
"Terus kalau ditegur sama kepala sekolah gimana,kalau ditegur sama kepala sekolah tuh hukumannya berdiri sambil hormat dilapangan sampai pelajaran ketiga baru selesai.kamu tahu nggak!"kata mio dengan marah dan membentak sambil menunjuk Feng.
"Udah selesai ngomelnya."jawab Feng dengan wajah dingin dan menatap mio.
"Iya udah,kamu pel lagi tuh yang bagian sana aku udah capek bersihin toilet dan mengomel sama kamu."kata mio langsung menuju ke sudut sambil berdiri dan memperhatikan Feng yang sedang mengepel.
"Udah ngomelnya!"kata Feng sedikit kesal.
"Udah,tuh cepat selesaikan ngepelnya."jawab mio menatap Feng dengan wajah datar.
Feng langsung mengepel dengan wajah kesal karena mio terus memarahinya dan tidak terbiasa saat mengepel.saat mio mengamati Feng yang sedang mengepel mio langsung mengambil pel dan ember menuju pada Feng dan membantunya dan memberitahu cara mengepel.
"Kamu mau ngapain?"kata Feng dengan raut wajah kesal.
"Membantumu biar cepat selesai."kata mio fokus pada menepel.
"Terus cara ngepel kamu salah,kalu lihat cara aku ngepel biar cepat selesai!"kata mio sambil mengepel.
__ADS_1
"Ooo.....ok."jawab Feng dengan memperhatikan cara yang ditunjukkan mio.
Beberapa saat kemudian akhirnya hukuman yang diberikan bu guru selesai.
Dan bel istirahat berbunyi,mio dan Feng langsung kembali ke kelas dan istirahat sebentar.
Sesaat kemudian saat istirahat mio mengambil botol minum dari tasnya.dan saat hampir diminum tiba-tiba botol minumnya direbut Feng.mio pun langsung marah tapi Feng langsung lari keluar kelas dan mio langsung mengejarnya.
"akhirnya ada air juga."kata Feng dengan merebut air minum mio dan meminumnya sampai habis.
"Heiiii.....itu air punya saya kenapa kamu ambil."kata mio sambil menunjuk botol yang di bawa Feng dengan wajah dingin.
"Heiiii......kamu jangan lari kembalikan minumanku!"kata mio sambil berteriak dan mengejar Feng.
Saat mio mengejar feng dengan menuju ke kantin.Feng langsung membelikan minuman baru untuk mio.mio langsung mengambil dan meminumnya,dengan tidak sengaja teman-teman mio dan Feng langsung merasa heran pada mereka berdua dan menghampiri mereka.
"Ini aku gantikan minuman baru."kata Feng dengan mengambilkan minuman baru untuk mio.
__ADS_1
"Ooo.....ok."jawab mio dengan mengambil dan langsung meminumnya.
"akhirnya kalian bisa damai."kata zen dengan wajah meremehkan
"Iya aku sampai pusing melihat kalian berdua musuhan dan bertengkar terus"kata Shana dan yito dengan menghelai nafas
"Damai.....,siapa yang bilang damai."jawab mio dengan terkejut.
"Apa......nggak damai!"kata Shana,yito,zen dan zou dengan terkejut.
"Aduh.....kenapa kalian nggak damai aja sih?"kata zen dengan memegang kepalanya dan menasihati mio dan feng
"iya,kenapa nggak damai aja kan dapat mempererat persaudaraan."kata zito dengan menasihati mio dan Feng.
"kalian berani menasehatiku!"kata Feng dengan wajah dan tatapan dingin.
"Eee....enggak....engak berani."kata yito,Shana,zen dan zou dengan ketakutan dan mengangkat setengah tangan mereka.
__ADS_1
"Damai katamu!aku nggak akan damai sama dia,pertama-tama dia ngaku-ngaku aku sebagai pacar,sedua membela orang yang salah,dan ketiga duduk disebelah bangkuku."jawab mio sambil berteriak dan kesal.
"Apa.....feng ngaku-ngaku kamu pacarnya!"kata zen dan zou dengan terkejut.