Gadis Sederhana Yang Hebat

Gadis Sederhana Yang Hebat
#Episode 10


__ADS_3

"*ka....ka....kak senior kenal sama gong Feng pria terganteng dan terdingin di seluruh kota*?"kata Shana dan yito.


"iya.dia adik sepupuku."jawab kak senior dengan senang.


"*Feng,kenalkan dia adik kelasku*?"kata kak senior dengan senang.



"*oh,ok*."jawab gong feng dengan tatapan dingin.



"*ada masalah apa kok kamu bisa ada disini*?"kata kak senior.



"*bukan masalahmu*."jawab gong Feng dengan kesal.



"*oh,oke*."kata kak senior dengan tegang.



"*kalau gitu pulang bareng sama aku nanti aku pulang in kamu dulu*."kata kak senior dengan tegang.



"*oke*."jawab gong Feng.


mio langsung pergi dan membawa adiknya membeli permen kapas dan pulang dengan berjalan kaki.kak senior langsung bertanya ada apa yang terjadi dengan mio dengan mengikutinya dengan mobilnya.


"*dik,ikut aku dulu aku mau beli sesuatu*?"kata mio sambil memegang tangan dazai.



"*beli apa kak*."kata dazai dengan terpaksa.


sesampai ditoko permen kapas.


"*kakak mau beli permen kapas*?"kata dazai dengan ling lung.



"*iya,aku pinjam uangmu sedikit buat beli permen kapas*?"kata mio dengan mengulurkan tangan.



"*baiklah*."jawab dazai dengan mengambil uangnya.


setelah selesai membeli permen kapas.


"*kakak beli sebanyak itu buat apa?"kata dazai dengan kawatir.



"dimakan dong*."jawab mio dengan memakan permen kapas.

__ADS_1



"*tapi kalau kakak makan semuanya nanti gigi kakak bisa sakit*?"kata dazai dengan kawatir.



"*tenang aja nggak bakal sakit kok*."jawab mio dengan berjalan pulang.



"*kak kok nggak naik mobil malah berjalan kaki*?"kata dazai dengan binggung.



"*nggak,ada orang jelek didalam mobil.mending jalan kaki aja*."jawab mio dengan marah.



"*tapi kak*!"kata dazai.



"*mio ayo naik mobil*?"kata kak senior dengan tiba tiba muncul.



"*iya kok nggak naik mobil,diluar kan dingin kok malah jalan kaki*?"kata Shana dengan kwatir.




"*ayo kak naik diluar dingin*."kata dazai dengan kawatir.



"*nggak mau*."jawab mio dengan berjalan cepat.



"*tapi,kalau kakak sakit nanti aku yang disalahin*?"kata dazai dengan kwatir.



"*nggak mau*."jawab mio dengan berjalan cepat.



"*kak tolong hentikan mobilnya*?"kata dazai dengan marah.



"*kakak berhenti*?"kata dazai dengan marah.



"*ada apa*?"jawab mio sambil berhenti.

__ADS_1



"*kakak harus naik mobil kalau nggak aku yang disalahin ibu nanti*."kata dazai dengan menutup mulut kakaknya dengan kain dan mengendong ke mobil.



"*nggak akan apa apa sama mio kan*?"kata kak senior dengan kawatir.



"*nggak apa apa kok yang penting udah naik mobil*."jawab dazai dengan senang dan melepaskan kain di mulut kakaknya.



"*awas yah kalau sampai dirumah akan ku buat kamu sampai babak belur dan sekarat*."kata mio dengan kata dingin dan memegang hpnya.



"*kakak mau ngapain kok sampai megang hp segala*?"kata dazai dengan ketakutan.



"*ini mio bu,aku nanti pulang sedikit terlambat*?"kata mio dengan menelfon ibunya dan mengabaikan perkataan adiknya.



"yah,pokoknya cepat pulang yah?"*jawab ibu mio dengan santai.



"yah bu*."jawab mio dengan menutup telfonnya.


"kamu jauh jauh dariku."kata mio dengan kesal pada gong Feng.


"*ck*."jawab gong Feng dengan marah.



"*kamu nulis apa mio*?"kata Shana dengan penasaran.



"*nulis judul novel baru untuk diterbitkan*."jawab mio dengan menulis.



"*wahhh,aku boleh pinjam satu buku novel nggak buat di baca*?"kata Shana dengan senang.



"*boleh,nih aku bawa satu buku novel*."jawab mio dengan mengambil buku.



"*makasih mio*."kata Shana dengan terkagum.


setelah sampai dirumah mio langsung kelamarnya dan tidur.

__ADS_1


__ADS_2