Gerry, Herry. Oom menyuruh kamu ke sini buat ngasih tau kalo oom dan mama kamu akan menikah Minggu ini, bagaimana?... Apa Rahma mau oom jadi ayah kamu, dan Gerry dan Herry sebagai abang kamu. (Berkata sambil memandangi Rahma) dan kamu ger, her apa kamu mau mama nya Rahma menjadi ibu kamu dan Rahma adik kamu?...(berkata sambil memandangi Gerry dan herry)"

__ADS_1


"Ha!..." (Kaget, dan diam lanjut menundukkan kepalanya)


Apa- apaan ini, mama akan menikah dengan papa nya Gerry, bakal gimana ni hidup aku?.. jika aku menjawabnya tidak, nanti mama pasti akan memarahiku, dan jika aku menjawabnya ya, bagai mana dengan bang Herry. Aku diam dulu aja deh. (berkata dalam hatinya dan berakhir memandangi herry yg lagi menunduk dan berakhir saling menatap).


__ADS_2