
"*ka....ka....kak senior kenal sama gong Feng pria terganteng dan terdingin di seluruh kota*?"kata Shana dan yito.
"iya.dia adik sepupuku."jawab kak senior dengan senang.
"*Feng,kenalkan dia adik kelasku*?"kata kak senior dengan senang.
"*oh,ok*."jawab gong feng dengan tatapan dingin.
"*ada masalah apa kok kamu bisa ada disini*?"kata kak senior.
"*bukan masalahmu*."jawab gong Feng dengan kesal.
"*oh,oke*."kata kak senior dengan tegang.
"*kalau gitu pulang bareng sama aku nanti aku pulang in kamu dulu*."kata kak senior dengan tegang.
"*oke*."jawab gong Feng.
mio langsung pergi dan membawa adiknya membeli permen kapas dan pulang dengan berjalan kaki.kak senior langsung bertanya ada apa yang terjadi dengan mio dengan mengikutinya dengan mobilnya.
"*dik,ikut aku dulu aku mau beli sesuatu*?"kata mio sambil memegang tangan dazai.
"*beli apa kak*."kata dazai dengan terpaksa.
sesampai ditoko permen kapas.
"*kakak mau beli permen kapas*?"kata dazai dengan ling lung.
"*iya,aku pinjam uangmu sedikit buat beli permen kapas*?"kata mio dengan mengulurkan tangan.
"*baiklah*."jawab dazai dengan mengambil uangnya.
setelah selesai membeli permen kapas.
"*kakak beli sebanyak itu buat apa?"kata dazai dengan kawatir.
"dimakan dong*."jawab mio dengan memakan permen kapas.
__ADS_1
"*tapi kalau kakak makan semuanya nanti gigi kakak bisa sakit*?"kata dazai dengan kawatir.
"*tenang aja nggak bakal sakit kok*."jawab mio dengan berjalan pulang.
"*kak kok nggak naik mobil malah berjalan kaki*?"kata dazai dengan binggung.
"*nggak,ada orang jelek didalam mobil.mending jalan kaki aja*."jawab mio dengan marah.
"*tapi kak*!"kata dazai.
"*mio ayo naik mobil*?"kata kak senior dengan tiba tiba muncul.
"*iya kok nggak naik mobil,diluar kan dingin kok malah jalan kaki*?"kata Shana dengan kwatir.
"*ayo kak naik diluar dingin*."kata dazai dengan kawatir.
"*nggak mau*."jawab mio dengan berjalan cepat.
"*tapi,kalau kakak sakit nanti aku yang disalahin*?"kata dazai dengan kwatir.
"*nggak mau*."jawab mio dengan berjalan cepat.
"*kak tolong hentikan mobilnya*?"kata dazai dengan marah.
"*kakak berhenti*?"kata dazai dengan marah.
"*ada apa*?"jawab mio sambil berhenti.
__ADS_1
"*kakak harus naik mobil kalau nggak aku yang disalahin ibu nanti*."kata dazai dengan menutup mulut kakaknya dengan kain dan mengendong ke mobil.
"*nggak akan apa apa sama mio kan*?"kata kak senior dengan kawatir.
"*nggak apa apa kok yang penting udah naik mobil*."jawab dazai dengan senang dan melepaskan kain di mulut kakaknya.
"*awas yah kalau sampai dirumah akan ku buat kamu sampai babak belur dan sekarat*."kata mio dengan kata dingin dan memegang hpnya.
"*kakak mau ngapain kok sampai megang hp segala*?"kata dazai dengan ketakutan.
"*ini mio bu,aku nanti pulang sedikit terlambat*?"kata mio dengan menelfon ibunya dan mengabaikan perkataan adiknya.
"yah,pokoknya cepat pulang yah?"*jawab ibu mio dengan santai.
"yah bu*."jawab mio dengan menutup telfonnya.
"kamu jauh jauh dariku."kata mio dengan kesal pada gong Feng.
"*ck*."jawab gong Feng dengan marah.
"*kamu nulis apa mio*?"kata Shana dengan penasaran.
"*nulis judul novel baru untuk diterbitkan*."jawab mio dengan menulis.
"*wahhh,aku boleh pinjam satu buku novel nggak buat di baca*?"kata Shana dengan senang.
"*boleh,nih aku bawa satu buku novel*."jawab mio dengan mengambil buku.
"*makasih mio*."kata Shana dengan terkagum.
setelah sampai dirumah mio langsung kelamarnya dan tidur.
__ADS_1