
"Jadi kamu pembuat novel dan komik yang misterius itu?"kata kakak perguruan.
"Iya,tapi tolong jangan beritahu kesemua orang kalau aku yang membuat novel dan komik itu kak!"kata mio dengan wajah dingin.
"oke,tapi tolong tanda tangan disini?"kata kakak perguruan dengan semangat dan memberi buku kemio.
"oke"jawab mio dengan menanda tangani buku kakak perguruan.
"kak gimana komik dan novelnya bagus nggak?"kata mio dengan menanti-nanti.
"Ini semua sangat bagus,tapi apa aku boleh membawa pulang ini semua?"jawab kakak perguruan dengan semangat.
"nggak boleh"kata mio dengan tatapan dingin.
"kakak harus menunggu komik dan novel ini terbit dulu!"kata mio dengan wajah datar.
"baiklah"jawab kakak perguruan dengan kecewa.
Saat melihat kakak perguruan dazai langsung berbisik pada mio tentang kakak perguruan.
"Kak,kenapa sifat kakak perguruan tiba-tiba berubah drastis?biasanya kan selalu dingin"kata dazai dengan tertegun dan berbisik pada mio.
"Entahlah!mungkin suka membaca komik dan novelnya!"jawab mio dengan tertegun.
__ADS_1
Sesaat kemudian.kakak perguruan pun pulang "aku pamit pulang dulu mio"kata kakak perguruan dengan berjalan menuju pintu.
"yah kak.hati-hati!"kata mio dengan mengantar kakak perguruan sampai didepan pintu.
mio pun langsung menuju keruang keluarga mengambil cangkir teh dan langsung menuju ke dapur dan mencuci cangkir teh itu.
dazai langsung mendekati mio dengan lemas dan lapar.
"kak?"kata dazai dengan berjalan lemas.
"iya.ada apa?"jawab mio dengan mencuci cangkir teh.
"kapan makan malamnya?"kata dazai dengan duduk di kursi makan.
"ooo.....iya,aku lupa"kata mio.
"hey....dik! cepat bantu aku memasak?"kata mio sambil mengatakan kata dingin dan melirik adiknya (dazai) dengan tatapan dingin.
"Iya kak."jawab dazai dengan terkejut dan langsung mengambil pisau untuk memotong sayuran dan daging.
Beberapa saat kemudian saat makanan sudah jadi dan disajikan dazai langsung mengambil nasi dan lauknya,mio pun marah dan memarahi dazai dan memukul dazai.
__ADS_1
"Hei kenapa kamu langsung merebut nasi dan lauknya. Aku belum duduk aja kamu langsung merebutnya!"kata mio dengan berteriak dan memukul wajah dazai.
"iii.....iya kak maaf.soalnya aku sangat lapar sampai lupa kalau ada kakak disini"jawab dazai dengan cepat menaruh piring dan mengangkat kedua tangannya.
"yah udah deh nggak papa"kata mio dengan duduk dan langsung mengambil makanan dimeja.
Sesaat kemudian saat selesai makan mio langsung menyuruh dazai mencuci piring dan gelas.dan dazai langsung mengeluh pada mio.
"dik kamu yang cuci piring sama gelas yah?"kata mio dengan berdiri dan berjalan menuju kekamarnya.
"kok aku kak!kenapa nggak kakak aja?"kata mio dengan mengeluh.
"aku capek dan masih banyak pekerjaan yang harus aku kerjakan"jawab mio dengan wajah datar.
"ya....udah nggak papa"kata dazai dengan terpaksa karena kakaknya masih banyak kerjaan.
Saat dikamar mio.mio langsung menuju kemeja belajar dan mengerjakan PRnya dan menulis novel baru.
saat selesai mengerjakan PRnya mio langsung memikirkan cerita novel barunya.
"cerita apa yang bagus untuk novel baru ini yah...."gumam mio dengan mengerutkan dahinya.
__ADS_1
"pusing banget mikirinnya"gumam mio dengan binggung dan merasa pusing.
saat mio memikirkan cerita novel barunya mio langsung ketiduran sambil memegang buku.